Oportunidades
As oportunidades são dádivas de Deus que exigem sabedoria e prontidão. A Bíblia nos chama a aproveitar o tempo, agir com diligência e não desperdiçar os kairos divinos.
Aproveitando o tempo
Remindo o tempo, porque os dias são maus. O cristão é chamado a reconhecer e aproveitar cada oportunidade com sabedoria.
Maksud saya, pakailah setiap kesempatan untuk melakukan yang baik, karena sekarang adalah zaman yang penuh kejahatan.
Pikirkanlah dengan bijaksana tentang bagaimana hidup di antara orang-orang yang belum percaya kepada Yesus, dan gunakanlah setiap kesempatan yang ada supaya Dia dimuliakan.
Selama Aku masih berada di dunia ini, Aku adalah terang dunia. Jadi sekarang, selagi hari masih siang, Aku harus melakukan berbagai tugas dari Bapa yang sudah mengutus Aku. Karena malam akan segera tiba dan tidak ada seorang pun yang bisa melakukan apa-apa lagi."
Oleh sebab itu, setiap ada kesempatan, marilah kita terus berbuat baik kepada semua orang, terutama kepada saudara-saudari seiman.
Prontidão e ação
Pregue a Palavra a tempo e fora de tempo. As oportunidades às vezes surgem inesperadamente e exigem decisão imediata.
Beritakanlah Firman Allah selalu, baik ketika jemaatmu suka mendengarnya ataupun tidak. Kuatkanlah hati jemaatmu. Apabila mereka berbuat salah, tunjukkanlah kesalahan itu dan tegurlah mereka dengan sabar. Lakukanlah semuanya berdasarkan ajaran dari Firman Allah.
Jawab Petrus, "Hendaklah kamu masing-masing bertobat dan dibaptis sebagai pengikut Kristus Yesus. Dosa-dosamu akan diampuni, dan kamu akan menerima Roh Kudus.
Jadi tunggu apa lagi?! Berdirilah dan hendaklah kamu dibaptis. Berdoalah kepada Tuhan Yesus supaya kamu dibersihkan dari dosa-dosamu.’
Sekarang tentang saudara kita Apolos: Saya sudah memintanya dengan sangat untuk mengunjungi kalian bersama mereka, tetapi dia menolak datang sekarang. Dia akan mencari kesempatan yang baik untuk mengunjungi kalian.
Oleh karena kuasa dan kebaikan hati Allah, saya sudah menjadi hamba-Nya yang ditugaskan untuk memberitakan Kabar Baik itu.
Mendengar hal itu, mereka senang sekali dan berjanji memberikan sejumlah uang kepadanya. Lalu Yudas mulai mencari kesempatan untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.
Besok pagi, saat matahari terbit, seranglah Sikem. Waktu Gaal dan orang-orangnya keluar menghadapimu, itulah kesempatan untuk menghabisi dia!"