15 Anak adalah gambar yang terlihat dari Allah yang tidak terlihat. Dia ada sebelum semua ciptaan, 16 sebab segala sesuatu diciptakan melalui Dia — di dalam surga dan di atas bumi, yang bisa kita lihat dengan mata dan yang tidak bisa kita lihat dengan mata, kerajaan, para penguasa, para pemimpin dan pemerintahan — segala sesuatu di dunia ini diciptakan melalui Dia dan untuk Dia. 17 Dia ada sebelum segalanya, dan Dia menyatukan segalanya. 18 Dia juga adalah kepala dari semua orang yang percaya kepada-Nya. Dia adalah yang awal, yang pertama dan teratas dari mereka yang dihidupkan kembali dari kematian, dengan demikian Dia menjadi yang paling utama di atas segalanya. 19 Allah senang memiliki sifat penuh-Nya yang hidup di dalam diri-Nya, 20 dan melalui Dia, Allah membawa kembali semua yang ada di alam semesta ini kembali kepada diri-Nya sendiri, karena Dia membuat perdamaian melalui darah salib-Nya, dan melalui Dia mendamaikan semua di bumi dan di surga.
tetapi kita bisa mengenal Dia melalui Kristus, Anak-Nya.
Kristus, sebagai Anak Sulung1:15 Anak Sulung Yesus lima kali disebut ‘Anak Sulung’ dalam PB karena anak sulung dalam kebudayaan Yahudi mempunyai peran khusus. Anak laki-laki yang sulung mewarisi segala sesuatu dari ayahnya dan menjadi pemimpin atas adik-adiknya. Dalam ayat ini, Yesus sebagai Anak Sulung berarti Dialah yang pertama kali mempunyai hidup kekal sesudah kematian (Kol. 1:18; Why. 1:5), Penguasa di atas semua yang diciptakan (Mzm. 89:28; Kol. 1:15; Ibr. 1:6), Penguasa atas semua anak-anak lain yang diangkat Allah (Rm. 8:29; Ibr. 2:10-14), dan merupakan jaminan bahwa semua pengikut Kristus akan dihidupkan kembali dari kematian (1Kor. 15:20).Allah adalah Penguasa atas semua ciptaan Allah.
16 Karena melalui Dia, Allah sudah menciptakan segala yang ada,
baik di bumi maupun di semua tingkat surga dan langit,1:16 Kej. 1:1 CK
baik hal-hal yang kelihatan
maupun yang tidak kelihatan oleh mata manusia,
termasuk semua penguasa rohani yang tinggi dan yang rendah,
juga semua kerajaan di dunia.
Allah menciptakan semua itu melalui Kristus,
supaya Anak-Nya itu menjadi Raja atas segala ciptaan.
17 Yesus sudah ada sebelum segala sesuatu diciptakan,
dan Dialah yang menopang seluruh ciptaan-Nya agar tetap berlangsung.1:17 Ibr. 1:3
18 Yesus adalah Kepala atas semua orang yang percaya penuh kepada-Nya,
yaitu kita yang berperan sebagai tubuh-Nya di dunia ini.
Dia jugalah sumber hidup bagi kita,
dan Dia, sebagai Anak Sulung Allah, menjadi yang pertama dihidupkan kembali dari kematian.
Hal itu sesuai dengan rencana Allah Bapa
supaya Anak-Nya menjadi yang terutama dalam segala hal.
19 Karena Bapa-Nya sendiri yang menghendaki dan memutuskan supaya
Anak-Nya— ketika menjadi manusia— tetap mempunyai semua sifat Allah.
20 Allah merencanakan hal itu supaya melalui Yesus, segala sesuatu
baik yang ada di langit maupun di bumi
berdamai kembali dengan Allah Bapa.
Perdamaian itu terjadi hanya melalui darah Anak-Nya yang mengalir di kayu salib.