Pular para o conteúdo
Publicidade

A fé vem pelo ouvir

Por Bíblia Online

A fé vem pelo ouvir, e o ouvir pela Palavra de Cristo. Quando a Palavra é proclamada, a fé nasce nos corações. Ouvir a Deus é o primeiro passo para crer e seguir.

A fé vem pelo ouvir

A fé vem pelo ouvir, e o ouvir pela Palavra de Cristo. Quem ouve a Palavra crê e obtém a salvação eterna.

Perkataan Allah itu berlaku untuk semua manusia, baik orang Yahudi maupun bukan. Karena hanya ada satu Allah untuk semua orang, dan dengan berlimpah Dia memberkati setiap orang yang memohon pertolongan-Nya, juga karena Firman TUHAN berkata, "Setiap orang yang berseru kepada TUHAN meminta pertolongan-Nya akan diselamatkan."

Tetapi bagaimana orang bisa meminta pertolongan-Nya kalau mereka belum percaya kepada-Nya? Dan bagaimana orang bisa percaya kepada-Nya kalau mereka belum mendengar tentang Dia? Bagaimana orang bisa mendengar tentang Dia kalau tidak ada yang memberitakan tentang-Nya? Dan bagaimana kita bisa memberitakan tentang Dia kepada mereka kalau kita tidak diutus? Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci,

"Betapa indahnya kedatangan orang-orang yang diutus untuk menyampaikan Kabar Baik tentang cara berdamai dengan Allah."

Jadi, orang-orang menjadi percaya karena mereka mendengar berita keselamatan dari Allah. Dan mereka mendengar berita itu karena ada orang yang menyampaikannya. Tetapi tidak semua orang siap menerima Kabar Baik itu, khususnya orang Yahudi. Itulah sebabnya Nabi Yesaya mengeluh kepada TUHAN mengenai bangsa itu,

"Aneh, hampir tak ada orang yang mempercayai berita yang Engkau suruh aku sampaikan ini,

meski disertai dengan bukti tindakan-Mu yang berkuasa."

Coba pikirkan: Apakah kalian menerima Roh Kudus karena menaati hukum Taurat, atau karena mendengar berita keselamatan dan percaya kepada Kristus?

Sebab, ketika kalian mendengar ajaran yang benar, yaitu Kabar Baik tentang keselamatan melalui Kristus, kalian percaya kepada-Nya. Lalu sesuai janji-Nya, Allah memberikan Roh Kudus kepada kalian sebagai tanda bahwa kalian sudah menjadi milik-Nya. Roh-Nya tinggal dalam diri kita masing-masing sebagai jaminan bahwa kita akan menerima segala sesuatu yang sudah Allah janjikan kepada kita sebagai umat-Nya. Dan melalui kehadiran Roh-Nya itulah kita tahu bahwa kita sudah ditebus dan menjadi milik Allah sepenuhnya. Jadi sekali lagi, marilah kita memuji Allah karena kemuliaan-Nya!

"Aku menegaskan kepadamu bahwa sesungguhnya, semua orang yang mengikuti perkataan-Ku dan percaya kepada Bapa yang mengutus Aku, mereka sudah memiliki hidup yang kekal. Allah tidak akan menghukum mereka, karena mereka sudah dibebaskan dari kuasa kematian dan dipindahkan ke dalam kelompok orang yang hidup selama-lamanya.

Dan Aku menegaskan lagi kepada kalian, yakinlah bahwa waktunya akan datang dan sebenarnya sudah mulai, di mana orang-orang yang sudah mati akan mendengar suara Anak Allah, yaitu suara-Ku, dan mereka akan hidup.

Karena siapa pun tidak bisa datang kepada-Ku atas kemauannya sendiri. Kalau seseorang datang kepada-Ku, itu karena Bapa yang mengutus Aku sudah bekerja dalam hati orang itu, sehingga dia datang kepada-Ku. Dan setiap orang yang datang kepada-Ku akan Aku hidupkan kembali pada hari terakhir. Hal itu sesuai dengan tulisan para nabi, Allah akan mengajar mereka semua. Jadi setiap orang yang mendengar dan menerima ajaran dari Bapa pasti akan datang kepada-Ku. Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Bapa, kecuali Aku yang datang dari Dia. Hanya Aku saja yang sudah pernah melihat Dia.

"Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Setiap orang yang percaya kepada-Ku sudah mempunyai hidup yang kekal.

Ouvir e obedecer

Felizes os que ouvem a Palavra de Deus e a praticam. Quem tem ouvidos ouça o que o Espírito diz.

Tetapi Yesus berkata, "Jauh lebih diberkati lagi orang-orang yang mendengarkan Firman Allah dan melakukannya!"

Lalu Yesus mengingatkan mereka, "Jangan sampai ajaran-Ku tadi masuk telinga kanan keluar telinga kiri! Renungkanlah itu."

Sesudah itu Dia berkata kepada mereka, "Pergilah ke seluruh dunia dan beritakanlah Kabar Baik kepada semua orang.

Maka tepatlah apa yang Yesaya nubuatkan tentang mereka:

Biarpun kalian terus-menerus mendengar pesan TUHAN,

kalian tidak akan mengerti.

Dan biarpun kalian terus menyaksikan berbagai perbuatan TUHAN,

kalian tidak akan menyadari apa yang terjadi.

Karena bangsa ini sudah menjadi keras kepala.

Kalian sudah menutup mata dan telinga,

tidak mau mendengar, bahkan tidak mau tahu.

Kalau tidak demikian, mungkin kalian bisa mendengar, mengetahui, dan memahami.

Dengan begitu kalian bisa bertobat dan kembali kepada-Ku,

dan Aku tetap bersedia memulihkan keadaan kalian.

Tetapi berbahagialah kamu, karena Allah sudah memberikan berkat yang besar kepadamu. Dia mengizinkan kamu untuk dapat mengerti apa yang kamu dengar dan memahami apa yang kamu lihat.

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata, "Kalian semua dengarkanlah Aku dan berusahalah untuk mengerti:

Datanglah kepada-Ku dan dengarkanlah Aku,

maka kamu akan hidup bahagia.

Aku akan mengadakan perjanjian yang kekal dengan kamu semua,

yaitu perjanjian atas dasar kasih-Ku yang setia,

seperti yang Aku buat dengan Daud.

Dia pun berkata:

Pergilah dan sampaikan kepada umat-Ku,

"Biarpun kalian mendengar pesan-pesan TUHAN dengan baik, kalian tidak akan mengerti.

Biarpun kalian mengamati perbuatan-perbuatan TUHAN dengan baik, kalian tidak akan memahami maknanya."

Biar saja bangsa ini mengeraskan hati.

Biar saja kalian menutup mata dan telinga,

tidak mau tahu dan tidak mau mendengar.

Sebab seandainya kalian mendengar, mengetahui, dan memahami,

tentu kalian mau berbalik kepada-Ku.

Dan seandainya kalian mau berbalik kepada-Ku,

tentu Aku akan memulihkan kalian.

Ingatlah bahwa saya sekarang dipenjarakan karena memberitakan Kabar Baik tentang Kristus yang sudah Allah nyatakan kepada kita. Oleh sebab itu berdoalah juga supaya Allah terus memberi kesempatan kepada kami untuk menyampaikan Kabar itu.

Seja o primeiro