Pular para o conteúdo
Publicidade

Família

Por Bíblia Online

A família é a primeira instituição criada por Deus. Ele a projetou para ser escola de amor, fé e formação de caráter. A Bíblia honra a família e nos ensina a cuidar dela.

Eu e minha casa

Eu e minha casa serviremos ao Senhor. A família que serve a Deus juntos permanece unida e fortalecida em todas as circunstâncias.

"Percayalah kepada Tuhan Yesus, dan kamu akan diselamatkan kamu dan juga semua orang yang tinggal di rumahmu," jawab Paulus dan Silas.

Criar os filhos

Instrui a criança no caminho em que deve andar. O lar é a primeira escola de fé e obediência.

Kepada setiap bapak, jangan membuat anak-anakmu marah, tetapi jagalah mereka dengan didikan dan nasehat tentang Allah.

Kepada setiap bapak, jangan membuat anak-anakmu marah, tetapi jagalah mereka dengan didikan dan nasehat tentang Allah.

Anak-anak, lakukan apa yang orang tuamu perintahkan, karena ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Hormatilah ayah dan ibumu. Ini adalah perintah pertama yang disertai dengan janji.

Honrar e amar

Honra teu pai e tua mãe. A família funciona com perdão, paciência e amor incondicional entre todos os seus membros.

hormatilah ayahmu dan ibumu, dan kasihilah sesamamu seperti kamu mengasihi dirimu sendiri," jawab Yesus.

Mengenai perceraian

Ketika Yesus selesai berbicara, Dia dan murid-murid-Nya meninggalkan Galilea dan pergi ke daerah Yudea di seberang sungai Yordan. Orang banyak mengikuti Dia, dan Dia menyembuhkan banyak orang sakit di sana.

Datanglah beberapa orang Farisi datang untuk mengujinya. "Bolehkah seorang laki-laki menceraikan istrinya dengan alasan apapun juga?" tanya mereka.

Jawab Yesus kepada mereka, "Belum pernahkah kalian baca bahwa Allah yang menciptakan manusia sebagai laki-laki dan perempuan dari awalnya?" Lalu kata-Nya lagi, "Inilah alasan seorang laki-laki akan meninggalkan orangtuanya, dan menjadi satu dengan istrinya, dan mereka menjadi satu. Jadi mereka bukan lagi dua, tetapi satu. Dan apa yang sudah disatukan oleh Allah tidak boleh dipisahkan oleh manusia."

"Lalu mengapa Musa memberikan aturan bahwa seorang laki-laki boleh menceraikan istrinya dengan memberikan kepada perempuan itu surat cerai, dan mengusirnya keluar?" kata mereka.

"Oleh sebab kekerasan hatimu, Musa dengan mengijinkan kalian untuk menceraikan istri kalian, tetapi tidak demikian pada awalnya," jawab Yesus.

"Aku katakan kepada kalian, siapapun yang menceraikan istrinya kecuali karena perselingkuhan, dan lalu menikah kembali, maka dia melakukan perselingkuhan."

"Jika kehidupan suami dan istri seperti itu, lebih baik tidak usah menikah saja!" kata murid-murid Yesus kepada-Nya.

"Tidak semua orang bisa memahami perkataan ini, hanya untuk mereka yang sudah ditentukan oleh Allah," jawab Yesus kepada mereka. "Beberapa orang ditetapkan Allah untuk tidak menikah, beberapa karena keputusan yang dibuat oleh orang lain, dan beberapa memilih untuk tidak menikah demi kerajaan surga. Mereka yang bisa memahami perkataan ini, haruslah menerimanya."

Lalu orang-orang membawa anak-anak kecil kepada-Nya agar Yesus bisa memberkati anak-anak itu dan mendoakan mereka. Tetapi para murid menyuruh mereka untuk tidak melakukannya.

Tetapi Yesus berkata, "Biarkan anak-anak kecil itu datang kepada-Ku. Janganlah menghentikan mereka. Sebab kerajaan Surga adalah milik orang-orang yang seperti mereka!" Lalu Yesus meletakkan tangan-Nya atas mereka dan memberkati mereka, kemudian Yesus berangkat.

Mencari hidup yang kekal

Seorang laki-laki datang kepada Yesus dan bertanya, "Guru, perbuatan baik apakah yang harus aku lakukan agar aku bisa hidup sampai selamanya?"

"Mengapa kamu bertanya kepada-Ku tentang perbuatan baik?" jawab Yesus. "Hanya ada satu pribadi yang baik. Tetapi jika kamu ingin hidup selamanya, maka lakukanlah perintah-perintah ini."

"Perintah yang mana yang Guru maksudkan?" tanya laki-laki itu. "Jangan membunuh, jangan berselingkuh, jangan mencuri, jangan memfitnah, hormatilah ayahmu dan ibumu, dan kasihilah sesamamu seperti kamu mengasihi dirimu sendiri," jawab Yesus.

"Aku sudah melakukan semua perintah-perintah itu," jawab si laki-laki muda itu. "Perbuatan apa lagi yang harus aku lakukan?"

Jawab Yesus, "Jika kamu ingin sempurna dan utuh dalam melakukan perbuatan baik agar bisa mendapat kehidupan kekal, pergilah dan juallah harta milikmu, dan bagikanlah uangnya kepada orang miskin, dan kamu akan menyimpan harta di surga. Kemudian datanglah dan ikutlah Aku."

Ketika laki-laki muda itu mendengar jawaban Yesus, pergilah dia dengan sangat sedih, sebab hartanya banyak.

"Aku katakan sejujurnya kepada kalian," kata Yesus kepada murid-murid-Nya, "Akan sukar bagi orang kaya untuk masuk ke dalam surga. Bahkan Aku katakan kepada kalian ini: Jauh lebih mudah bagi seekor unta untuk melewati lubang jarum dibandingkan seorang kaya masuk ke dalam kerajaan Allah."

Ketika para murid mendengar hal ini, tercenganglah mereka, dan bertanya, "Jadi, siapa yang bisa diselamatkan?"

Yesus menatap mereka dan berkata, "Dari sudut pandang manusia memang tidak mungkin, tetapi segala sesuatunya mungkin untuk Allah."

Lalu Petrus menjawab Yesus, "Guru, kami sudah meninggalkan segala sesuatunya dan mengikuti Engkau. Apa yang akan kami dapatkan?"

Jawab Yesus, "Aku katakan kepada kalian sesungguhnya, ketika segala sesuatu di perbaharui dan Anak Manusia duduk di atas tahta yang penuh dengan kemuliaan-Nya, kalian yang mengikuti Aku akan duduk juga bersama di dua belas takhta, menghakimi ke dua belas suku Israel. Bagi semua orang yang meninggalkan rumah, saudara, saudari, orangtua, anak-anak dan ladang mereka demi Aku, maka mereka akan menerima kembali semuanya itu seratus kali lipat bahkan lebih, dan juga mereka akan hidup untuk selama-lamanya. Sebab banyak orang yang dianggap penting akan menjadi orang yang tidak penting, dan yang dianggap tidak penting menjadi orang penting.

Bersikaplah baik dan penuh kasih satu sama lain, saling mengampuni, sama seperti Allah di dalam Kristus mengampuni kalian.

Bagaimanapun, setiap suami harus mengasihi istrinya sendiri seperti dirinya sendiri, dan istri harus menghormati suaminya.

Siapa pun yang berkata, "Aku mengasihi Allah," tetapi membenci saudara atau saudari Kristen, adalah pembohong. Siapapun yang tidak mengasihi seorang saudara yang dapat mereka lihat, tidak dapat mengasihi Allah yang tidak dapat mereka lihat.

Cuidar da família

Quem não cuida dos seus negou a fé. A família é responsabilidade sagrada — prover, proteger e abençoar é mandamento divino.

Bila seseorang tidak memperhatikan keluarga besarnya, secara khusus mereka yang tinggal serumah dengannya, dia menunjukkan bahwa dia tidak percaya kepada Allah. Dia lebih buruk daripada orang-orang yang belum percaya kepada Kristus.

Bila seseorang tidak memperhatikan keluarga besarnya, secara khusus mereka yang tinggal serumah dengannya, dia menunjukkan bahwa dia tidak percaya kepada Allah. Dia lebih buruk daripada orang-orang yang belum percaya kepada Kristus.

Kalau mereka memiliki anak-cucu, mereka sebaiknya belajar untuk melayani Allah dalam keluarga mereka sendiri dengan memperhatikan kebutuhan ibu atau nenek mereka sendiri. Dengan berbuat itu, setiap anak atau cucu bisa membalas kebaikan orang tua mereka. Hal ini akan menyenangkan hati Allah.

Saudara-saudari, saya mohon agar kalian dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus supaya kalian bersatu dan tidak tercerai-berai. Sebaliknya mengembangkan sikap dan tujuan menjadi satu.

Unidade familiar

A coroa dos velhos são os filhos dos filhos. O casamento, os filhos e a comunhão familiar são bênçãos de Deus.

Casamento e família

O homem deixará pai e mãe e se unirá à sua mulher. A família começa no casamento — aliança sagrada diante de Deus.

Namun, pada mulanya, sejak penciptaan, Allah menciptakan laki-laki dan perempuan. Itulah sebabnya dalam pernikahan, seorang laki-laki meninggalkan bapak dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, dan keduanya menjadi satu tubuh. Mereka bukan lagi dua tetapi satu. Janganlah seorang pun memisahkan apa yang telah dipersatukan Allah."

Jadi jika kamu, sekalipun kamu jahat, masih tahu untuk memberikan pemberian yang baik untuk anak-anakmu, betapa lebih lagi Bapa di Surga memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya?"

Sahabatku, kita sudah menjadi anak-anak Allah; namun akan menjadi apa kita belum terungkap. Tetapi kita tahu bahwa ketika Kristus datang kembali, kita akan menjadi seperti Dia, karena kita akan melihat-Nya sebagaimana adanya. Semua orang yang memiliki harapan ini dalam diri mereka memastikan bahwa mereka murni, sama seperti Dia murni.

Seja o primeiro