Palavras de consolo
A Bíblia é repleta de palavras de consolo para os aflitos. Deus está perto dos que sofrem e promete enxugar toda lágrima, renovar a esperança e restaurar o coração partido.
Deus está conosco
O Senhor é refúgio e fortaleza. Mesmo no vale da sombra da morte, não precisamos temer — Ele está ao nosso lado para nos consolar.
Consolação e esperança
Deus consola os humildes e exalta os abatidos. Ele nunca nos desamparará.
TUHAN sendiri akan berjalan di depanmu dan menyertaimu. Dia akan selalu menolongmu dan tidak akan meninggalkan kamu. Karena itu janganlah takut atau berkecil hati."
Jadi, saya katakan kepada kalian: Jangan takut kepada mereka, karena TUHANlah yang akan berperang bagi kalian."
Sekali lagi Aku tegaskan: Kamu harus kuat dan berani! Jangan takut ataupun patah semangat, karena Aku, TUHAN Allahmu, menyertai ke mana pun kamu pergi."
Kami selalu berdoa untuk kalian kepada Penguasa kita Kristus Yesus dan kepada Allah Bapa kita. Allah Bapa sangat mengasihi kita dan senantiasa menguatkan hati kita agar semakin yakin akan hidup kekal bersama-Nya. Kita memiliki keyakinan itu karena Yesus sudah sangat baik kepada kita.
Descanso e renovação
Bem-aventurados os que choram, pois serão consolados. A Bíblia nos convida a descansar nos braços do Pai e encontrar paz para a alma.
Sungguh diberkati Allah orang yang sekarang berdukacita,
karena merekalah yang akan dihibur-Nya.
Karena itu, apa pun yang terjadi, rendahkanlah hatimu di hadapan Allah Yang Mahakuasa, maka pada waktu Dia berkenan, Dia akan meninggikan kamu. Serahkanlah kepada Allah semua masalah yang membuatmu kuatir, karena Dia peduli padamu.
Maka engkau dapat tidur lelap,
karena tiadalah resah dan gelisah.
Allah sudah menentukan segala sesuatu tepat pada waktu-Nya
Segala hal di dunia ini berlangsung dalam waktu yang sudah ditentukan,
dan untuk setiap hal ada saat yang tepat.
Ada waktu untuk dilahirkan, dan ada waktu untuk mati.
Ada musim tanam, dan ada musim panen.
Ada saat tertentu untuk membunuh, dan ada waktu untuk menyembuhkan.
Ada waktunya untuk merobohkan bangunan, dan ada waktunya untuk membangun yang baru.
Ada saat tertentu untuk menangis dan ada pula saat untuk tertawa.
Ada waktu berdukacita dan ada waktu bersukacita.
Ada waktu untuk membuang batu-batu, dan ada waktu untuk mengumpulkan batu.
Ada waktu untuk memeluk, dan ada waktu harus menahan diri untuk tidak memeluk.
Ada waktu untuk mencari, tetapi juga ada waktu untuk merelakannya hilang.
Ada waktu untuk menyimpan, dan ada waktu untuk membuang.
Ada waktu untuk merobek pakaian karena kesedihan, dan ada waktu untuk membuat pakaian yang baru.
Ada saat yang tepat untuk diam, dan ada saat yang tepat untuk berbicara.
Ada waktu yang tepat untuk mengasihi, tetapi juga ada waktu untuk membenci.
Akan ada waktu untuk berperang, dan akan ada waktu untuk berdamai.