7 ensinamentos de Jesus sobre relacionamento na Bíblia
Os ensinamentos de Jesus sobre relacionamento vão além de conselhos práticos, eles são lições profundas sobre amor, perdão, humildade e cuidado com o próximo. Seja no contexto familiar, de amizade ou comunitário, suas palavras nos mostram como viver em harmonia com os outros.
A seguir, abordamos sete momentos em que Jesus falou sobre relacionamentos na Bíblia:
1. Amar o próximo como a si mesmo
Yesus menjawab, "‘Kasihilah TUHAN Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap nafas hidupmu, dan dengan segenap akal pikiranmu.’ Perintah itulah yang terpenting dan terutama. Perintah kedua yang hampir sama pentingnya dengan itu adalah, ‘Kasihilah sesamamu sama seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.’
Esse ensinamento resume toda a Lei e os Profetas, destacando que o amor ao próximo é fundamental em qualquer relacionamento.
2. Perdoar de coração
Perumpamaan tentang pegawai yang tidak memaafkan sesamanya
Lalu Petrus mendekati Yesus dan bertanya, "Tuhan, kalau saudara seiman saya terus melakukan kesalahan kepada saya, sampai berapa kali saya harus memaafkan dia? Apakah cukup tujuh kali?"
Jawab Yesus, "Bukan tujuh kali! Bukan juga tujuh puluh tujuh kali! Tetapi kamu harus selalu memaafkan tanpa menghitung-hitungnya.
Jesus enfatiza a necessidade de perdoar ilimitadamente, promovendo a reconciliação e a paz.
3. Servir uns aos outros
Tetapi kalian tidak boleh seperti mereka. Kalau kamu mau menjadi orang yang terkemuka, kamu harus mengambil tempat yang paling hina dan menjadi pelayan bagi yang lain. Dan kalau kamu mau mendapat kedudukan yang paling tinggi, kamu harus menjadi budak bagi semua yang lain.
Aqui, Jesus ensina que a verdadeira liderança e grandeza estão em servir os outros com humildade.
4. Amar até os inimigos
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah setiap orang yang memusuhimu. Berkatilah setiap orang yang mengutukmu. Berbuat baiklah kepada semua orang yang membencimu, dan berdoalah bagi setiap orang yang menghina serta menganiaya kamu.
Esse mandamento radical desafia nossos limites de amor, mostrando que relacionamentos saudáveis envolvem superar rancores.
5. Evitar julgamentos precipitados
Ajaran Yesus tentang menghakimi
"Janganlah menjadikan dirimu hakim atas kesalahan orang lain, supaya Allah tidak menghakimi kamu kalau kamu juga melakukan kesalahan yang sama. Karena sebagaimana kamu menghakimi orang lain, demikianlah kamu akan dihakimi oleh Allah. Dan seberat hukuman yang kamu berikan kepada orang lain, seberat itulah hukuman yang akan diberikan Allah kepadamu.
Jesus nos lembra de praticar a empatia e a compreensão antes de condenar os outros.
6. Construir relacionamentos com base no amor
Inilah perintah yang Aku berikan kepadamu: Hendaklah kamu saling mengasihi satu sama lain, sama seperti Aku mengasihi kamu.
Esse mandamento reforça que o padrão de amor para os relacionamentos deve ser o amor incondicional de Jesus.
7. Reconciliar-se antes de adorar a Deus
"Karena itu, kalau kamu sedang membawa persembahanmu ke mezbah di rumah Allah, dan tiba-tiba kamu teringat bahwa ada orang yang sakit hati kepadamu, tinggalkanlah persembahanmu itu di depan mezbah. Kemudian pergilah kepada orang itu dan pulihkanlah hubunganmu dengan dia. Sesudah itu barulah berikan persembahanmu kepada Allah.
Jesus ensina que a reconciliação é um passo essencial para nossa comunhão com Deus.
Esses ensinamentos de Jesus nos convidam a transformar nossos relacionamentos em reflexos do amor divino, construindo uma vida baseada na paz, no perdão e na empatia. Aproveite e convide mais pessoas a lerem este artigo, compartilhe a Palavra de Deus.