Profecia
A profecia é a voz de Deus revelada ao seu povo. Através dos profetas, Deus comunicou seus planos, advertiu contra o pecado e anunciou a vinda do Messias.
Profecia e revelação divina
A profecia na Bíblia não é invenção humana, mas homens santos de Deus falaram movidos pelo Espírito Santo, revelando os mistérios divinos.
Mereka tidak pernah menyampaikan nubuatan menurut kemauan pribadi. Sebagai orang-orang yang disucikan Allah, semua nubuatan itu mereka ucapkan menurut pimpinan Roh-Nya.
Ketika mendengar perkataan Paulus itu, mereka meminta dia untuk membaptis mereka dalam nama Tuhan Yesus. Dan sewaktu Paulus meletakkan kedua tangannya pada mereka masing-masing, Roh Allah turun ke atas mereka. Orang-orang itu pun mulai berbicara dalam berbagai bahasa sesuai kemampuan yang diberikan oleh Roh Kudus. Mereka juga menyampaikan pesan dari Roh Allah.
Profecias messiânicas cumpridas
As profecias do Antigo Testamento sobre o Messias se cumpriram em Jesus. Seu nascimento, ministério e sacrifício foram anunciados séculos antes.
Biarpun engkau tidak memintanya, Sang Penguasa akan menunjukkan kepadamu suatu tanda, dan inilah tandanya: Perempuan muda itu akan mengandung dan melahirkan anak laki-laki. Lalu dia akan memberi nama anaknya itu Imanuel.
Allah mengatur semua itu supaya terjadi tepat sesuai dengan perkataan-Nya melalui nubuatan nabi-Nya,
"Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang Anak laki-laki, dan Dia akan diberi nama Imanuel."
(Imanuel berarti, "Allah bersama dengan kita.")
"Hai penduduk Yerusalem, bersukacita dan bersorak sorailah!
Lihatlah, rajamu yang adil dan berjaya sedang datang kepadamu.
Dia rendah hati.
Dia menunggangi keledai, seekor keledai muda.
Bagaimana manusia dibenarkan di hadapan Allah
Tetapi sekarang, Allah sudah menyatakan cara baru supaya manusia bisa dibenarkan di hadapan-Nya, dan hal itu didukung oleh hukum Taurat dan tulisan para nabi. Caranya adalah, Allah membenarkan setiap orang yang percaya penuh kepada Kristus Yesus. Kesempatan ini berlaku untuk semua orang dari bangsa mana pun, sebab kebutuhan rohani orang Yahudi dan orang bukan Yahudi tidaklah berbeda.
Discernimento profético
A Bíblia nos alerta para examinar tudo e reter o que é bom. Nem todo que profetiza fala da parte de Deus — devemos provar os espíritos.
Jangan mengikuti ajaran sesat
Saudara-saudari yang saya kasihi, janganlah cepat percaya kepada seseorang yang mengaku bahwa ajaran atau nubuatannya berasal dari Roh Kudus. Kalian harus terlebih dulu menguji ajaran atau nubuatannya itu untuk mengetahui apakah memang dari Roh Allah atau roh lain, karena di dunia ini sudah banyak guru dan nabi palsu.
Anak-anakku, kita berasal dari Allah, dan kita sudah memiliki kuasa untuk mengalahkan guru-guru palsu itu. Karena Roh yang ada dalam diri kita lebih besar daripada roh antikristus yang sekarang sudah ada di dunia ini.
Tetapi setiap nubuatan hendaklah kalian uji. Kalau isi nubuatan itu memang benar dari Roh TUHAN, barulah kalian percaya.
Jangan terlibat dalam kejahatan apa pun.
Cara mengenali nabi palsu
"Berhati-hatilah terhadap nabi palsu. Mereka seperti serigala berbulu domba. Mereka datang ke persekutuan kalian dan seolah-olah menyampaikan ajaran yang baik, tetapi sebenarnya sangat berbahaya.
Hukum yang terutama
"Inilah inti hukum Taurat dan ajaran para nabi: Perlakukanlah setiap orang sebagaimana kamu sendiri ingin diperlakukan oleh orang lain."
Kalau pun aku memiliki kemampuan rohani untuk menyampaikan pesan dari Allah,
dan diberi pengetahuan sampai aku bisa mengerti segala sesuatu, bahkan rencana-rencana Allah yang rahasia,
juga diberi keyakinan yang besar sampai bisa memindahkan gunung,
tetapi kalau aku tidak mengasihi orang lain, maka semua kemampuan hebatku itu sama sekali tidak bermanfaat!
Artinya kalian yang bukan Yahudi tidak lagi dianggap seperti pendatang yang tidak mempunyai hak apa pun. Sekarang kalian sudah disucikan oleh Allah sehingga kalian menjadi warga kerajaan-Nya dan anggota keluarga-Nya. Kita semua menjadi seperti sebuah rumah yang sedang dibangun di atas batu-batu fondasi besar, yang melambangkan para nabi dan rasul. Dan batu fondasi yang terutama adalah Kristus Yesus sendiri.
"Kembalilah menemui Hiskia, raja umat-Ku, dan katakan kepadanya, ‘Aku, TUHAN, Allah yang disembah oleh Daud, leluhurmu, sudah mendengar doamu dan melihat air matamu. Aku akan menyembuhkan kamu. Lusa kamu akan pergi ke rumah TUHAN.