Bom ânimo
Tende bom ânimo! Jesus repetiu estas palavras aos seus discípulos em meio às tempestades. No mundo tereis aflições, mas Ele já venceu o mundo — e nos dá coragem para enfrentar tudo.
"Semua ini Aku katakan kepada setiap kalian yang sudah bersatu dengan Aku, supaya kamu bisa hidup dengan tenang. Di dunia ini, kamu pasti menderita. Tetapi kuatkanlah hatimu, karena Aku sudah mengalahkan dunia ini."
Sekali lagi Aku tegaskan: Kamu harus kuat dan berani! Jangan takut ataupun patah semangat, karena Aku, TUHAN Allahmu, menyertai ke mana pun kamu pergi."
Kata Yosua kepada mereka, "Jangan takut dan jangan patah semangat. Kalian harus kuat dan berani, karena beginilah TUHAN akan memperlakukan semua musuh yang kalian perangi."
Jangan takut, sebab Aku ada bersamamu.
Jangan cemas, sebab Akulah Allahmu.
Aku akan membuatmu kuat.
Aku pasti menolongmu.
Aku akan menopangmu dengan kuasa-Ku yang memberi kemenangan.
Karena Allah memberikan Roh-Nya yang memampukan kita untuk hidup dengan kuasa, kasih, dan penguasaan diri. Ketika Roh Allah memimpin hidup kita, kita tidak perlu takut.
Saya bisa menghadapi segala keadaan karena Kristus selalu memberi kekuatan kepada saya!
Tetapi Yesus langsung berkata kepada kami, "Kuatkanlah hatimu! Ini Aku. Jangan takut."
Ketika para murid melihat suatu sosok berjalan di atas air, mereka ketakutan dan berteriak-teriak karena menyangka itu hantu.
Tetapi Yesus berkata kepada mereka, "Kuatkanlah hatimu! Ini Aku. Jangan takut."
Kata Yesus kepadanya, "Kuatkanlah hatimu! Karena kamu percaya penuh kepada-Ku, kamu sudah sembuh. Sekarang pulanglah dengan hati yang tenang."
Karena itulah saya dan para pelayan Kristus yang lain selalu tabah dengan penuh keyakinan, sebab kami percaya penuh pada semua janji Allah, bukan pada hal-hal yang kelihatan. Kami tahu bahwa selama masih mendiami tubuh duniawi ini, kami belum bisa tinggal bersama Tuhan Yesus.
Bila engkau menyerah saat menghadapi kesusahan,
maka sesungguhnya engkau lemah!
Jadi Saudara-saudara, janganlah putus asa. Karena saya yakin Allah akan menepati janji-Nya itu kepada saya.
Dan saya yakin bahwa Allah, yang sudah memulai pekerjaan rohani yang indah ini dalam diri kalian, akan meneruskannya sampai menjadi sempurna pada hari Kristus Yesus datang kembali.
Pengharapan itu membuat kita sangat bersukacita, walaupun dalam hidup yang sementara ini ada banyak peristiwa menyedihkan karena kita sedang mengalami berbagai kesulitan, sesuai dengan kehendak TUHAN.
Saya ingin bertemu dengan kalian untuk membagikan berkat rohani yang dapat menguatkan kalian. Maksudnya, waktu saya bersama kalian, kita bisa saling menguatkan supaya lebih percaya kepada Kristus.
Itu sebabnya kami tidak putus asa! Biarpun secara jasmani kami semakin lemah, tetapi secara rohani kami terus diperbarui setiap hari!
Jadi, hendaklah kalian terus saling memberi dorongan dan menguatkan satu sama lain, seperti yang sudah kalian lakukan selama ini.
Karena itu Saudara-saudari, di tengah semua penderitaan dan kesukaran yang sedang kami alami, kami merasa terhibur karena tahu bahwa kamu semua tetap berpegang pada keyakinanmu.
Bangsa itu menjawab, "Kami tidak akan pernah meninggalkan TUHAN untuk menyembah dewa-dewa! Karena TUHAN Allah kitalah yang sudah membawa kita dan nenek moyang kita keluar dari perbudakan di Mesir. Dialah yang membuat keajaiban-keajaiban besar di depan mata kita. Dia jugalah yang selama ini melindungi kita sepanjang perjalanan ketika kita melewati semua bangsa asing.