Domínio próprio
O domínio próprio é fruto do Espírito e marca de maturidade espiritual. A Bíblia ensina que quem governa o próprio espírito é melhor do que quem conquista uma cidade.
Fruto do Espírito
O fruto do Espírito inclui domínio próprio. A graça de Deus nos ensina a viver de maneira sóbria e justa neste mundo.
Tetapi Roh Kudus menghasilkan buah seperti saling mengasihi, bersukacita, hidup damai, sabar dalam kesusahan, bermurah hati, menolong sesama, kesetiaan, kelemah-lembutan, pengendalian diri — dan tidak ada hukum yang melarang hal-hal semacam ini!
Karena belas kasihan Tuhan sudah dinyatakan yaitu membawa keselamatan bagi semua orang. Belas kasihan ini mengajar kita untuk menolak cara hidup yang tidak bertuhan yang penuh dengan keinginan dunia ini. Sebaliknya kita harus menjalani kehidupan yang bijaksana dan penuh pengendalian diri yang benar di hadapan Allah dalam dunia sekarang ini sementara kita menantikan pengharapan yang luar biasa dari kemunculan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus yang penuh kemuliaan.
Allah tidak memberikan kita roh ketakutan. Tetapi yang sudah Allah berikan kepada kita adalah roh kekuatan, kasih dan penguasaan diri.
Untuk alasan yang sama ini, lakukan semua yang kalian bisa! Tambahkan kebaikan pada kepercayaan kalian pada Allah; tambahkan pengetahuan kepada kebaikan; tambahkan pengetahuan kepada tambahkan pengendalian diri; tambahkan pengendalian kepada kesabaran diri; tambahkan kesabaran kepada rasa hormat; tambahkan kasih sayang untuk sesama orang percaya kepada rasa hormat, dan tambahkan kasih kepada kasih sayang untuk sesama orang percaya.
Governar a si mesmo
Melhor é o que domina o seu espírito do que o que toma uma cidade. A cidade sem muros é o homem sem domínio próprio.
Kalian pasti setuju bahwa dalam sebuah pertandingan lari ada banyak pelari yang ikut bertanding, tetapi hanya akan ada satu orang pemenang. Jadi berlarilah sekuat tenaga, agar kalian bisa menjadi pemenang! Setiap peserta yang ikut dalam pertandingan melakukan latihan yang keras dan penuh kedisiplinan. Mereka melakukannya dengan tujuan agar mereka bisa memenangkan hadiah yang tidak tahan lama. Tetapi hadiah yang akan kita terima adalah mahkota yang bisa bertahan selamanya!
Itu sebabnya saya berlari menuju arah yang benar. Dan saya bertarung dengan tepat, bukan hanya sekedar melayangkan pukulan di udara kosong. Saya juga mendisiplin tubuh saya sendiri seperti seorang olahragawan, melatih diri dengan tekun sampai saya dapat menguasainya, sebab saya tidak mau dinyatakan tidak layak dan ditolak sesudah saya selesai memberitakan kabar baik kepada orang lain.
Tetapi jika mereka tidak mampu mengendalikan diri, maka mereka haruslah menikah — sebab lebih baik bagi mereka untuk menikah daripada mereka terbakar oleh nafsu seks.
Pencobaan yang Saudara-saudari hadapi, tidak lebih besar daripada yang dihadapi oleh orang lain, dan Allah setia kepada kita. Dia tidak akan membiarkan kamu semua menghadapi pencobaan yang tidak mampu kamu tanggung, dan ketika kamu menghadapinya, Dia akan menyediakan jalan keluar, sehingga kamu mampu menanggungnya dengan sabar.
Disciplina e vigilância
Sede sóbrios e vigilantes. O diabo anda em derredor como leão rugidor. A sobriedade nos protege e fortalece.
Tetaplah bertanggung jawab dan waspada. Iblis, musuhmu, sedang berkeliaran seperti singa yang mengaum mencari seseorang untuk dimakan. Berdiri teguh melawan dia, percayalah pada Allah. Ingatlah bahwa saudara-saudara seiman kita di seluruh dunia sedang mengalami masalah yang sama.
Semuanya akan segera berakhir! Jadi hendaklah kalian berpikir dengan jernih dan tetap waspada supaya kalian dapat berdoa.
Karena Kristus menderita secara fisik, kalian juga harus mempersiapkan diri kalian dengan sikap yang sama seperti yang Dia miliki — karena mereka yang menderita secara fisik sudah berpaling dari dosa. Dan kalian tidak akan menjalani sisa hidup kalian mengikuti keinginan manusia, tetapi melakukan apa yang Allah inginkan. Di masa lalu kalian sudah menghabiskan cukup banyak waktu mengikuti cara-cara dunia: amoralitas, kesenangan seksual, pesta seks yang memabukkan, berpesta, pesta minuman keras, dan penyembahan berhala yang menjijikkan. Orang-orang berpikir aneh bahwa kalian tidak lagi bergabung dengan mereka dalam gaya hidup liar dan berlebihan ini, jadi mereka mengutuk kalian. Tetapi mereka harus menjelaskan apa yang sudah mereka lakukan kepada Dia yang siap untuk menghakimi yang hidup dan yang mati. Itulah sebabnya Kabar Baik telah dibagikan kepada mereka yang sudah meninggal —
agar kalian masing-masing dapat mengendalikan dirimu dengan cara yang suci dan penuh hormat, jangan biarkan hawa nafsu menguasai dirimu seperti orang yang tidak mengenal Allah.
O senhorio de Cristo
Todo domínio pertence a Cristo. Ele é Senhor dos senhores e Rei dos reis — e nos capacita a viver em santidade.
Dia menyelamatkan kita dari kuasa kegelapan dan membawa kita masuk ke dalam kerajaan Anak yang dikasihi-Nya, yang melalui Dia kita sudah dibebaskan dan dosa kita diampuni.
yang dipakai-Nya untuk membangkitkan Kristus dari kematian. Dengan kuasa-Nya itu, Allah menempatkan Kristus di sebelah kanan-Nya di surga, jauh di atas penguasa, otoritas, kekuasaan, atau penguasa mana pun, atau pemimpin mana pun dengan segala gelarnya — tidak hanya di dunia ini, tetapi juga di dunia yang akan datang.
Tetapi kita, karena tanah air kita adalah surga, dan kita menanti-nantikan seorang Juruselamat, yaitu Tuhan Yesus Kristus, yang juga datang dari surga. Dia akan menciptakan kembali tubuh kita yang fana ini menjadi seperti tubuh kemuliaan-Nya dengan kuasa yang olehnya segala sesuatu menjadi taklukan-Nya.
sebab kita tahu bahwa karena Kristus sudah hidup kembali dari antara orang mati, Dia tidak akan pernah mati lagi, sebab kematian sudah tidak memiliki kuasa atas Dia.
dan mereka yang mengikuti sifat dosa mereka tidak akan pernah menyenangkan Allah. Tetapi kalian tidak mengikuti sifat alami kalian yang penuh dosa, melainkan mengikuti Roh Kudus — jika benar bahwa Roh Allah hidup di dalam kalian. Bagi mereka yang tidak memiliki Roh Kristus di dalam mereka, maka mereka bukanlah milik Kristus.
Sama seperti Adam, seluruh manusia mengalami kematian, maka melalui Kristus seluruh manusia bisa mengalami dihidupkan kembali dari kematian. Tetapi setiap orang akan dihidupkan kembali pada gilirannya: yang pertama adalah Kristus sebagai buah sulung, lalu mereka yang percaya kepada Kristus dan menjadi milik-Nya dihidupkan kembali ketika Kristus datang lagi ke dunia ini. Sesudah peristiwa itu barulah terjadi akhir dunia ini, ketika Kristus akan membinasakan setiap pemerintahan, kerajaan dan penguasa yang lain. Sesudah itu Kristus akan menyerahkan segala sesuatu kepada Allah Bapa, supaya Allah memerintah sebagai satu-satunya Raja.
Kristus harus memerintah sampai dia meletakkan semua musuhnya di bawah kakinyat.