O sangue de Jesus
O sangue de Jesus é o fundamento da redenção cristã. Através do seu sangue derramado na cruz, recebemos perdão, purificação e acesso à presença de Deus.
O poder redentor do sangue
O sangue de Cristo é o preço do nosso resgate. Sem derramamento de sangue não há remissão de pecados, e Cristo ofereceu o sacrifício perfeito e definitivo.
Menurut hukum Taurat, hampir semua hal harus disucikan dengan darah hewan kurban. Tidak ada pengampunan dosa tanpa darah kurban.
Dalam cara yang lama, darah kambing atau sapi jantan dipercikkan kepada umat untuk membersihkan tubuh mereka dari kenajisan. Atau saat upacara penyucian, setiap penyembah dipercik dengan air murni yang dicampur dengan abu dari kurban bakaran berupa seekor sapi betina muda. Tetapi dalam cara yang baru, jauh lebih ampuh lagi darah Kristus! Sebab melalui Roh Allah yang kekal, Kristus sudah mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai kurban. Darah-Nya yang sempurna menyucikan hati nurani kita sepenuhnya, sehingga kita tidak ingin lagi melakukan perbuatan-perbuatan yang menghasilkan kematian rohani. Dengan begitu, kita sungguh-sungguh bebas untuk melayani Allah yang hidup.
Karena persembahan darah sapi jantan dan kambing jantan sebenarnya tidak bisa menghapus dosa manusia.
Demikian juga Yesus sudah menderita di luar kota Yerusalem, supaya kita disucikan dengan darah-Nya sendiri dan menjadi umat-Nya.
Kita juga diterima oleh Yesus sendiri, sang Perantara dalam perjanjian yang baru! Secara rohani, kita dipercik dengan darah Yesus yang membersihkan hati nurani kita dari dosa. Darah Habel, orang yang pertama dibunuh, tidak membawa berkat melainkan kutukan. Tetapi darah Yesus membawa berkat yang besar!
Perdão e purificação
O sangue de Jesus nos purifica de todo pecado. Nele temos redenção e perdão, segundo as riquezas de sua graça.
Namun, bila kita hidup dalam terang sama seperti Allah hidup dalam terang, kita akan tetap bersatu dalam persekutuan yang erat dengan saudara-saudari seiman kita, dan darah Kristus Yesus, Sang Anak Allah, senantiasa menyucikan kita dari setiap dosa kita.
Melalui persatuan dengan Kristus, kita sudah ditebus dengan kurban darah-Nya sebagai bayaran atas hukuman dosa yang seharusnya kita tanggung. Dengan demikian dosa-dosa kita diampuni karena kebaikan hati Allah yang luar biasa.
Tetapi walaupun dulu kalian sangat jauh dari Allah, sekarang kalian sudah dibawa dekat kepada-Nya karena kalian bersatu dengan Kristus Yesus dan sudah disucikan melalui kurban darah-Nya.
Ini adalah darah-Ku, yang akan ditumpahkan bagi banyak orang supaya dosa-dosa mereka diampuni. Darah dari kematian-Ku menjadi tanda bahwa perjanjian yang baru antara Allah dan manusia sudah disahkan.
dan dari Kristus Yesus, yang selalu bisa dipercaya dalam seluruh kesaksian-Nya tentang Allah Bapa.
Dialah Anak Sulung Allah yang pertama dihidupkan kembali dari kematian,
dan Dialah Raja Agung atas semua raja di dunia.
Mulialah Kristus selama-lamanya!
Karena kasih-Nya yang sangat luar biasa bagi kita,
Dia mencurahkan darah-Nya untuk membersihkan kita dari dosa.
Dengan demikian Dia sudah menjadikan kita warga kerajaan Allah dan imam-imam
yang melayani Allah Bapa-Nya secara rohani.
Milik Kristuslah segala kuasa sampai selama-lamanya! Amin!
Di masa lalu, Allah bersabar dan tidak membinasakan manusia karena dosa-dosa mereka, sebab pada waktu itu Dia sudah berencana untuk membenarkan manusia melalui Yesus. Sekarang, Allah sudah mengutus Yesus menjadi kurban penebus dosa, supaya setiap orang yang percaya penuh kepada Yesus diampuni dosanya dan tidak dihukum Allah. Pengampunan itu diberikan oleh karena darah Yesus, waktu Dia mati bagi kita. Demikianlah Allah membenarkan orang berdosa yang percaya kepada Yesus. Allah menunjukkan bahwa Dia selalu melakukan yang benar dan adil.
Oleh sebab itu, sudah menjadi sangat jelas: Karena kita dibenarkan di hadapan Allah melalui darah Kristus, tentu Allah tidak lagi memurkai kita. Dia akan membebaskan kita dari hukuman yang kelak dijatuhkan-Nya kepada semua orang berdosa.
O sangue da aliança
Desde o Êxodo, o sangue é sinal de aliança entre Deus e seu povo. O sangue do Cordeiro pascal prefigurava o sacrifício supremo de Cristo.
Tentang perayaan Paskah pertama di Mesir
Kemudian Musa mengumpulkan semua tua-tua Israel dan berkata kepada mereka, "Pergilah dan pilihlah anak domba atau anak kambing untuk setiap keluarga dan sembelihlah sebagai kurban Paskah. Ambillah segenggam tanaman hisop, celupkanlah ke dalam darah yang ditampung di baskom, lalu oleskan pada ambang atas dan kedua tiang pintu rumah kalian masing-masing. Tidak ada seorang pun yang boleh keluar rumah sampai besok paginya. TUHAN akan berkeliling di seluruh negeri untuk membunuh setiap anak sulung orang Mesir. Ketika Dia melihat rumah yang ada darahnya pada ambang atas pintu dan kedua tiang pintu, TUHAN akan melewatinya. Dia tidak akan membiarkan malaikat maut masuk ke rumah-rumah kalian dan membunuh setiap anak sulung kalian.
Karena darah melambangkan nyawa setiap makhluk hidup. Dan kalau darah kurban disiramkan pada sisi mezbah, kurban itu akan memulihkan hubunganmu dengan-Ku.
Tetapi darah dari binatang yang dipotong itu tidak boleh ikut dimakan, karena darah melambangkan kehidupan yang Aku berikan kepada setiap makhluk.
"Itulah sebabnya, Aku akan menjatuhkan hukuman kepada setiap manusia maupun binatang yang membunuh manusia,
karena manusia diciptakan untuk mencerminkan sifat-sifat-Ku.
Siapa pun yang membunuh manusia,
biarlah dia dibunuh oleh manusia juga.
Kalian harus mengikuti peraturan-peraturan ini supaya negeri di mana kalian tinggal itu tidak tercemar. Penumpahan darah orang yang tidak bersalah akan mencemari negeri itu dan tidak ada yang dapat menyucikannya kembali kecuali kalau pembunuhnya dihukum mati.
Vitória pelo sangue
Os cristãos vencem o acusador pelo sangue do Cordeiro e pela palavra do seu testemunho. O sangue comprou para Deus gente de toda tribo e língua.
Saudara-saudari kita sudah mengalahkan iblis karena mereka percaya penuh
pada kemenangan Anak Domba waktu darah-Nya dicurahkan bagi mereka.
Dan mereka menang karena mereka tidak malu bersaksi tentang sang Raja Penyelamat.
Mereka tidak menyayangkan nyawa mereka sendiri, bahkan rela mati demi kesaksian itu.
Karena kita tahu bahwa Allah sudah membayar lunas tebusan untuk membebaskan kita dari kehidupan kita yang sia-sia, yang kita warisi dari nenek moyang. Dia menebus kita bukan dengan barang-barang duniawi seperti emas atau perak, karena semua itu bisa rusak. Bayaran yang dipakai untuk membebaskan kita jauh lebih berharga, yaitu darah Kristus, yang sudah dipersembahkan seperti kurban domba yang tidak bercacat dan tidak bernoda.
"Jadi, jagalah dirimu masing-masing! Bimbinglah seluruh jemaat dengan baik, karena Roh Kudus sudah menetapkan kalian sebagai penjaga dan gembala atas jemaat milik Allah dan Tuhan Yesus, jemaat yang adalah kawanan domba-Nya yang sudah ditebus dengan darah-Nya sendiri.
Lalu Yesus berkata kepada mereka, "Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Setiap kamu harus makan tubuh-Ku dan minum darah-Ku. Kalau tidak, kamu tidak akan hidup untuk selama-lamanya. Siapa saja yang makan tubuh-Ku dan minum darah-Ku akan hidup untuk selamanya, dan orang itu akan Aku hidupkan kembali pada hari terakhir.
Penyelamat kita sudah datang ke dunia sebagai manusia
Kristus Yesuslah satu-satunya yang sudah datang ke dunia ini dengan menunjukkan dua tanda dari Allah, yaitu tanda air dan tanda darah. Yesus tidak hanya menunjukkan tanda air, tetapi juga tanda darah. Dan Roh Kudus, yang selalu bisa dipercaya, juga bersaksi kepada kita bahwa Yesus datang dari Allah sebagai manusia dengan tubuh biasa.