7 características de uma mulher de Deus
Muitas vezes, nos questionamos se estamos no caminho correto e se nossas atitudes correspondem ao que é orientado pelo Senhor.
Neste artigo, vamos explorar, através de versículos bíblicos, as características que definem uma mulher de Deus.
1. Respeito ao Senhor
O respeito ou temor ao Senhor é o começo da sabedoria.
Em Provérbios 31:30, lemos:
Penampilan dapat menipu,
dan kecantikan akan hilang.
Tetapi wanita yang takut akan TUHAN sungguh terpuji.
Este temor reverencial é a base para um comportamento piedoso.
2. Sabedoria e Discernimento
A sabedoria divina guia suas decisões e ações.
Tiago 1:5 nos encoraja:
Namun, kalau kamu merasa kekurangan hikmat saat mengalami ujian, mintalah kepada Allah. Dia sangat murah hati kepada semua orang dan tidak pernah marah kalau kita meminta hikmat kepada-Nya. Karena itu mintalah, maka hikmat yang kamu perlukan akan diberikan kepadamu,
3. Amor e Compaixão
Essas qualidades refletem o coração de Cristo.
Colossenses 3:12 nos instrui:
Wujud hidup baru di antara saudara seiman
Oleh karena itu Saudara-saudari, sebagai orang yang sudah dipilih, dikasihi, dan disucikan oleh Allah sebagai umat-Nya sendiri, biarlah sifat-sifat ini melekat pada dirimu seperti pakaian baru. Hendaklah kamu
saling mengasihani dalam kesusahan,
selalu murah hati,
rendah hati,
lemah lembut,
dan sabar terhadap orang lain.
4. Força e Dignidade
Uma mulher de Deus é forte e digna. Ela enfrenta desafios com coragem e mantém sua integridade.
Provérbios 31:25 diz:
Dia perempuan yang kuat dan dihormati semua orang.
Dia bergembira karena tak cemas akan hari depan.
5. Humildade
Uma mulher de Deus ajuda os outros com um coração humilde.
Filipenses 2:3 nos lembra:
Apa pun yang kamu lakukan, janganlah mementingkan kepentinganmu sendiri atau menonjolkan diri. Utamakanlah kepentingan setiap saudara seiman lebih daripada kepentinganmu sendiri, dan tetaplah rendah hati.
6. Perseverança na Fé
Uma mulher de Deus mantém sua fé firme, mesmo em tempos difíceis.
Hebreus 10:23 nos encoraja:
Marilah kita berpegang teguh pada keyakinan kita, yakni segala sesuatu yang kita harapkan dan akui! Karena Allah setia untuk menepati semua janji-Nya.
7. Apoio ao Próximo
O serviço ou apoio ao próximo é uma expressão do amor de Deus.
Gálatas 5:13 nos instrui:
Hiduplah dengan bergantung pada Roh Kudus
Jadi Saudara-saudari, kita sudah dipanggil oleh Allah untuk bebas dari ikatan hukum Taurat. Namun janganlah menggunakan kebebasan itu sebagai alasan untuk memuaskan keinginan-keinginan badani. Sebaliknya, hendaklah kita saling melayani dalam ikatan kasih persaudaraan.
A palavra de Deus explica que uma mulher de Deus deve cultivar características como respeito/temor ao Senhor, sabedoria, amor, força, humildade, perseverança e apoio ao próximo.
Seguindo esses princípios, ela pode honrar a Deus e influenciar positivamente aqueles ao seu redor.
Deus abençoe!