Comunidade
A comunidade cristã é essencial para o crescimento da fé. A Bíblia ensina que fomos criados para viver em comunhão — edificando-nos, encorajando-nos e servindo uns aos outros.
Viver em unidade
Os que creram eram um coração e uma alma. A comunidade primitiva partilhava tudo e vivia em harmonia e alegria.
Orang-orang Percaya Saling Berbagi
Semua orang percaya hidup sehati dan sejiwa. Tidak seorang pun menganggap kepunyaannya sebagai miliknya sendiri. Mereka saling berbagi semua yang mereka miliki.
Jemaat Mula-Mula
Orang-orang percaya dengan tekun mengikuti ajaran para rasul, saling berbagi, mengambil bagian dalam Perjamuan Tuhan), yang dirayakan sebagai bagian dari perjamuan bersama., dan berdoa bersama.
Setiap hari mereka berkumpul dengan tekun dan sehati di Bait Allah, dan merayakan Perjamuan Tuhan di rumah-rumah. Mereka makan bersama dengan gembira dan tulus hati. Mereka terus memuji Allah dan disukai semua orang. Setiap hari Tuhan menambah jumlah orang-orang yang diselamatkan.
Mereka semua secara teratur berkumpul untuk sehati berdoa. Di antara mereka ada beberapa perempuan termasuk Maria ibu Yesus, dan saudara-saudara Yesus.
Sementara Petrus di dalam penjara, jemaat mendoakan dia dengan sungguh-sungguh kepada Allah.
Sebab dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, Aku ada di situ bersama mereka."
Edificação mútua
Vivam em harmonia uns com os outros. Não haja divisões entre vós. A comunidade cresce quando cada membro contribui.
Perpecahan dalam Jemaat
Saudara-saudara, dalam nama Tuhan kita, Yesus Kristus, aku mohon supaya kalian semua hidup rukun dan tidak ada perpecahan di antara kalian. Kalian harus bersatu dan sehati sepikir.
Kita masing-masing merupakan bagian dari tubuh Kristus dan telah dibaptis oleh Roh yang sama. Di antara kita ada orang Yahudi dan orang bukan Yahudi, ada budak dan ada pula orang bebas. Kita menerima satu Roh yang sama itu dalam hati kita.
Setiap kita memiliki satu tubuh, tetapi terdiri dari banyak anggota. Setiap anggota tubuh memiliki peran masing-masing. Begitu juga kita. Meskipun sebagai orang percaya kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tetapi kita semua merupakan bagian dari tubuh Kristus. Sebagai bagian dari tubuh Kristus, kita saling berhubungan satu sama yang lain.
Hiduplah rukun satu sama lain. Janganlah sombong dan janganlah malu berteman dengan orang yang rendah kedudukannya. Jangan kalian menganggap orang lain lebih rendah daripada diri kalian.
Saling Menerima
Terimalah mereka yang sudah percaya, tetapi belum benar-benar mengerti sepenuhnya ajaran Kristus. Janganlah membuat mereka bingung dan mempermasalahkan pemahamannya yang berbeda.
Allah adalah sumber kekuatan dan penghiburan kita. Semoga Dia menolong kita untuk sehati sepikir satu sama lain, seperti teladan Yesus Kristus.
Petunjuk Terakhir dari Paulus
Saudara-saudaraku, aku memohon satu hal lagi kepada kalian. Berhati-hatilah terhadap orang yang mau memecah belah dan membuat kalian berdosa. Mereka mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran yang telah kalian terima. Jauhilah orang-orang seperti itu.
Amor e compromisso
Não deixemos de congregar. O vínculo perfeito é o amor — ele une a comunidade e produz frutos que duram.
Marilah kita saling mendorong untuk tetap mengasihi dan untuk berbuat baik. Jangan malas mengikuti pertemuan-pertemuan jemaat, seperti yang telah dilakukan beberapa orang. Marilah kita saling menguatkan untuk tetap melakukannya, sebab kita tahu bahwa Kristus akan segera datang kembali.
Di atas segalanya, tunjukkanlah kasih kepada orang lain, karena kasih itulah yang menyatukan dan menyempurnakan kalian.
Berusahalah untuk menjaga kesatuan kalian karena kalian memiliki Roh yang sama. Hiduplah bersama dengan damai yang mempersatukan kalian.
Nasihat untuk Semua Orang Percaya
Akhirnya, hendaklah kalian semua sehati dan sepikir, saling menyayangi sebagai sesama saudara. Perlakukan satu sama lain dengan penuh belas kasihan dan tetaplah rendah hati.
Saudara-saudara yang kukasihi, karena Allah begitu mengasihi kita, haruslah kita juga saling mengasihi.
Namun, jika kita hidup di dalam terang, seperti Dia di dalam terang, kita hidup dalam persekutuan satu sama lain, dan darah yang ditumpahkan bagi kita oleh Yesus, Anak-Nya, membersihkan kita dari semua dosa.
Karena itu tidak ada lagi perbedaan antara orang Yahudi dan bukan Yahudi, budak dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan. Kalian semua menjadi satu di dalam Yesus Kristus. Sekarang kalian adalah milik Kristus dan merupakan keturunan Abraham. Sebagai ahli warisnya, kalian akan menerima segala sesuatu yang dijanjikan Allah kepadanya.
Perhatian kepada Para Janda
Pastikanlah kebutuhan para janda yang berjuang sendiri diperhatikan oleh jemaat.
Kupastikan kepada kalian, orang yang menyambut utusan-Ku menyambut Aku, dan yang menyambut Aku, menyambut Dia yang mengutus Aku."