Pular para o conteúdo
Publicidade

Consequências dos nossos atos

Por Bíblia Online

Toda ação tem consequências. A Bíblia ensina que colhemos o que semeamos — para o bem e para o mal. Deus pesará cada palavra e ato no dia do juízo.

Colher o que semear

Cada um prestará contas de si mesmo a Deus. O Senhor julgará as obras e os segredos dos homens com justiça perfeita.

Ya, setiap kita akan bertanggung jawab atas perbuatan kita sendiri di hadapan Allah.

dan setiap orang akan mendapatkan ganjaran sesuai dengan perbuatannya.

Dia akan memberikan kehidupan kekal kepada orang yang berbuat baik, yang mencari hal yang mulia, yang terhormat, dan yang abadi.

Namun, Allah akan memberikan hukuman dan menumpahkan murka-Nya yang tidak kenal ampun, kepada mereka yang egois, yang menolak kebenaran Allah, dan yang mengikuti kejahatan. Dia akan menimpakan kesengsaraan dan penderitaan kepada semua orang yang berbuat jahat, pertama-tama kepada orang Yahudi, kemudian kepada orang bukan Yahudi. Namun, Dia akan memberikan kemuliaan, kehormatan, dan damai sejahtera kepada mereka yang suka berbuat baik, pertama-tama kepada orang Yahudi, kemudian kepada orang bukan Yahudi. Allah tidak pilih kasih dan tidak merugikan siapa pun.

Pengampunan yang diberikan Allah melalui Kristus tidak dapat disamakan dengan akibat dosa yang dilakukan Adam. Penghakiman Allah mendatangkan hukuman karena satu dosa yang dilakukan Adam, tetapi yang dilakukan Kristus mendatangkan pembebasan meskipun kita sudah banyak berbuat dosa. Melalui dosa satu orang, kematian berkuasa atas semua orang. Namun, orang yang menerima kebaikan hati Allah yang melimpah dan pengampunan-Nya, akan hidup dan memerintah bersama-Nya melalui satu orang, yaitu Yesus Kristus.

Janganlah Mengecam untuk Menghakimi

Yesus melanjutkan perkataan-Nya, "Jangan mengecam orang lain untuk menghakimi mereka, supaya Allah tidak melakukan hal yang sama kepada kalian. Karena Allah akan memperlakukan kalian sama seperti kalian memperlakukan orang lain.menghakimi supaya kalian tidak dihakimi, 2karena dengan penghakiman yang kalian pakai untuk menghakimi, kalian akan dihakimi. Perintah ini bertentangan dengan sikap mencari kelemahan orang lain dan mengecam mereka tanpa belas kasihan. Bukan tindakan menghakimi itu yang dilarang, tetapi sikap menyalahkan dan menegur. Yesus menegaskan perlunya menghakimi, yaitu menentukan baik atau buruknya suatu pohon atau manusia (7:16-20). Lihat juga Lukas 7:43; Yohanes 7:24; 1 Korintus 5:12; 1 Yohanes 4:1. Takaran yang kalian pakai untuk menakar orang lain akan dipakai Allah untuk menakar kalian.

Aku berkata kepada kalian, pada Hari Penghakiman nanti semua orang harus bertanggung jawab atas setiap perkataan sia-sia yang diucapkan mereka.

Perkataan Allah penuh kuasa dan memberi hidup, serta lebih tajam dari pedang bermata dua. Perkataan-Nya dapat memisahkan jiwa dan roh, serta sendi-sendi dan tulang sumsum kita, juga mampu menyingkapkan pikiran dan niat hati kita yang paling dalam. Tidak satu pun makhluk ciptaan yang dapat bersembunyi dari Allah, dan terlihat jelas di hadapan-Nya. Setiap orang harus memberikan pertanggungjawaban kepada Allah.

Responsabilidade pessoal

Quem é sábio prevê o perigo e se esconde. A Palavra examina os pensamentos e intenções do coração.

Consequências inevitáveis

A terra deu seu fruto conforme as obras dos que nela habitam. Ninguém escapa do juízo — Deus pesa cada ação.

Seja o primeiro