Publicidade

A Palavra de Deus

Por Bíblia Online

A Palavra de Deus é viva, eficaz e eterna. Desde 'No princípio era o Verbo' até 'O céu e a terra passarão, mas as minhas palavras não hão de passar', ela é a revelação suprema do Criador.

No princípio era o Verbo

A Palavra é Deus encarnado. No princípio era o Verbo, o Verbo estava com Deus, e o Verbo era Deus. Todas as coisas foram feitas por Ele.

Kristus datang ke dunia ini

Pada permulaan segala sesuatu,

Dia yang disebut Firman sudah bersama dengan Allah,

dan Firman itu sendiri adalah Allah.

Kristus datang ke dunia ini

Pada permulaan segala sesuatu,

Dia yang disebut Firman sudah bersama dengan Allah,

dan Firman itu sendiri adalah Allah.

Sang Firman menjadi manusia dan tinggal bersama-sama dengan kita. Sebagian dari kita sudah menyaksikan kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai Anak satu-satunya dari Bapa. Kita mengenal semua kebaikan hati Allah kepada kita melalui Firman itu, dan Dia sangat layak untuk dipercaya.

Sang Firman menjadi manusia dan tinggal bersama-sama dengan kita. Sebagian dari kita sudah menyaksikan kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai Anak satu-satunya dari Bapa. Kita mengenal semua kebaikan hati Allah kepada kita melalui Firman itu, dan Dia sangat layak untuk dipercaya.

Hari pertama

Berkatalah Allah, "Jadilah terang!" Maka terang itu jadi.

Anak-Nya itu memancarkan kemuliaan Allah. Dia mencerminkan hakikat Allah secara nyata dan sempurna. Melalui perintah-Nya yang penuh kuasa, sang Anak Allah menopang seluruh ciptaan-Nya supaya tetap hidup dan bergerak. Sesudah Dia mati untuk membersihkan kita dari dosa-dosa kita, Dia kembali ke surga lalu duduk di tempat yang paling terhormat di dekat Allah Mahamulia, yaitu di sebelah kanan-Nya.

Dengan percaya penuh, kita mengerti bahwa Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan bumi hanya dengan perkataan-Nya. Segala sesuatu yang kelihatan ini diciptakan dari hal-hal yang tidak kelihatan.

A Palavra é viva e eficaz

A Palavra de Deus é mais cortante que espada de dois gumes. Ela julga pensamentos e intenções do coração, transforma e liberta.

Sekarang jelaslah bahwa Firman Allah sungguh hidup dan berkuasa! Kekuatannya lebih tajam daripada pedang bermata dua yang paling tajam sekalipun. Firman Allah sangat berkuasa sampai bisa menembus batin kita, sehingga dapat menyingkapkan pikiran, keinginan, dan niat hati kita yang sebenarnya.

Sekarang jelaslah bahwa Firman Allah sungguh hidup dan berkuasa! Kekuatannya lebih tajam daripada pedang bermata dua yang paling tajam sekalipun. Firman Allah sangat berkuasa sampai bisa menembus batin kita, sehingga dapat menyingkapkan pikiran, keinginan, dan niat hati kita yang sebenarnya.

Sadarilah bahwa Allah sudah menyelamatkan kamu, karena kesadaran itu ibarat topi perang bagimu.

Dan peganglah semua perkataan Allah seperti memegang pedang, karena perkataan-Nya mempunyai kekuatan dari Roh Kudus.

Toda Escritura é inspirada

Toda a Escritura é inspirada por Deus e útil para ensino, correção e instrução na justiça. Ela é perfeita e imutável.

Seluruh Kitab Suci ditulis sesuai dengan perkataan Allah sendiri. Semuanya berguna untuk mengajar, menegur, menunjukkan kesalahan, dan mendidik kita untuk hidup benar di mata Allah.

Seluruh Kitab Suci ditulis sesuai dengan perkataan Allah sendiri. Semuanya berguna untuk mengajar, menegur, menunjukkan kesalahan, dan mendidik kita untuk hidup benar di mata Allah. Kesimpulannya, melalui Firman Allah, setiap orang yang sudah menjadi milik-Nya dimampukan dan diperlengkapi untuk menjalankan segala tugas yang baik yang diberikan Allah kepada kita.

Seluruh Kitab Suci ditulis sesuai dengan perkataan Allah sendiri. Semuanya berguna untuk mengajar, menegur, menunjukkan kesalahan, dan mendidik kita untuk hidup benar di mata Allah. Kesimpulannya, melalui Firman Allah, setiap orang yang sudah menjadi milik-Nya dimampukan dan diperlengkapi untuk menjalankan segala tugas yang baik yang diberikan Allah kepada kita.

Luz para o caminho

A Palavra é lâmpada para os pés e luz para nosso caminho. Ela ilumina, orienta e protege o que nela medita dia e noite.

Obedecer a Palavra

Seja praticante da Palavra e não apenas ouvinte. Jesus disse que quem ouve e pratica é como o homem sábio que edificou sobre a rocha.

Tetapi Firman itu harus kamu lakukan, bukan hanya didengar. Janganlah menipu diri sendiri dengan berpikir, "Bagi saya, mendengar Firman-Nya saja sudah cukup!"

Tetapi Firman itu harus kamu lakukan, bukan hanya didengar. Janganlah menipu diri sendiri dengan berpikir, "Bagi saya, mendengar Firman-Nya saja sudah cukup!"

Tetapi Firman itu harus kamu lakukan, bukan hanya didengar. Janganlah menipu diri sendiri dengan berpikir, "Bagi saya, mendengar Firman-Nya saja sudah cukup!" Karena orang yang mendengar ajaran Allah tanpa melakukannya ibarat orang yang memandang mukanya sendiri pada cermin. Dia hanya tahu bentuk wajahnya selama berada di depan cermin. Tetapi begitu pergi, dia tidak dapat melihatnya lagi dan segera lupa bentuk wajahnya itu.

Oleh sebab itu, buanglah segala sesuatu yang kotor, najis, atau jahat, yang masih ada pada dirimu. Dan dengan rendah hati terimalah ajaran benar yang ditaburkan Allah di dalam hatimu, yaitu Firman-Nya yang berkuasa untuk menyelamatkan kita.

Orang bijak dan orang bodoh

"Oleh karena itu, setiap orang yang mendengar ajaran-Ku dan melakukannya ibarat orang bijak yang membangun rumah di atas batu besar.

Tetapi Yesus menjawab, "Dalam Kitab Suci tertulis,

Kehidupan manusia tidak bergantung pada makanan,

melainkan pada setiap perkataan yang diucapkan Allah."

Tetapi Yesus menjawab, "Dalam Kitab Suci tertulis,

Kehidupan manusia tidak bergantung pada makanan,

melainkan pada setiap perkataan yang diucapkan Allah."

Tetapi Yesus berkata, "Jauh lebih diberkati lagi orang-orang yang mendengarkan Firman Allah dan melakukannya!"

Yesus menjawab, "Dalam Kitab Suci tertulis,

Kehidupan manusia tidak bergantung pada roti saja,

melainkan pada setiap perkataan yang diucapkan oleh Allah."

Semua orang yang ada di situ sangat heran dan berkata satu sama lain, "Wah! Ajaran Yesus luar biasa sekali! Seperti raja yang memberi perintah dengan penuh kuasa, Yesus menyuruh roh-roh jahat keluar, dan mereka pun keluar."

A Palavra que permanece

Céus e terra passarão, mas as palavras de Jesus jamais passarão. A Palavra do Senhor permanece para sempre — eterna e infalível.

Langit dan bumi tidak akan tetap ada, tetapi semua yang Aku beritahukan pasti akan terjadi dan tetap berlaku selama-lamanya."

Langit dan bumi tidak akan tetap ada, namun perkataan-Ku tetap berlaku untuk selama-lamanya."

Rumput mengering dan bunga menjadi layu,

tetapi perkataan TUHAN berlaku selama-lamanya."

Semua firman Allah terbukti benar.

Dia seperti perisai bagi orang yang berlindung pada-Nya.

Sebab TUHANlah yang memberikan kebijaksanaan.

Perkataan-Nya sumber pengetahuan dan pelajaran hidup.

Sebab TUHANlah yang memberikan kebijaksanaan.

Perkataan-Nya sumber pengetahuan dan pelajaran hidup.

O poder da Palavra

A Palavra transforma, sara e liberta. Quem permanece na Palavra de Jesus conhece a verdade, e a verdade o liberta.

Cara untuk bebas dari dosa

Lalu Yesus berkata kepada orang Yahudi yang sudah percaya kepada-Nya, "Kalau kalian tetap mengikuti ajaran-Ku, berarti kalian benar-benar pengikut-Ku.

Cara untuk bebas dari dosa

Lalu Yesus berkata kepada orang Yahudi yang sudah percaya kepada-Nya, "Kalau kalian tetap mengikuti ajaran-Ku, berarti kalian benar-benar pengikut-Ku. Kalian akan menerima ajaran-ajaran yang benar, dan ajaran benar itulah yang akan membebaskan kalian."

Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Semua orang yang mengikut ajaran-Ku tidak akan mengalami kematian yang selama-lamanya."

"Aku menegaskan kepadamu bahwa sesungguhnya, semua orang yang mengikuti perkataan-Ku dan percaya kepada Bapa yang mengutus Aku, mereka sudah memiliki hidup yang kekal. Allah tidak akan menghukum mereka, karena mereka sudah dibebaskan dari kuasa kematian dan dipindahkan ke dalam kelompok orang yang hidup selama-lamanya.

Jawab Yesus, "Setiap orang yang mengasihi Aku akan mengikuti ajaran-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia. Jadi Aku dan Bapa-Ku akan datang kepadanya dan tinggal dalam dirinya.

Kalian masing-masing sudah dibersihkan dan siap berbuah karena ajaran yang Aku berikan kepadamu.

Buatlah mereka menjadi milik-Mu yang khusus melalui ajaran benar. Semua Firman-Mu adalah ajaran benar.

(Di kemudian hari, ketika Yesus hidup kembali dari kematian, kami murid-murid-Nya teringat pada perkataan-Nya itu. Oleh sebab itulah kami benar-benar percaya kepada Firman TUHAN dan semua perkataan Yesus.)

Lalu semakin banyak lagi orang-orang kampung itu yang menjadi percaya karena mereka sendiri mendengar ajaran-Nya.

Seperti tertulis dalam Firman Allah, orang yang percaya kepada-Ku, dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air yang memberi hidup."

Meditar na Palavra

A meditação na Palavra traz prosperidade e bom sucesso. Ela é fonte de sabedoria, consolo e orientação para toda a vida.

Ajarkanlah hukum-hukum dalam kitab Taurat ini kepada bangsa ini. Renungkanlah itu siang dan malam supaya kamu bertindak hati-hati sesuai dengan yang tertulis di dalamnya. Dengan begitu, kamu akan sangat berhasil.

Maka akuilah dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Penguasa hidupmu dan percayalah dalam hatimu bahwa Allah sudah menghidupkan Yesus dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena sewaktu kita meyakini hal itu, kita dibenarkan dalam pandangan Allah. Dan sewaktu kita berterus terang mengaku sebagai pengikut Yesus, kita sudah diselamatkan.

Maka TUHAN merendahkan hatimu dengan cara membiarkan kalian kelaparan, kemudian memberimu manna, roti yang belum pernah dimakan, baik oleh kita maupun nenek moyang kita. Dia melakukan hal itu untuk mengajarimu bahwa manusia hidup bukan hanya dengan mengandalkan makanan, tetapi juga mengandalkan setiap perkataan TUHAN.

Sebagaimana bayi yang baru lahir selalu haus akan air susu murni dari ibunya, begitu jugalah kalian hendaknya selalu haus akan pelajaran rohani yang benar, yaitu yang terdapat dalam Firman Allah. Dengan demikian kalian akan semakin dewasa secara rohani. Karena dalam Firman Allah ada tertulis, "Kalian sendiri sudah merasakan kebaikan TUHAN."

Bersatulah dan saling memperhatikan

Oleh karena semuanya itu, Saudara-saudariku, pikirkanlah hal-hal yang kita alami bersama karena kita bersatu dengan Kristus! Dia selalu menguatkan dan menghibur kita, karena Dia mengasihi kita. Dan kita menikmati persaudaraan karena Roh Kudus tinggal dalam diri kita masing-masing. Itulah sebabnya kita saling memperhatikan dan saling mengasihi. Berdasarkan semua hal itu, saya mendorong kalian untuk selalu hidup rukun dan sehati, saling mengasihi, serta bekerja sama dengan kompak. Dengan begitu kamu semua akan membuat saya semakin bersukacita.

Apa pun yang kamu lakukan, janganlah mementingkan kepentinganmu sendiri atau menonjolkan diri. Utamakanlah kepentingan setiap saudara seiman lebih daripada kepentinganmu sendiri, dan tetaplah rendah hati. Janganlah kamu hanya sibuk memikirkan keperluanmu sendiri, tetapi pikirkanlah juga keperluan orang lain.

Jadi hendaklah kamu mengikuti sikap Kristus Yesus!

Biarpun Yesus mempunyai semua sifat Allah,

Dia tidak pernah menganggap kedudukan-Nya sebagai Allah

adalah sesuatu yang harus dipertahankan.

Tetapi Dia merendahkan diri dan meninggalkan semuanya,

lalu mengambil kedudukan paling hina seperti budak yang melayani kita,

dan datang ke dunia ini sebagai manusia biasa.

Dalam keadaan sebagai manusia,

Yesus lebih lagi merendahkan diri-Nya untuk taat pada kehendak Allah,

hingga Dia menyerahkan tubuh-Nya sampai mati,

bahkan sampai mati disalibkan.

Oleh karena itulah Allah sudah mengangkat Dia ke tempat yang paling terhormat,

dan meninggikan Yesus di atas segala penguasa yang lain.

Allah melakukannya supaya setiap orang

baik yang ada di surga, di bumi, maupun di dalam Syeolakan berlutut menyembah Yesus,

dan setiap orang akan mengaku bahwa Kristus Yesus adalah Penguasa mereka.

Dengan demikian Allah Bapa juga turut dimuliakan.

Jadilah umat yang dikehendaki Allah

Karena itu Saudara-saudari yang saya kasihi, sebagaimana kalian selalu taat kepada saya, sekarang saya mendorong kalian untuk berusaha hidup dengan cara yang pantas bagi orang yang sudah diselamatkan oleh Allah, dengan takut dan hormat kepada-Nya. Jangan lakukan itu hanya ketika saya ada bersama kalian, tetapi lebih baik lagi kalau kalian melakukannya pada waktu saya tidak ada. Karena Allahlah yang memberikan keinginan bahkan kemampuan kepada kita masing-masing untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan hati-Nya.

Lakukanlah segala sesuatu tanpa bersungut-sungut dan tanpa bertengkar. Dengan begitu kalian layak disebut anak-anak Allah, karena cara hidup kalian bersih dan tidak bernoda oleh segala perbuatan jahat, walaupun kalian berada di antara orang-orang yang sesat dan berhati busuk. Dan hendaklah kalian terus berpegang pada ajaran yang memberi hidup, sehingga kalian menjadi teladan baik di antara mereka seperti cahaya bintang-bintang yang memberi terang pada dunia yang gelap. Dengan demikian, saya akan sangat bersukacita waktu Kristus datang kembali, karena terbuktilah bahwa usaha dan perjuangan saya tidak sia-sia. Kamu semua percaya penuh kepada-Nya sehingga kamu mengurbankan hidupmu untuk melayani Allah. Jadi sekalipun saya harus memberikan darah saya sendiri bersama kurban kalianmaksudnya kalau saya juga dibunuh karena terus berjuang mempertahankan keyakinan kita tentang Kristussaya tetap senang! Dan saya mau supaya kalian turut merasakan sukacita itu bersama saya. Ya, biarlah kalian ikut bergembira dan bersukacita bersama saya!

Berita tentang Timotius dan Epafroditus

Saya berharap Tuhan Yesus segera membuka jalan agar saya bisa mengutus Timotius kepada kalian. Saya akan sangat bersukacita pada waktu dia kembali dengan membawa berita tentang kalian. Tidak ada teman sekerja saya yang seperti Timotius, karena orang-orang lain lebih memikirkan kepentingan diri mereka sendiri dan kurang memperhatikan pelayanan bagi Kristus Yesus. Tetapi Timotius sehati dengan saya dan sungguh-sungguh memikirkan keperluan kalian. Kalian pun tahu sikap Timotius. Dia sudah melayani pemberitaan Kabar Baik bersama saya seperti seorang anak membantu ayahnya. Karena itu saya berharap bisa segera mengutus Timotius kepada kalian sesudah saya tahu bagaimana keputusan hukum untuk kasus saya. Dan saya yakin Tuhan akan menolong saya, supaya saya sendiri pun segera datang kepada kalian.

Namun saya merasa perlu mengutus Epafroditus kembali kepada kalian. Dia adalah saudara seiman saya yang baik, yang sudah menjadi teman sekerja dan seperjuangan dalam melayani pekerjaan Tuhan. Memang dulu kalian mengutus dia untuk mengurus keperluan saya di penjara ini. Tetapi saya mengutus dia kembali karena dia sendiri rindu bertemu lagi dengan kalian semua. Dia merasa sedih karena tahu bahwa kalian sudah mendengar bahwa dia sakit keras. Benar, dia pernah sakit parah dan hampir mati, tetapi Allah berbelas kasihan kepadanya dan menolong dia. Dengan belas kasih-Nya itu, bukan hanya Epafroditus yang tertolong, tetapi juga saya. Karena dengan kesembuhan Epafroditus, saya tidak menjadi semakin sedih.

Itulah sebabnya saya senang bisa mengutus dia kembali kepada kalian. Dengan begitu kalian akan gembira melihat dia, dan saya tidak perlu kuatir lagi tentang kesehatannya. Jadi sambutlah dia dengan penuh sukacita sebagai saudara yang juga sudah bersatu dengan Tuhan Yesus. Dan hormatilah orang-orang seperti dia, karena dia hampir mati dalam melayani pekerjaan Kristus. Dia rela membahayakan nyawanya saat memenuhi tugas yang kalian berikan, yaitu mengurus keperluan saya selama dipenjarakan di sini.

Palavras de vida

As palavras de Deus são espírito e vida. Quem fala deve falar como oráculos de Deus, com verdade, sabedoria e edificação.

Perkataan yang kasar melukai hati.

Perkataan orang bijak menyembuhkan.

Pikiran yang cemas membebani hati.

Perkataan yang baik menggembirakan.

Nasihat orang benar seperti mata air yang memberikan kehidupan,

tetapi kekejaman memenuhi kehidupan orang jahat, bahkan di balik setiap ucapannya.

Jawaban yang lemah lembut meredakan amarah

tetapi perkataan yang kasar menggusarkan.

Seperti makanan mengenyangkan perut yang lapar,

demikianlah kata-kata yang bijak mengisi hidup seseorang dengan hasil yang memuaskan.

Hidup dan mati sering kali ditentukan oleh lidah.

Siapa yang banyak bicara akan kena batunya.

Tetapi yang keluar dari mulut, yaitu perkataan, berasal dari hati. Itulah yang menentukan apakah seseorang najis atau tidak di mata Allah. Karena dari dalam hatilah berasal semua pikiran jahat, termasuk pikiran untuk membunuh, berzina, berbagai dosa percabulan, mencuri, berbohong, dan menjelekkan orang.

Tetapi Aku berkata kepadamu bahwa pada Hari Pengadilan, setiap orang akan bertanggung jawab atas setiap perkataan yang pernah diucapkannya, bahkan yang dia ucapkan dengan sembarangan. Waktu Allah mengadili setiap manusia, semua kata-kata yang pernah kamu ucapkan akan menjadi bukti untuk memutuskan apakah kamu dihukum atau dibenarkan."

Hai kamu keturunan ular berbisa! Bagaimana mungkin kamu, orang jahat, mengeluarkan kata-kata yang baik?! Karena perkataan yang keluar dari mulut orang ditentukan oleh hati orang itu.

Setiap orang tentu banyak berbuat salah. Kalau ada orang yang tidak pernah salah dalam perkataannya, dia pasti orang sempurna dan mampu mengendalikan seluruh perbuatannya.

Ibarat kuda, kita bisa mengatur seluruh gerak tubuhnya hanya dengan mengendalikan kekang di mulutnya. Begitu juga dengan kapal. Meski ukurannya amat besar dan memerlukan tenaga angin yang kuat untuk melaju, tetapi yang mengendalikan kapal besar itu hanya sebuah kemudi kecil, dan orang yang memegang kemudilah yang menentukan ke mana kapal itu pergi. Demikianlah halnya dengan lidah. Meskipun lidah hanya bagian kecil dari tubuh, kita bisa memakainya untuk menyombongkan diri dan menciptakan kekacauan besar! Biarpun kecil, lidah dapat merusak banyak hal, sebagaimana hutan yang luas bisa terbakar hanya karena lidah api yang kecil. Memang tepat sekali menggambarkan lidah sebagai api, karena semua kejahatan di dunia ini seolah tersimpan dalam lidah kita. Seperti racun, kejahatan itu menular dari lidah dan merusak seluruh tubuh. Lidah kita bagaikan lidah api neraka! Artinya, iblis bisa menyalakan api besar melalui lidah kita. Sebagaimana satu lidah api bisa menjalar dan membakar hutan yang luas, begitu pula seluruh hidup kita bisa tercemar hanya karena lidah.

Manusia sudah bisa menjinakkan hampir setiap jenis binatang, baik burung, binatang merayap, maupun binatang laut. Namun, tidak seorang pun dapat menjinakkan lidahnya sendiri. Lidah kita begitu liar dan jahat, bagaikan ular yang penuh dengan racun mematikan.

Jadi, orang-orang menjadi percaya karena mereka mendengar berita keselamatan dari Allah. Dan mereka mendengar berita itu karena ada orang yang menyampaikannya. Tetapi tidak semua orang siap menerima Kabar Baik itu, khususnya orang Yahudi. Itulah sebabnya Nabi Yesaya mengeluh kepada TUHAN mengenai bangsa itu,

"Aneh, hampir tak ada orang yang mempercayai berita yang Engkau suruh aku sampaikan ini,

meski disertai dengan bukti tindakan-Mu yang berkuasa."

Tetapi sekarang, apakah mereka bisa mengatakan bahwa mereka belum sempat mendengar Kabar Baik? Sebenarnya tidak bisa, karena berita tentang Kristus sudah sangat tersebar, seperti yang tertulis dalam Mazmur,

"Matahari, bulan, dan semua bintang menyuarakan

berita tentang Tuhan ke seluruh pelosok."

Seja o primeiro
Bíblia Online Bíblia Online

Bíblia Online • Versão: 2026-07-05_19-25-13-