Ouvir
Ouvir é uma disciplina espiritual essencial. A Bíblia exorta: 'Quem tem ouvidos, ouça.' A fé vem pelo ouvir, e ouvir é mais que escutar — é obedecer e agir.
A fé vem pelo ouvir
Sem ouvir a Palavra, não há fé. A pregação do evangelho gera fé nos corações de quem ouve com disposição e humildade.
Jadi, orang-orang menjadi percaya karena mereka mendengar berita keselamatan dari Allah. Dan mereka mendengar berita itu karena ada orang yang menyampaikannya. Tetapi tidak semua orang siap menerima Kabar Baik itu, khususnya orang Yahudi. Itulah sebabnya Nabi Yesaya mengeluh kepada TUHAN mengenai bangsa itu,
"Aneh, hampir tak ada orang yang mempercayai berita yang Engkau suruh aku sampaikan ini,
meski disertai dengan bukti tindakan-Mu yang berkuasa."
Jadi, orang-orang menjadi percaya karena mereka mendengar berita keselamatan dari Allah. Dan mereka mendengar berita itu karena ada orang yang menyampaikannya. Tetapi tidak semua orang siap menerima Kabar Baik itu, khususnya orang Yahudi. Itulah sebabnya Nabi Yesaya mengeluh kepada TUHAN mengenai bangsa itu,
"Aneh, hampir tak ada orang yang mempercayai berita yang Engkau suruh aku sampaikan ini,
meski disertai dengan bukti tindakan-Mu yang berkuasa."
Tetapi bagaimana orang bisa meminta pertolongan-Nya kalau mereka belum percaya kepada-Nya? Dan bagaimana orang bisa percaya kepada-Nya kalau mereka belum mendengar tentang Dia? Bagaimana orang bisa mendengar tentang Dia kalau tidak ada yang memberitakan tentang-Nya?
Nah, renungkanlah itu baik-baik, jangan sampai ajaran-Ku tadi masuk telinga kanan keluar telinga kiri!"
Maka tepatlah apa yang Yesaya nubuatkan tentang mereka:
‘Biarpun kalian terus-menerus mendengar pesan TUHAN,
kalian tidak akan mengerti.
Dan biarpun kalian terus menyaksikan berbagai perbuatan TUHAN,
kalian tidak akan menyadari apa yang terjadi.
Karena bangsa ini sudah menjadi keras kepala.
Kalian sudah menutup mata dan telinga,
tidak mau mendengar, bahkan tidak mau tahu.
Kalau tidak demikian, mungkin kalian bisa mendengar, mengetahui, dan memahami.
Dengan begitu kalian bisa bertobat dan kembali kepada-Ku,
dan Aku tetap bersedia memulihkan keadaan kalian.’
Ouvir e obedecer
Não basta ouvir — é preciso praticar. Quem ouve a Palavra e a pratica é como o homem sábio que edificou sobre a rocha.
Tetapi Firman itu harus kamu lakukan, bukan hanya didengar. Janganlah menipu diri sendiri dengan berpikir, "Bagi saya, mendengar Firman-Nya saja sudah cukup!"
Tetapi Firman itu harus kamu lakukan, bukan hanya didengar. Janganlah menipu diri sendiri dengan berpikir, "Bagi saya, mendengar Firman-Nya saja sudah cukup!"
Karena itu, Saudara-saudari yang saya kasihi, hendaklah kamu semua membiasakan diri untuk menjadi pendengar yang baik. Jangan buru-buru bicara, dan jangan cepat marah.
Karena itu, Saudara-saudari yang saya kasihi, hendaklah kamu semua membiasakan diri untuk menjadi pendengar yang baik. Jangan buru-buru bicara, dan jangan cepat marah. Jika kamu bertindak dalam keadaan marah, tindakanmu pasti tidak sesuai dengan kehendak Allah.
"Oleh karena itu, setiap orang yang mendengar ajaran-Ku dan melakukannya ibarat orang bijak yang membangun rumah di atas batu besar.
"Oleh karena itu, setiap orang yang mendengar ajaran-Ku dan melakukannya ibarat orang bijak yang membangun rumah di atas batu besar. Ketika hujan deras turun, lalu banjir dan angin kencang melandanya, rumah itu tetap berdiri tegak karena dibangun di atas batu fondasi yang kuat.
"Tetapi setiap orang yang mendengar ajaran-Ku dan tidak melakukannya ibarat orang bodoh yang membangun rumahnya di atas pasir. Ketika hujan deras turun, lalu banjir dan angin kencang melandanya, rumah itu pun roboh dan rusak berat."
Tetapi Yesus menjawab, "Dalam Kitab Suci tertulis,
‘Kehidupan manusia tidak bergantung pada makanan,
melainkan pada setiap perkataan yang diucapkan Allah.’"
Tetapi Yesus berkata, "Jauh lebih diberkati lagi orang-orang yang mendengarkan Firman Allah dan melakukannya!"
Tetapi Yesus berkata, "Jauh lebih diberkati lagi orang-orang yang mendengarkan Firman Allah dan melakukannya!"
Juga lakukanlah semua ajaran yang sudah kamu terima dari saya, baik melalui perkataan maupun perbuatan. Dengan demikian, Allah yang adalah sumber ketenangan hati kita akan menyertai kamu.
Deus ouve nossas orações
O Senhor ouve os que clamam a Ele de coração sincero. Ele inclina os ouvidos para as nossas súplicas e responde com fidelidade.
Dengan begitu, kita tidak merasa takut lagi datang ke hadapan Allah melalui doa! Bila permintaan kita sesuai dengan kehendak-Nya, Allah akan mendengar dan menjawab doa kita.
Dan bila kita percaya bahwa Allah mendengarkan kita, maka kita boleh yakin bahwa Allah akan memberikan apa yang kita minta.
TUHAN bukan tidak mampu menolongmu
dan bukan tidak mau mendengar doamu.
Ouvir a voz de Deus
Jesus disse: 'As minhas ovelhas ouvem a minha voz.' Deus fala através da Palavra, do Espírito e das circunstâncias — cabe a nós ouvir.
Domba-domba-Ku pasti mendengarkan suara-Ku. Aku mengenal mereka, dan mereka selalu mengikut Aku.
"Aku menegaskan kepadamu bahwa sesungguhnya, semua orang yang mengikuti perkataan-Ku dan percaya kepada Bapa yang mengutus Aku, mereka sudah memiliki hidup yang kekal. Allah tidak akan menghukum mereka, karena mereka sudah dibebaskan dari kuasa kematian dan dipindahkan ke dalam kelompok orang yang hidup selama-lamanya. Dan Aku menegaskan lagi kepada kalian, yakinlah bahwa waktunya akan datang dan sebenarnya sudah mulai, di mana orang-orang yang sudah mati akan mendengar suara Anak Allah, yaitu suara-Ku, dan mereka akan hidup.
Lihatlah! Aku seakan berdiri di depan pintumu dan mengetuk. Siapa saja yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu hatinya bagi-Ku, Aku akan masuk dan kita akan makan bersama sebagai sahabat.
Lihatlah! Aku seakan berdiri di depan pintumu dan mengetuk. Siapa saja yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu hatinya bagi-Ku, Aku akan masuk dan kita akan makan bersama sebagai sahabat.
Hanya TUHAN yang harus kalian ikuti, layani, takut dan hormati. Suaranya harus kalian dengarkan dan perintah-perintah-Nya harus kalian patuhi. Setialah sampai mati kepada Dia saja.
Pikirkan juga pengalamanmu sehari-hari: Ketika Allah menolong kalian melalui Roh-Nya dengan mengadakan berbagai keajaiban di antara kalian, apakah itu merupakan upah karena kalian menaati hukum Taurat? Atau apakah berbagai keajaiban itu terjadi karena kalian sudah mendengar Kabar Baik lalu percaya penuh kepada Kristus? Tentu karena kalian percaya penuh!
Sabedoria no ouvir
Seja pronto para ouvir e tardio para falar. A sabedoria começa com a disposição de ouvir instrução e aceitar correção.
Menjawab sebelum mendengarkan dengan baik
adalah tindakan bodoh yang mempermalukan diri.
Andalkan TUHAN dan taatilah nasihat yang bijaksana,
maka engkau akan berhasil dan bahagia.
Anakku, ikutilah ajaran ayahmu
dan jangan tinggalkan nasihat ibumu.
Orang yang menerima didikan berada di jalan kehidupan,
tetapi orang yang tidak mau ditegur akan tersesat.
TUHAN tidak akan mendengar doa orang-orang
yang tidak mau mendengar ajaran-Nya.
Lebih baik mendengar teguran dari orang bijak
daripada pujian orang bebal.
Ya, semua hal ini sangat melelahkan—
sampai tidak ada orang yang sanggup mengungkapkan rasa lelah itu.
Mata kita bisa melihat apa saja, tetapi mata tidak pernah puas melihat.
Telinga kita bisa mendengar apa saja, tetapi telinga tidak pernah puas mendengar.
"Jika kalian terus melawan Aku dan tidak mau taat kepada-Ku, Aku akan menambah hukuman atas dosa-dosamu berkali-kali lipat lebih berat lagi.
"Jadi Aku, TUHAN Panglima Semesta, memberi peringatan ini kepada para imam: Bila kalian tidak mau mendengarkan dan tidak menetapkan hati untuk menghormati-Ku, Aku akan mengutuk kalian. Biarpun kalian adalah keturunan Lewi yang Aku pilih secara khusus untuk menerima berkat-Ku, Aku akan mengutuk kalian. Bahkan sesungguhnya, selama ini kalian sudah menerima kutuk dari-Ku karena kalian mengabaikan perintah-Ku.
Tetapi kira-kira tengah malam, Paulus dan Silas berdoa serta menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Allah, dan para tahanan yang lain ikut mendengarkan mereka.
Lalu Yosua berkata kepada bangsa Israel, "Mendekatlah dan dengarkanlah apa yang TUHAN katakan!
Jadi apa pun yang kamu beritahukan secara diam-diam kepada orang lain akan tersebar. Dan yang kamu bisikkan kepada orang lain di dalam kamar pribadi akan tersiar ke mana-mana.
"Kalau saudara seimanmu bersalah kepadamu, datanglah secara pribadi kepadanya dan beritahukanlah kesalahan yang sudah dia lakukan. Kalau dia mengakui kesalahannya dan bertobat, kamu sudah berdamai kembali dengan saudaramu itu.
"Kalau saudara seimanmu bersalah kepadamu, datanglah secara pribadi kepadanya dan beritahukanlah kesalahan yang sudah dia lakukan. Kalau dia mengakui kesalahannya dan bertobat, kamu sudah berdamai kembali dengan saudaramu itu. Tetapi kalau dia tidak mau mengakui kesalahannya, temuilah dia lagi bersama satu atau dua orang saudara seiman yang lain. Hal itu dilakukan sesuai peraturan dari hukum Taurat yang mengatakan, ‘Setiap masalah harus didukung oleh dua atau tiga orang saksi mata, barulah masalah itu bisa diputuskan secara sah.’ Kalau dia masih menolak mendengarkan saksi mata itu, beritahukanlah perkara tersebut kepada semua jemaat. Dan kalau dia tidak mau juga menerima nasihat jemaat, biarlah semua saudara seiman mengucilkan dia— sebagaimana orang Israel tidak mau bergaul dengan para penagih pajak dan orang dari bangsa lain yang tidak mengenal Allah.
Yitro sangat senang mendengar semua kebaikan yang sudah TUHAN lakukan bagi Israel, yaitu segala cara-Nya menyelamatkan mereka dari tangan orang Mesir.
Ketika aku merasa seperti akan tenggelam dalam ombak-ombak laut,
seperti tertangkap dan terikat untuk dibuang ke dalam Syeol,
aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!
Ya, dalam kesesakan hebat, ketika aku berseru kepada-Mu, ya Allahku,
dari rumah-Mu Engkau mendengarkan aku.
Doaku masih Engkau dengar.