Pular para o conteúdo
Publicidade

Seguir a Jesus

Por Bíblia Online

Seguir a Jesus é o convite mais transformador da Bíblia. Jesus chamou pescadores, cobradores de impostos e pessoas comuns para deixar tudo e segui-lo. Esse chamado continua vivo hoje.

O chamado de Jesus

Jesus disse: 'Segue-me'. Esse convite simples e poderoso mudou a vida de pescadores, publicanos e pessoas comuns ao longo da história.

"Mari datang, dan ikutlah Aku, dan Aku akan mengajari kalian cara menjala manusia," kata-Nya kepada mereka. Maka mereka dengan segera meninggalkan jala mereka dan mengikuti Dia.

Ketika Yesus berpindah dari tempat itu, Dia melihat seorang laki-laki bernama Matius sedang duduk di stan pajak. Lalu Yesus memanggilnya, "Ikutlah Aku!" Maka bangunlah Matius dan mengikuti Yesus.

Keesokan harinya Yesus memutuskan untuk pergi ke Galilea. Yesus bertemu dengan Filipus di sana, dan berkata kepadanya, "Ikutlah Aku."

Sementara mereka dalam perjalanan, seorang laki-laki berkata kepada Yesus, "Guru, saya akan mengikuti-Mu kemanapun Engkau pergi!"

Berkatalah Yesus kepada laki-laki itu, "Rubah-rubah memiliki lubang, demikian juga burung-burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak memiliki tempat untuk berbaring dan beristirahat," kata Yesus kepadanya.

Berkatalah Yesus kepada yang lainnya, "Ikutlah Aku." Tetapi laki-laki itu menjawab, "Guru, ijinkan saya pulang dan menguburkan ayahku."

"Biarlah mereka yang mati menguburkan orang-orang mati mereka," jawab Yesus. "Tetapi kamu, pergilah dan beritakanlah tentang Kerajaan Allah."

Lalu seorang lagi berkata, "Tuhan, saya akan mengikuti Engkau! Tetapi biarkanlah saya pulang dahulu untuk berpamitan dahulu kepada keluarga saya."

Tetapi berkatalah Yesus kepadanya, "Mereka yang mulai membajak tetapi lalu melihat ke belakang tidak layak untuk kerajaan Allah."

O custo do discipulado

Seguir a Jesus exige renúncia. É preciso tomar a cruz diariamente, deixar tudo para trás e amar a Cristo acima de qualquer outro vínculo.

Lalu kata Yesus kepada murid-murid-Nya, "Jika kalian ingin menjadi pengikut-Ku, kalian harus rela meninggalkan kehendak kalian sendiri, dan mau mengikut Aku bahkan sampai mati sekalipun.

"Jika kalian ingin mengikuti Aku, tetapi kalian tidak menganggap Aku lebih berharga dari pada orang tua kalian, pasangan dan anak-anak kalian, saudara-saudara kalian, bahkan nyawa kalian sendiri, maka kalian tidak bisa menjadi murid-Ku. Jika kalian tidak memikul salib kalian dan mengikuti saya, kalian tidak dapat menjadi murid saya.

Lalu Petrus berkata kepada-Nya, "Bagaimana dengan kami? Kami sudah meninggalkan segalanya untuk mengikuti-Mu."

Jawab Yesus, "Aku berkata yang sebenarnya, siapa saja yang sudah meninggalkan rumah atau saudara atau saudari atau ibu atau bapak atau anak atau tanah karena mengikut Aku, dan juga karena Kabar Baik, akan menerima balasan pada waktunya seratus kali lebih banyak dari rumah dan saudara lelaki dan perempuan serta anak-anak dan negeri serta penganiayaan. Di dunia yang akan datang mereka akan menerima kehidupan kekal. Tetapi banyak orang yang sekarang mempunyai kedudukan tinggi, akan mendapat kedudukan yang rendah dikemudian hari. Dan orang yang sekarang mempunyai kedudukan yang rendah, akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di kemudian hari."

Caminhar com Cristo

Quem segue a Jesus não anda em trevas, mas tem a luz da vida. Ele nos convida a crescer nele e a servir como Ele serviu.

Sesudah itu, Yesus kembali berbicara kepada orang banyak itu. Dia berkata, "Aku adalah terang dunia. Setiap orang yang ikut Aku tidak akan hidup dalam gelap. Karena terang-Ku akan memberi kehidupan."

Kalau ada yang mau mengerjakan tugas-Ku, dia harus pergi ke mana pun Aku pergi Dengan begiu, dia dan Aku akan bersama Bapa-Ku akan menghargai siapapun yang bekerja melayani Aku.

Sesungguhnya untuk perbuatan benar inilah kalian dipanggil, karena Kristus menderita bagi kalian dan sudah memberi kita teladan, jadi kita haruslah mengikuti jejak-Nya. Dia tidak pernah berbuat dosa, dia tidak pernah berdusta; dan Dia tidak membalas ketika mendapat perlakuan buruk. Dia tidak mengancam pembalasan dendam ketika mengalami penderitaan. Dia hanya menempatkan dirinya di tangan Dia yang selalu menghakimi dengan adil.

Sebaliknya dengan mengatakan kebenaran, kita harus saling mengasihi dan bertumbuh menjadi seperti Kristus dalam semua sifat-Nya karena Dia adalah Kepala atas kita.

Seja o primeiro