Colheita
A colheita é princípio bíblico universal: colhemos o que semeamos. Quem semeia na fé e obediência colherá bênçãos abundantes do Senhor.
Semear e colher
Quem semeia no Espírito, do Espírito colherá vida eterna. Não nos cansemos de fazer o bem — ao tempo certo colheremos.
Artinya, kalau kamu hidup untuk memuaskan keinginan badani saja, kamu akan menerima kebinasaan. Tetapi kalau kamu terus hidup mengikuti pimpinan Roh Allah, kamu akan menerima hidup yang kekal.
Jangan keliru! Janganlah menganggap keadilan dan kebenaran Allah bisa dipermainkan! Karena suatu hari nanti, cepat atau lambat, setiap orang pasti menuai apa yang dia tabur.
Jadi jangan lelah berbuat baik, karena kelak kita pasti menuai hasilnya, asalkan kita tidak berputus asa.
Nah, sebagaimana Allah menyediakan bibit untuk ditabur dan makanan untuk dimakan bagi penabur, demikian juga Dia akan memberkati kamu dengan berlimpah-limpah. Artinya, Dia akan memampukan kamu untuk menabur dengan murah hati bagi orang lain, dan memberimu upah atas perbuatan-perbuatan baikmu itu.
Sungguh diberkati Allah orang yang berusaha mendatangkan damai! Dia itulah yang betul-betul berhikmat, dan hasil hikmat itu pasti terwujud dalam cara hidup yang benar.
Memang, setiap kali kita menerima hajaran, pengalaman itu tidak menyenangkan dan malah menyakitkan. Namun didikan TUHAN itu akan membuahkan hasil yang manis, yaitu kita hidup lebih benar dan merasa tenang di hadapan Allah.
Fidelidade na semeadura
Honra ao Senhor com as tuas primícias. O Senhor abrirá as janelas do céu e derramará bênção sem medida.
Pergunakanlah apa pun yang engkau miliki untuk menghormati TUHAN,
dan persembahkanlah bagian terbaik dari segala penghasilanmu.
Bawalah seluruh perpuluhan gandum-gandumanmu ke rumah-Ku supaya selalu tersedia makanan untuk para imam dan pelayan Lewi. Kalau kalian setia melakukannya, Aku pasti akan membuka langit dan mencurahkan hujan lebat, sehingga hasil panen kalian berlimpah dan lumbung-lumbung kalian tidak cukup untuk menyimpannya.
"Jika kamu melakukan semua perintah-Ku dengan setia, Aku akan menurunkan hujan pada musimnya, dan hasil ladang serta pohonmu akan melimpah.
Perhatikanlah burung-burung. Mereka tidak perlu menanam atau memanen, juga tidak perlu tempat untuk menyimpan makanan. Tetapi Bapamu yang di surga menyediakan makanan bagi burung-burung itu. Ketahuilah: Kamu jauh lebih berharga di mata Bapamu dari pada burung.