Milagres
Os milagres manifestam o poder soberano de Deus. Desde a criação até os sinais de Jesus e dos apóstolos, Deus intervém sobrenaturalmente na história para revelar sua glória e amor.
O Deus dos milagres
Para Deus nada é impossível. Ele abriu o mar, fez cair fogo do céu e ressuscitou mortos. Seu poder não tem limites.
Tetapi Yesus memandang kami dan berkata, "Bagi manusia, hal itu mustahil, tetapi bagi Allah segalanya bisa."
Tetapi Yesus memandang kami dan berkata, "Bagi manusia, hal itu mustahil, tetapi bagi Allah segalanya bisa."
Karena bagi Allah tidak ada sesuatu yang tidak mungkin."
Kemudian Musa mengarahkan tongkatnya ke atas laut, dan TUHAN membuat angin timur bertiup sangat kencang sepanjang malam sehingga air laut terbelah dua dan dasar laut menjadi kering. Umat Israel berjalan di atas tanah yang kering menyeberangi laut, sementara sisi kiri dan kanan mereka dipagari oleh tembok air.
Milagres pela fé
Se tiverdes fé como um grão de mostarda, movereis montanhas. A fé é a chave que acessa o poder miraculoso de Deus.
Kata Yesus, "Karena kalian belum yakin akan kuasa Allah. Aku menegaskan kepadamu: Kalau kamu mempunyai keyakinan sebesar biji sawi saja, kamu bisa berkata kepada gunung ini, ‘Pindahlah ke sana!’ Maka gunung itu pasti pindah. Dengan begitu tidak ada satu pun yang tidak bisa kalian lakukan.
Jawab Yesus, "Aku menegaskan kepadamu: Kalau kamu percaya tanpa ragu-ragu dalam hatimu, kamu juga bisa membuat keajaiban seperti yang Aku lakukan kepada pohon ini, bahkan yang lebih besar lagi. Misalnya, kamu bisa meminta kepada Allah supaya gunung ini pindah ke dalam laut, dan hal itu akan terjadi.
Namun Yesus menegur dia, "Masalah yang sebenarnya adalah kamu tidak percaya penuh! Apa saja bisa Aku lakukan. Kalau kamu percaya kepada-Ku, Aku akan melakukannya bagimu."
Sambil memandang mereka, Yesus berkata, "Manusia tidak sanggup menjamin dirinya diselamatkan dan masuk surga, tetapi Allah sanggup melakukan segala sesuatu."
Tetapi Yesus menjawab, "Manusia tidak sanggup menjamin dirinya diselamatkan dan masuk surga, tetapi Allah sanggup."
Yesus tidak melakukan banyak keajaiban di sana karena mereka tidak percaya kepada-Nya.
Sinais e prodígios
Os apóstolos realizaram sinais e maravilhas em nome de Jesus. Os dons do Espírito incluem a operação de milagres e a fé sobrenatural.
"Nah, Saudara-saudari orang Yahudi, dengarkanlah yang saya beritahukan ini: Yesus orang Nazaret itu benar-benar diutus oleh Allah. Dan Allah sudah membuktikannya kepadamu dengan mengadakan segala macam keajaiban melalui Yesus, seperti yang kalian ketahui.
Sesudah mereka berdoa, tempat mereka berkumpul itu tergoncang dan mereka semua dipenuhi oleh Roh Kudus. Lalu mereka terus memberitakan Firman Allah dengan penuh keberanian.
Selama masa itu, Allah melakukan banyak keajaiban yang luar biasa melalui Paulus. Misalnya, kalau orang-orang sakit tidak bisa datang menemui Paulus, mereka cukup memegang saputangan atau kain yang pernah disentuh Paulus, dan mereka pun langsung sembuh. Begitu juga dengan orang yang kerasukan setan.
Kalian sendiri sudah melihat bukti bahwa saya adalah rasul melalui segala macam keajaiban yang saya lakukan di antara kalian dengan kuasa Tuhan. Dan tugas itu saya lakukan dengan penuh kesabaran.
Dalam kesatuan jemaat Kristus, Allah sudah menetapkan berbagai pelayanan. Ada yang Dia pilih
pertama, sebagai rasul,
kedua, sebagai penyampai pesan dari Allah,
ketiga, sebagai pengajar.
Kemudian ada anggota yang ditunjuk Allah untuk melakukan keajaiban,
dan ada juga yang diberi kemampuan rohani untuk menyembuhkan orang sakit,
atau menolong orang lain,
atau menjadi pemimpin,
atau berbicara dalam berbagai bahasa lain sesuai pimpinan Roh Allah.
Misalnya, kepada sebagian dari kita, Roh Allah memberikan kemampuan untuk menyampaikan nasihat bijaksana. Kepada yang lain, Roh yang sama memberikan kemampuan untuk menyampaikan pengetahuan yang mendalam. Kepada yang lain lagi, Roh itu memberi keyakinan yang luar biasa. Dan kepada sebagian lain, Roh yang sama juga memberi kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit. Saudara seiman yang lain diberi-Nya kemampuan untuk melakukan keajaiban, dan yang lainnya lagi kemampuan untuk menyampaikan pesan dari Roh Allah. Ada yang mendapat kemampuan untuk membedakan pesan yang dari Roh Allah dan yang dari roh jahat. Ada orang yang menerima kemampuan untuk berbicara dalam berbagai bahasa lain sesuai pimpinan Roh Allah. Dan ada juga yang diberi kemampuan untuk menerjemahkan bahasa-bahasa lain itu.
Tetapi jawab Yesus, "Jangan larang dia. Karena orang yang membuat keajaiban dengan memakai nama-Ku tidak mungkin bisa langsung berbalik menghina Aku. Kalau seseorang tidak melawan kita, berarti dia di pihak kita.
Milagres de cura e provisão
A oração da fé salvará o enfermo. Deus provê, cura e intervém quando clamamos a Ele com fé genuína.
Apabila mereka berdoa dengan percaya penuh bahwa Tuhan Yesus sedang menyembuhkanmu, maka Tuhan akan menjawab doa itu. Tuhan akan menguatkan dan menyembuhkanmu. Dan kalau penyakit itu disebabkan oleh dosa-dosamu, maka atas doa mereka bersama Tuhan akan mengampuni kamu. Karena itu, saya mendorong kalian semua untuk membuka hati kepada teman seimanmu dan saling mengakui pelanggaran-pelanggaranmu terhadap TUHAN, supaya kita bisa saling mendoakan. Dengan demikian kita akan diampuni dan disembuhkan. Doa orang benar sangat berkuasa dan besar pengaruhnya.
Contohnya Elia. Dia hanya orang biasa sama seperti kita, tetapi dia berdoa dengan sungguh-sungguh supaya hujan tidak turun, dan hujan betul-betul tidak turun di negerinya selama tiga tahun enam bulan! Lalu ketika Elia berdoa lagi meminta hujan, hujan pun turun, dan tanaman di ladang tumbuh kembali.
Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu, memandang ke langit, dan mengucap syukur kepada Allah atas makanan itu. Kemudian Dia menyobek-nyobek roti dan menyuwir-nyuwir ikan itu, lalu terus memberikannya kepada murid-murid-Nya, sementara mereka membagi-bagikannya kepada orang banyak. Semua orang makan sampai kenyang. Sesudah itu para murid mengumpulkan roti dan ikan yang berlebih, ternyata ada dua belas keranjang.
Suatu kali pada hari Sabat, Yesus sedang mengajar di sebuah rumah pertemuan. Di situ ada seorang perempuan yang sudah delapan belas tahun punggungnya bungkuk dan tidak bisa berdiri tegak lagi, sebab roh jahat membuatnya lemah. Ketika melihat perempuan itu, Yesus memanggilnya untuk maju ke depan dan berkata, "Ibu, kamu sudah disembuhkan dari penyakitmu." Lalu Yesus meletakkan tangan-Nya pada perempuan itu. Saat itu juga dia langsung bisa berdiri tegak, lalu memuji Allah.
Tetapi pemimpin rumah pertemuan itu menjadi marah karena Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat. Dia berkata kepada orang banyak, "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada hari-hari itu untuk disembuhkan. Jangan pada hari Sabat!"
Tetapi jawab Tuhan, "Hei kamu orang-orang munafik! Setiap hari kalian masing-masing melepaskan tali sapi atau keledaimu dari kandang, lalu membawanya pergi untuk memberinya minum, bahkan pada hari Sabat. Ibu ini adalah keturunan Abraham yang sudah delapan belas tahun menderita karena perbuatan Satanas. Dia seperti terikat rantai besi. Tentu tidak salah membebaskan dia dari penderitaannya, biarpun hari ini hari Sabat!" Sesudah Yesus berkata begitu, semua orang yang melawan Dia menjadi malu, sedangkan semua orang lain bersukacita karena hal-hal ajaib yang dilakukan-Nya.
Demikianlah Yesus melakukan keajaiban yang pertama. Hal itu terjadi di kampung Kana di daerah Galilea. Dengan melakukan keajaiban pertama itu, Yesus mulai menyatakan kemuliaan-Nya, dan kami murid-murid-Nya mulai percaya kepada-Nya.
Ketika orang banyak itu melihat keajaiban yang dilakukan Yesus, mereka berkata, "Orang ini pasti nabi yang sudah lama kita nanti-nantikan, yang sudah dinubuatkan oleh Musa untuk datang menolong kita!"
Lalu Yesus berkata kepadanya, "Sekarang baru kamu percaya karena sudah melihat Aku, tetapi Allah akan sangat memberkati setiap orang yang percaya kepada-Ku walaupun belum melihat Aku."
Sebenarnya banyak keajaiban lain yang Yesus lakukan di hadapan kami, tetapi tidak dituliskan dalam buku ini. Namun semua yang sudah saya tulis ini bertujuan supaya kalian percaya bahwa Yesus adalah Kristus dan Anak Allah, sebab dengan percaya, kalian menjadi satu dengan Yesus dan mendapatkan hidup yang kekal.
Kemudian saya masuk dan melihat semuanya itu. Saat itulah saya mulai percaya bahwa Yesus sudah hidup kembali dari kematian. (Pada waktu itu, kami belum mengerti bahwa Kristus sudah ditetapkan untuk hidup kembali dari kematian sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Suci.)
Discernimento nos sinais
A Bíblia alerta contra falsos milagres e sinais enganosos. Devemos provar os espíritos e não seguir sinais que desviam de Deus.
Selanjutnya Musa mengajarkan kepada umat Israel, "Suatu hari nanti, mungkin terjadi hal seperti ini: Ada nabi palsu atau peramal muncul di antara kalian, dan berdasarkan mimpinya, dia meramalkan suatu tanda, lalu ramalannya itu terjadi. Kemudian, apabila dia mengajakmu, ‘Mari kita menyembah dan melayani dewa-dewa,’ yaitu para dewa yang belum pernah disembah oleh bangsa kita, jangan dengarkan dia! Hal itu terjadi sebab TUHAN Allahmu sedang mengujimu untuk mengetahui apakah kalian mengasihi Dia dengan segenap hati dan nafas hidupmu. Hanya TUHAN yang harus kalian ikuti, layani, takut dan hormati. Suaranya harus kalian dengarkan dan perintah-perintah-Nya harus kalian patuhi. Setialah sampai mati kepada Dia saja.
Kemudian saya melihat tiga roh jahat yang mirip seperti katak. Masing-masing keluar dari mulut si naga, dari mulut binatang pertama, dan dari mulut binatang kedua. (Binatang kedua ini bekerja sebagai nabi palsu yang menyesatkan manusia dengan kuasa binatang pertama.) Ketiga roh itu adalah setan-setan yang mempunyai kuasa untuk mengadakan berbagai keajaiban. Mereka mengajak raja-raja di seluruh dunia untuk mengumpulkan para tentara mereka dan berperang pada hari peperangan terakhir yang sudah ditetapkan Allah Yang Mahakuasa.
Suatu kali, beberapa orang Farisi dan ahli Taurat berkata kepada Yesus, "Guru, kami ingin melihat engkau melakukan keajaiban sebagai bukti bahwa engkau diutus oleh Allah."
Jawab-Nya kepada mereka, "Kalian adalah orang-orang yang jahat dan tidak setia kepada Allah, karena itulah kalian ingin melihat keajaiban! Tetapi untuk orang-orang seperti kalian, Aku sama sekali tidak akan melakukan keajaiban kecuali satu, yakni keajaiban seperti yang pernah terjadi pada Nabi Yunus. Sebagaimana Yunus berada di dalam perut ikan besar selama tiga hari tiga malam, begitu juga Aku, Sang Anak Adam, akan berada di dalam kubur selama tiga hari tiga malam sebelum dibangkitkan.
Pada waktu itu, Yesus memberikan teguran keras terhadap kota-kota di mana Dia melakukan lebih banyak keajaiban, karena banyak penduduknya tidak mau bertobat. Dia berkata, "Celakalah kalian, orang-orang Korazin! Celakalah kalian, orang-orang Betsaida! Betapa ngerinya nanti hukuman Allah atas kalian! Karena seandainya keajaiban-keajaiban yang sudah Aku lakukan di antara kalian terjadi juga pada zaman dulu di Tirus dan Sidon, maka sudah sejak lama mereka sungguh-sungguh bertobat dan menangisi dosa-dosa mereka. Karena itu Aku sungguh-sungguh berkata kepadamu bahwa pada Hari Pengadilan nanti, hukuman bagi kalian akan jauh lebih berat daripada hukuman bagi penduduk Tirus dan Sidon.
"Dan kalian juga, hai penduduk Kapernaum! Pikirmu kalian akan ditinggikan sampai mendapat kehormatan besar di surga. Tidak! Kalian akan dibuang ke dalam neraka! Karena seandainya keajaiban-keajaiban yang sudah Aku lakukan di antara kalian terjadi pada zaman dulu di Sodom, mereka sudah bertobat dan kota itu akan tetap ada sampai sekarang. Karena itu Aku sungguh-sungguh berkata kepadamu bahwa pada Hari Pengadilan nanti, hukuman bagi kalian akan jauh lebih berat daripada hukuman bagi penduduk Sodom."
A criação como milagre
O próprio corpo humano é milagre de Deus. Toda a criação testifica do poder e da sabedoria do Criador.
Biarpun engkau tidak memintanya, Sang Penguasa akan menunjukkan kepadamu suatu tanda, dan inilah tandanya: Perempuan muda itu akan mengandung dan melahirkan anak laki-laki. Lalu dia akan memberi nama anaknya itu Imanuel.
Allah mengatur semua itu supaya terjadi tepat sesuai dengan perkataan-Nya melalui nubuatan nabi-Nya,
"Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang Anak laki-laki, dan Dia akan diberi nama Imanuel."
(Imanuel berarti, "Allah bersama dengan kita.")
Ketika para murid melihat suatu sosok berjalan di atas air, mereka ketakutan dan berteriak-teriak karena menyangka itu hantu.
Tetapi Yesus berkata kepada mereka, "Kuatkanlah hatimu! Ini Aku. Jangan takut."
Tetapi waktu Yesus mendengar berita itu, Dia berkata kepada Yairus, "Jangan takut! Tetaplah percaya kepada-Ku, maka anakmu akan selamat."
Ketika Yesus hampir tiba di Yerusalem, yakni di jalan menurun pada Bukit Zaitun, para murid-Nya dan semua orang banyak yang mengikuti Dia bersukacita memuji Allah dengan suara nyaring. Mereka memuji Allah karena semua keajaiban yang dilakukan Yesus yang sudah mereka lihat. Mereka berseru-seru,
"‘Diberkatilah raja kita ini
yang datang mewakili TUHAN!’
Sekarang kita akan berdamai dengan TUHAN di surga!
Kemuliaan bagi TUHAN di tingkat surga yang tertinggi!"
Sesudah berkata begitu kepada mereka, Yesus terangkat ke langit. Sementara para rasul sedang menyaksikan Dia naik, awan menutupi-Nya sehingga mereka tidak bisa melihat Dia lagi.
Lalu saya terjatuh ke tanah dan mendengar suara yang berkata, ‘Saulus, Saulus, mengapa kamu menganiaya Aku?’
Kemudian TUHAN berkata kepada Musa, "Pergilah menghadap raja, karena Aku sudah mengeraskan hatinya dan hati para pejabatnya, supaya Aku dapat menunjukkan berbagai keajaiban kepada mereka, dan supaya kamu dapat menceritakan kepada anak cucumu bagaimana Aku, Allahmu, sudah mempermainkan orang Mesir. Kelak, kamu akan menceritakan semua keajaiban yang sudah Aku tunjukkan kepada mereka. Dengan demikian, kamu semua akan tahu bahwa Akulah TUHAN."