Vaso
A metáfora do vaso é uma das mais belas da Bíblia. Assim como o oleiro molda o barro, Deus nos forma segundo seus propósitos, fazendo de nós vasos úteis para sua glória.
Nas mãos do oleiro
Deus é o Oleiro e nós somos o barro. Ele tem autoridade e sabedoria para nos moldar conforme sua vontade perfeita, e não devemos questionar sua obra.
Tetapi TUHAN, Engkaulah Bapa kami.
Jikalau kami tanah liat, Engkaulah perajinnya.
Kami semua adalah buatan tangan-Mu.
Tetapi kita tidak boleh berkata seperti itu! Kita hanyalah manusia, dan manusia tidak berhak menyalahkan keputusan Allah. Ibarat bejana keramik tidak berhak menyalahkan tukang keramik yang membuatnya! Maksud saya, sebuah bejana tidak berhak berkata, "Seharusnya engkau tidak boleh membentuk aku seperti ini!" Tukang keramik berhak membentuk bejana sesuai keinginannya. Dari tanah liat yang sama, dia bisa membuat bejana khusus untuk hal istimewa ataupun bejana biasa untuk keperluan sehari-hari.
Celakalah orang yang melawan keputusan Penciptanya!
Padahal kalian adalah buatan-Ku,
seperti bejana tanah liat dibuat perajin tembikar.
Sungguh tidak masuk akal bila sebuah bejana mencela pembuatnya,
"Aku tidak mau dibentuk seperti ini!
Buatanmu jelek. Tidak ada gagangnya!"
Kalian memutarbalikkan segala sesuatu!
Kalian ibarat barang tanah liat yang berkata tentang perajin yang membuatnya,
"Aku tidak dijadikan oleh manusia itu. Aku menciptakan diriku sendiri,"
atau, "Aku lebih pintar dari tukang itu."
Vasos para honra
O cristão é chamado a ser um vaso de honra, purificado e preparado para toda boa obra. Nosso valor está em quem nos formou e no que carregamos.
Pikirkanlah contoh ini: Di sebuah rumah mewah ada bermacam-macam piring dan perabot lainnya yang terbuat dari bahan-bahan berharga seperti emas dan perak, tetapi ada juga yang terbuat dari kayu dan tanah liat. Yang terbuat dari bahan berharga dipakai hanya untuk keperluan istimewa, sedangkan yang terbuat dari kayu dan tanah liat dipakai untuk keperluan sehari-hari. Demikian juga kamu! Kalau kamu mengkhususkan dirimu hanya bagi Tuhan dengan cara menjaga hidupmu tetap murni, kamu akan menjadi seperti bejana istimewa, yang bersih dan layak dipakai Tuhan untuk setiap pekerjaan baik.
Tetapi meskipun kita diberi harta rohani yang indah itu, kita hanyalah seperti bejana-bejana tanah liat. Dengan begitu, nyatalah bahwa kuasa yang luar biasa itu berasal dari Allah, bukan dari diri kita sendiri.
Moldados pela graça
Mesmo quando nos sentimos frágeis e imperfeitos, o poder de Deus se aperfeiçoa em nossa fraqueza. Ele nos restaura e nos renova continuamente.
Seperti periuk tanah liat dilapisi perak,
demikianlah niat jahat disembunyikan di balik mulut yang manis.