Poder de decisão
Deus nos deu o poder de escolher. A Bíblia mostra que nossas decisões têm consequências eternas e nos chama a escolher sabiamente — a vida, a fé e o caminho de Deus.
A responsabilidade de escolher
Escolhei hoje a quem servireis. Cada decisão molda nosso destino, e Deus nos convida a escolher o caminho da vida e da obediência.
Akan tetapi, kalau menurut kalian menyembah TUHAN itu tidak baik, pilihlah pada hari ini siapa yang akan kalian sembah. Apakah kalian mau menyembah dewa-dewa yang dulu disembah nenek moyangmu di seberang sungai Efrat? Atau apakah kalian mau menyembah dewa-dewa yang disembah bangsa Amori, yang negerinya kalian diami ini? Tetapi saya dan seluruh keluarga saya akan mengabdi kepada TUHAN!"
Lalu kata Yosua kepada mereka, "Kalian menjadi saksi bagi dirimu sendiri, bahwa kalian sudah memilih untuk menyembah TUHAN."
Jawab mereka, "Ya, kamilah saksinya!"
Aku tahu cara hidup kalian masing-masing. Secara rohani kamu tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya kalau kamu panas atau dingin dan bukan hanya setengah hati mengikut Aku! Ibarat air suam-suam kuku yang dimuntahkan kembali dari mulut, demikianlah Aku akan menolak kalian sebab kalian tidak dingin dan tidak panas!
Decisões e consequências
Deus retribuirá a cada um segundo as suas obras. As Escrituras nos alertam que a mornidão espiritual e a resistência ao Espírito têm consequências sérias.
Karena Allah "akan membalas setiap orang sesuai dengan perbuatannya." Dia akan memberikan hidup kekal kepada orang-orang yang mencari hidup kekal, yang selalu tekun berbuat baik, dan hidupnya menjadi kesaksian bagi banyak orang sehingga mendatangkan pujian dan hormat bagi Allah. Namun, kepada orang-orang yang mencari hormat bagi diri mereka sendiri, yang menolak mengikuti ajaran benar, dan senang mengikuti yang jahat, Allah akan menimpakan hukuman dan murka-Nya.
Lalu Stefanus berkata, "Kamu semuanya keras kepala! Di dalam hati, kamu sama saja dengan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah! Telingamu tidak mau mendengarkan Dia! Kamu sama saja seperti nenek moyang kita: Selalu melawan Roh Kudus!
Jadi, tetaplah berani dan jangan ada seorang pun di antara kalian yang melepaskan keyakinan pada Kristus, yang sudah kalian pegang teguh sampai sekarang. Keyakinanmu itu akan menghasilkan upah yang besar. Yang penting bagi kalian sekarang adalah bertahan dalam kesusahan, supaya kamu semua tetap melakukan kehendak Allah. Dengan demikian, kamu akan menerima segala yang dijanjikan Allah. Karena ada tertulis di dalam Kitab Suci,
"Sebentar lagi saja, Dia yang datang itu
akan tiba dan tidak akan menunda waktunya.
Orang yang dinyatakan benar di hadapan-Ku akan hidup selamanya karena percaya penuh kepada-Ku.
Tetapi Aku tidak berkenan kepada orang yang meninggalkan-Ku saat mengalami kesusahan."
Saudara-saudari, saya yakin bahwa kita bukan termasuk orang yang "meninggalkan" TUHAN lalu dibinasakan. Kita adalah orang yang "percaya penuh" kepada-Nya dan diselamatkan.
Decisão e fé
Decida com fé, entregue seus planos ao Senhor e aja com determinação. Deus guia os passos de quem se achega a Ele de coração.
Manusia melakukan undi untuk mengambil keputusan,
tetapi TUHANlah yang mengatur hasilnya.
Manusia merancang begitu banyak rencana,
tetapi kehendak TUHANlah yang terlaksana.
Percayakanlah segala usahamu kepada TUHAN,
maka rencanamu akan berhasil.
Tetapi TUHAN Penguasaku menolong aku.
Itulah sebabnya aku tidak sampai menanggung malu.
Dan itulah sebabnya dengan tegar dan berani aku menghadapi para pendakwa,
karena aku tahu pada akhirnya aku tidak akan dikalahkan.
Setiap orang yang mau melakukan kehendak Allah akan bisa membedakan apakah ajaran-Ku benar-benar berasal dari Allah atau hanya dari pikiran-Ku sendiri.
Jawab Petrus, "Hendaklah kamu masing-masing bertobat dan dibaptis sebagai pengikut Kristus Yesus. Dosa-dosamu akan diampuni, dan kamu akan menerima Roh Kudus.
Karena itu, taatlah kepada Allah. Lawanlah iblis, maka dia akan lari darimu. Mendekatlah kepada Allah, maka Dia akan mendekat kepadamu. Hai kamu yang berdosa, bersihkanlah tanganmu dari perbuatan jahat! Dan kamu yang mendua hati, murnikanlah hatimu! Pilihlah satu saja: Mengasihi Tuhan atau mengasihi dunia!