Pular para o conteúdo
Publicidade

O juízo final

Por Bíblia Online

O juízo final é a conclusão da história humana. Todos os seres humanos comparecerão diante do trono de Deus para o julgamento eterno — os salvos para a vida, os ímpios para a condenação.

O grande trono branco

Vi um grande trono branco e os mortos diante de Deus. Os livros foram abertos e cada um foi julgado segundo as suas obras.

Manusia Diadili untuk Terakhir Kalinya

Setelah itu, aku melihat sebuah takhta besar berwarna putih dan Allah duduk di atasnya. Bumi dan langit tidak dapat bertahan di hadapan-Nya, dan lenyap dalam ketiadaan. Kemudian, aku melihat orang-orang mati, besar kecil, berdiri di depan takhta itu. Kitab-kitab pun dibuka, di dalamnya tercatat perbuatan setiap orang, dan setiap orang mati diadili berdasarkan apa yang tertulis di dalamnya. Sebuah kitab yang lain, Kitab Kehidupan juga dibuka. Laut mengembalikan orang yang mati di dalamnya, demikian juga Maut dan Dunia Orang Mati. Semua orang diadili menurut perbuatan mereka masing-masing. Kemudian, Maut dan Dunia Orang Mati dilemparkan ke dalam danau api. Inilah kematian kedua. Semua orang yang namanya tidak tercatat dalam Kitab Kehidupan, dilemparkan ke dalam danau api itu.

Yesus berkata, "Dengar! Aku akan segera datang dan akan membawa upah untuk diberikan kepada setiap orang sesuai dengan perbuatannya.

Yesus berkata, "Dengar! Aku akan segera datang dan akan membawa upah untuk diberikan kepada setiap orang sesuai dengan perbuatannya. Akulah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terakhir, Awal dan Akhir dari segala sesuatu."

Preparação para o juízo

Deus estabeleceu um dia para julgar o mundo com justiça. Arrependei-vos, porque o juízo se aproxima e cada palavra será pesada.

Dia telah menetapkan satu hari ketika Dia akan menghakimi dunia dengan adil melalui satu Orang yang sudah ditentukan-Nya. Dia membuktikan hal itu kepada semua orang dengan menghidupkan Orang itu kembali dari kematian."

Aku berkata kepada kalian, pada Hari Penghakiman nanti semua orang harus bertanggung jawab atas setiap perkataan sia-sia yang diucapkan mereka. Kalian akan dibenarkan atau dihukum berdasarkan perkataan yang kalian ucapkan."

Penghakiman Terakhir

Yesus melanjutkan pengajaran-Nya, "Ketika Aku, Anak Manusia, datang di dalam kemuliaan-Ku disertai semua malaikat, Aku akan duduk di takhta-Ku yang mulia. Semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Ku dan Aku akan memisahkan mereka seperti seorang gembala memisahkan domba dan kambing. Aku akan menempatkan domba di sisi kanan-Ku dan kambing di sisi kiri-Ku.

Penghakiman Terakhir

Yesus melanjutkan pengajaran-Nya, "Ketika Aku, Anak Manusia, datang di dalam kemuliaan-Ku disertai semua malaikat, Aku akan duduk di takhta-Ku yang mulia. Semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Ku dan Aku akan memisahkan mereka seperti seorang gembala memisahkan domba dan kambing. Aku akan menempatkan domba di sisi kanan-Ku dan kambing di sisi kiri-Ku.

Kemudian Aku akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Ku, Marilah kalian yang diberkati oleh Bapa-Ku, masuklah ke dalam Kerajaan yang disiapkan bagi kalian sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kalian memberi Aku makan. Ketika Aku haus, kalian memberi Aku minum. Ketika Aku menjadi pendatang, kalian memberi-Ku tumpangan. Ketika Aku telanjang, kalian memberi pakaian kepada-Ku. Ketika Aku sakit, kalian merawat-Ku, dan ketika Aku berada di penjara, kalian menengok-Ku.

Orang-orang yang telah melakukan kehendak Allah itu akan bertanya, Tuan, kapan kami pernah melihat Engkau lapar dan memberi-Mu makan? Atau melihat Engkau haus dan memberi-Mu minum? Kapan Engkau menjadi pendatang dan kami memberi-Mu tumpangan? Atau Engkau telanjang dan kami memberi-Mu pakaian? Kapan kami melihat Engkau sakit atau berada di penjara dan menengok-Mu?

Aku akan menjawab mereka, Aku pastikan kepada kalian, ketika kalian melakukannya kepada saudara-saudara-Ku yang dianggap paling hina, kalian sudah melakukannya untuk Aku.

Kemudian Aku akan berkata kepada mereka yang di sebelah kiri-Ku, Pergilah dari hadapan-Ku kalian yang terkutuk, ke dalam api kekal yang disiapkan untuk Iblis dan para malaikatnya. Sebab ketika Aku lapar, kalian tidak memberi-Ku makan. Ketika Aku haus, kalian tidak memberi-Ku minum. Ketika Aku menjadi pendatang, kalian tidak memberi-Ku tumpangan. Ketika Aku telanjang, kalian tidak memberi-Ku pakaian. Ketika Aku sakit dan berada di penjara, kalian tidak menengok Aku.

Mereka pun akan bertanya, Tuan, kapan kami pernah melihat Engkau lapar atau haus atau menjadi pendatang, telanjang, sakit atau berada di dalam penjara, dan kami tidak menolong Engkau?

Aku akan menjawab mereka, Aku pastikan kepada kalian, pada waktu kalian menolak menolong salah seorang dari saudara-saudara-Ku yang dianggap paling hina, kalian menolak menolong Aku.

Maka mereka akan mendapat hukuman kekal, sedangkan mereka yang telah melakukan kehendak Allah, akan mendapat hidup yang kekal."

Segurança em Cristo

Quem crê no Filho tem a vida eterna e não entra em juízo. O amor de Deus é nosso refúgio diante do juízo vindouro.

Kasih Allah kepada Manusia

Allah sangat mengasihi manusia sehingga Dia menyerahkan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, tetapi menerima hidup yang kekal.

Kasih Allah kepada Manusia

Allah sangat mengasihi manusia sehingga Dia menyerahkan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, tetapi menerima hidup yang kekal. Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi manusia, melainkan untuk menyelamatkan mereka melalui Dia.

Setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan dihakimi. Namun, yang tidak percaya telah dihakimi, karena menolak untuk percaya kepada Anak tunggal Allah. Penolakan mereka itulah yang membuat mereka dihukum. Cahaya itu datang ke dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada Cahaya, sebab perbuatan mereka jahat.

Namun, sebenarnya lebih baik bagi kalian jika Aku pergi, karena jika tidak, Penolong yang Kujanjikan itu tidak akan datang. Jika Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepada kalian. Ketika Dia datang, Dia akan membuka mata orang-orang di dunia tentang dosa, kebenaran, dan penghakiman. Mengenai dosa, bahwa mereka berdosa karena tidak percaya kepada-Ku. Mengenai kebenaran, bahwa Bapa menyatakan Aku benar, yang dibuktikan dengan kepergian-Ku kepada-Nya, sehingga kalian tidak akan melihat Aku lagi. Mengenai penghakiman bahwa hukuman terhadap Iblis, penguasa dunia ini, telah dijatuhkan.

Kita tahu dan memercayai kasih Allah kepada kita.

Allah adalah kasih, dan siapa pun yang dibimbing oleh kasih ada di dalam Allah dan Allah di dalam mereka. Demikianlah kasih Allah mencapai tujuannya untuk mengubah kita, sehingga kita dapat dengan yakin berdiri di hadapan Allah pada waktu Dia menghakimi dunia ini. Sebab sekalipun kita berada di dunia ini, kita sudah bersatu dengan Bapa, sama seperti Kristus.

Jika kasih berkuasa, tidak ada ketakutan, sebab kasih Allah yang sempurna melenyapkan ketakutan. Jika kita merasa takut menghadapi penghakiman, itu berarti kasih Allah belum mengubah kita.

Kita semua pasti akan menghadap Kristus dan Dia akan mengadili kita. Semua perbuatan baik ataupun jahat akan dihakimi dan setiap orang akan mendapatkan balasan setimpal dengan perbuatannya selama hidup di dunia ini.

Segala sesuatu yang ada di pikiran manusia tersembunyi dari orang lain. Namun, semua yang tersembunyi itu akan terlihat jelas ketika Allah menghakimi manusia, melalui Yesus Kristus. Itulah Kabar Baik yang aku beritakan.

Manusia memang harus mati satu kali. Setelah itu, mereka berdiri di hadapan penghakiman Allah. Begitu juga Kristus. Dia hanya satu kali mengurbankan diri-Nya untuk menanggung dosa semua orang. Dia akan datang kembali, bukan untuk menghapus dosa lagi, melainkan untuk menyelamatkan semua orang yang sabar menunggu kedatangan-Nya.

Seperti tertulis dalam Kitab Suci,

"Tidak lama lagi,

Dia yang ditunggu-tunggu itu akan segera datang.

Dia tidak akan terlambat.

Orang benar akan hidup selamanya karena percaya kepada-Ku.

Namun, orang yang mundur dan meninggalkan-Ku, akan Kutolak.".

Kita bukanlah orang-orang yang meninggalkan Allah dan yang akan binasa. Kita orang-orang yang setia dan percaya kepada Allah, sehingga tetap hidup selama-lamanya.

Jadi, jangan tertidur seperti orang lain, tetapi mari kita waspada dan berpikiran jernih. Mereka yang tidur, tidur di malam hari dan para pemabuk, bermabuk-mabukan pada malam hari. Namun, karena kita hidup dalam terang, marilah kita berpikiran jernih. Iman dan kasih menjadi baju perang, sedangkan pengharapan bahwa Allah akan menyelamatkan kita menjadi topi baja pelindung.

Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka-Nya di Hari Penghakiman, tetapi untuk memperoleh keselamatan melalui Tuhan kita, Yesus Kristus.

Seja o primeiro

Este artigo te tocou? Faça uma oração!

+581 estão orando agora.

Junte-se à corrente de oração.