Seguir a Jesus
Seguir a Jesus é o convite mais transformador da Bíblia. Jesus chamou pescadores, cobradores de impostos e pessoas comuns para deixar tudo e segui-lo. Esse chamado continua vivo hoje.
O chamado de Jesus
Jesus disse: 'Segue-me'. Esse convite simples e poderoso mudou a vida de pescadores, publicanos e pessoas comuns ao longo da história.
Yesus berkata kepada mereka, "Mari ikutlah Aku. Kalian adalah penjala ikan, tetapi Aku akan menjadikan kalian penjala manusia!" Mereka langsung meninggalkan jala mereka dan mengikuti Yesus.
Yesus Memanggil Matius
Setelah meninggalkan tempat itu, Yesus melihat seorang bernama Matius, yang sedang duduk di kantor pajak. Yesus berkata kepadanya, "Ikutlah Aku." Matius berdiri dan mengikuti-Nya.
Filipus dan Natanael
Keesokan harinya, Yesus memutuskan untuk pergi ke Galilea. Dia bertemu dengan Filipus dan berkata kepadanya, "Ikutlah Aku."
Syarat Menjadi Pengikut Yesus
Dalam perjalanan mereka, seseorang berkata kepada Yesus, "Tuan, aku akan ikut ke mana pun Tuan pergi."
Yesus menjawabnya, "Serigala mempunyai liang, dan burung mempunyai sarang, tetapi Aku, Anak Manusia, tidak punya tempat untuk membaringkan kepala dan beristirahat."
Dia berkata kepada seorang lainnya, "Ikutlah Aku."
Namun, orang itu menjawab, "Tuan, izinkanlah aku pulang lebih dahulu untuk memakamkan ayahku."
Yesus berkata kepadanya, "Biarlah orang mati menguburkan orang mati! Namun kamu, pergilah dan beritakan tentang Kerajaan Allah."
Seorang lagi berkata, "Tuan, aku mau menjadi pengikut Tuan, tetapi izinkanlah aku berpamitan kepada keluargaku."
Yesus berkata kepadanya, "Siapa pun yang siap membajak sawah, tetapi berpaling ke belakang, dia tidak berguna bagi Kerajaan Allah."
O custo do discipulado
Seguir a Jesus exige renúncia. É preciso tomar a cruz diariamente, deixar tudo para trás e amar a Cristo acima de qualquer outro vínculo.
Menyerahkan Segalanya untuk Mendapatkan Segalanya
Kemudian Yesus berkata kepada para murid-Nya, "Orang yang ingin menjadi pengikut-Ku harus meninggalkan kepentingannya sendiri, dan siap menderita bahkan mati untuk mengikuti Aku.
"Jika seseorang mau menjadi murid-Ku, dia harus lebih mengasihi Aku daripada mengasihi bapak dan ibunya, istri dan anak-anaknya, saudara-saudaranya, dan bahkan dirinya sendiri. Kalau tidak, dia tidak dapat menjadi murid-Ku. Siapa pun yang tidak siap menderita bahkan mati untuk mengikuti Aku, dia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Petrus berkata kepada Yesus, "Bagaimana dengan kami? Kami telah meninggalkan segala sesuatu untuk mengikuti Engkau."
Yesus menjawab, "Aku pastikan kepada kalian, siapa pun yang meninggalkan rumahnya, atau saudara-saudaranya, atau orang tuanya, atau anak-anaknya, atau ladangnya karena mengikuti-Ku dan memberitakan Kabar Baik, akan dibalas 100 kali lipat dalam hidup ini. Dia akan mendapat rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak, dan ladang, meskipun di tengah penganiayaan. Di dunia yang akan datang dia akan memiliki hidup yang kekal. Namun, banyak dari mereka yang sekarang ini pertama akan menjadi yang terakhir, sementara banyak dari mereka yang sekarang ini terakhir akan menjadi yang pertama."
Caminhar com Cristo
Quem segue a Jesus não anda em trevas, mas tem a luz da vida. Ele nos convida a crescer nele e a servir como Ele serviu.
Cahaya yang Menuntun kepada Kehidupan
Yesus berbicara lagi kepada orang-orang, kata-Nya, "Akulah Cahaya bagi dunia ini. Orang yang mengikuti-Ku tidak akan berjalan dalam kegelapan karena Aku menjadi cahaya yang menuntunnya kepada kehidupan."
Setiap orang yang ingin melayani-Ku harus mengikuti Aku. Di mana Aku berada, di situ juga pelayan-Ku akan berada, dan setiap orang yang melayani-Ku akan dihormati Bapa-Ku."
Untuk itulah Allah memanggil kalian. Kristus juga sudah menderita demi kalian dan menjadi teladan supaya kalian mengikuti jejak-Nya.
Dia tidak pernah berbuat dosa,
dan tidak pernah berbohong..
Ketika dihina, Dia tidak pernah membalas.
Ketika disiksa, Dia tidak pernah mengancam.
Dia menyerahkan diri-Nya
kepada Dia yang menghakimi dengan adil.
Sebaliknya, marilah kita menyatakan kebenaran di dalam kasih, bertumbuh di dalam segala hal, dan menjadi semakin mirip Kristus, yang adalah kepala dari tubuh-Nya, yaitu gereja.