Consequências dos nossos atos
Toda ação tem consequências. A Bíblia ensina que colhemos o que semeamos — para o bem e para o mal. Deus pesará cada palavra e ato no dia do juízo.
Colher o que semear
Cada um prestará contas de si mesmo a Deus. O Senhor julgará as obras e os segredos dos homens com justiça perfeita.
Jadi setiap kita haruslah bertanggung jawab atas perbuatan kita sendiri kepada Allah.
Allah akan memastikan bahwa setiap kita akan bertanggung jawab sesuai dengan perbuatan yang kita lakukan. Mereka yang terus mencoba untuk selalu melakukan perbuatan yang baik dan benar, akan menerima kemuliaan dan kehormatan, keabadian dan kehidupan untuk selamanya. Tetapi mereka yang hanya memikirkan diri mereka sendiri, menolak kebenaran dan dengan sengaja memilih melakukan kejahatan, akan menerima hukuman dan kemurkaan yang hebat. Setiap orang yang melakukan kejahatan akan menghadapi kesulitan dan kesukaran — pertama-tama kepada orang Yahudi, lalu kemudian orang-orang bukan Yahudi. Tetapi semua orang yang melakukan perbuatan-perbuatan baik akan mendapatkan kemuliaan, rasa hormat dan kedamaian — pertama-tama kepada orang Yahudi lalu kepada orang bukan Yahudi. Allah tidak membeda-bedakan dan adil.
Hasil dari hadiah tidaklah seperti hasil dari dosa. Hasil dari dosa Adam adalah penghakiman dan penuduhan, tetapi hadiah itu membuat kita benar di hadapan Allah,, sekalipun dosa kita banyak. Karena dosa satu orang, kematian berkuasa. Tetapi kasih karunia Allah begitu besar dan hadiah dari-Nya membuat kita menjadi orang benar, jadi setiap orang yang menerima hadiah-Nya akan memerintah dalam hidup ini melalui Yesus Kristus!
Tentang Menghakimi
"Janganlah kamu menghakimi orang lain, agar kamu juga tidak akan dihakimi. Sebab standar yang kamu pakai untuk menghakimi orang lain akan digunakan juga untuk menghakimi kamu, dan ukuran apa yang kamu pakai untuk mengukur orang lain akan menjadi ukuran untuk mengukur kamu juga.
Aku katakan kepada kalian, setiap orang pasti akan mempertanggungjawabkan setiap perkataan sia-sia yang dia ucapkan di hari Penghakiman nanti.
Karena firman Allah itu hidup dan efektif, lebih tajam dari pedang bermata dua manapun, begitu tajam sehingga bisa memisahkan hidup dan nafas, sendi tulang dan sumsumnya, menilai pikiran dan niat pikiran. Tidak ada makhluk hidup yang tersembunyi dari pandangannya; semuanya terbuka dan terlihat oleh orang yang bertanggung jawab kepada kami.
Responsabilidade pessoal
Quem é sábio prevê o perigo e se esconde. A Palavra examina os pensamentos e intenções do coração.
Consequências inevitáveis
A terra deu seu fruto conforme as obras dos que nela habitam. Ninguém escapa do juízo — Deus pesa cada ação.