Graça
A graça de Deus é favor imerecido. Pela graça somos salvos, pela graça vivemos, pela graça somos sustentados. É o dom mais precioso de Deus — dado a quem não merece.
Salvos pela graça
Pela graça sois salvos, mediante a fé, e isto não vem de vós — é dom de Deus. Não por obras, para que ninguém se glorie.
Karena kamu telah diselamatkan oleh kasih karunia karena percaya kepada-Nya — itu bukan melalui dirimu sendiri, itu adalah pemberian Allah! Ini tidak ada hubungannya dengan usaha manusia, jadi jangan bangga pada dirimu sendiri.
Tetapi Allah dalam kemurahan-Nya yang murah hati, karena kasih-Nya yang luar biasa bagi kita bahkan ketika kita mati dalam dosa-dosa kita, telah menghidupkan kita bersama dengan Kristus. Percaya padanya telah menyelamatkan kalian!
Kita semua sudah berdosa, dan kita semua sudah jauh dari ideal yang mulia Allah. Namun melalui pemberian cuma-cuma dari kasih karunia-Nya, Allah menjadikan kita benar melalui Kristus Yesus yang membebaskan kita.
Tetapi pemberian Yesus tidak seperti dosa Adam. Sekalipun banyak orang mati karena dosa satu orang, kasih karunia Allah jauh lebih besar dan sudah dibagikan kepada banyak orang melalui hadiah-Nya yang luar biasa dalam diri pribadi Yesus Kristus.
Sama seperti dosa memerintah kita dan membawa kematian kepada kita, sekarang kasih karunia memerintah dengan membuat kita benar di hadapan Allah, membawa kita hidup yang kekal melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.
Graça que capacita
A graça me basta, pois o poder se aperfeiçoa na fraqueza. Na graça, não estamos mais sob a lei, mas sob o favor de Deus.
Dosa tidak akan bisa memerintah atas kalian, sebab kalian sudah tidak lagi dibawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia Allah.
Jadi, haruskah kita melakukan dosa karena kita sudah tidak lagi di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia Allah? Tentu saja tidak!
Allah sudah menyelamatkan kita dan memanggil kita untuk menjalani hidup yang suci. Dia tidak melakukannya karena kebaikan yang sudah kita kerjakan. Dia melakukannya karena Dia sendiri sudah merencanakan dan ingin melakukannya.
Karena belas kasihan Tuhan sudah dinyatakan yaitu membawa keselamatan bagi semua orang. Belas kasihan ini mengajar kita untuk menolak cara hidup yang tidak bertuhan yang penuh dengan keinginan dunia ini. Sebaliknya kita harus menjalani kehidupan yang bijaksana dan penuh pengendalian diri yang benar di hadapan Allah dalam dunia sekarang ini
Pastikan pikiran kalian siap. Bersikaplah jernih. Tetapkan harapan kalian secara khusus pada kasih karunia yang akan kalian terima ketika Yesus datang kembali.
Kalian akan menderita untuk waktu yang sangat singkat, tetapi lalu Allah segala belas kasihan yang memanggil kalian ke dalam kemuliaan kekal-Nya di dalam Kristus, akan memulihkan, mendukung, memperkuat, dan memberi kalian landasan yang kokoh.
A graça de Deus
O Senhor é compassivo e gracioso, tardio em irar-se e grande em amor. Sua graça é nova a cada manhã.
Viver pela graça
A graça de nosso Senhor Jesus Cristo esteja convosco. Perdoando e confessando, experimentamos a graça restauradora.
Semoga kasih karunia Tuhan Yesus bersama dengan orang-orang percaya. Amin.
Semoga belas karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai kalian semua.
Jadi kita harus pergi dengan percaya diri kepada Allah di atas takhta kasih karunia sehingga kita dapat menerima belas kasihan, dan menemukan kasih karunia untuk membantu kita ketika kita benar-benar membutuhkannya.
Tetapi untukku, hidupku tidaklah lebih berharga dari apapun juga. Aku hanya ingin menyelesaikan misi dan pelayanan yang Tuhan Yesus berikan kepadaku, memberi kesaksian tentang kabar baik dari kasih karunia Allah.
Karena Allah mencintai dunia, dan begini caranya: Dia memberikan Anak satu-satu-Nya, supaya masing-masing orang yang percaya kepada Anak-Nya, tidak akan mati, tetapi akan menerima hidup untuk selama-lamanya.
Sebab jika kamu memaafkan mereka yang berdosa kepada kamu,
maka Bapa surgawimu juga akan memaafkan kamu.