Kasih berasal dari Allah
7 Saudara-saudari yang saya kasihi, marilah kita saling mengasihi. Karena kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi sudah mendapat kelahiran baru dari Allah dan mengenal Dia. 8 Kalau seseorang tidak mengasihi saudara seimannya, berarti dia tidak mengenal Allah, karena Allah itu mahakasih.4:8 Allah itu mahakasih Secara harfiah: "Allah adalah kasih." Ungkapan itu merupakan kiasan dalam bahasa Yunani. Jadi, kata ‘adalah’ di sini bukan untuk dipahami secara harfiah dengan makna ‘sama dengan’. Maka dalam kiasan tersebut, artinya bukan ‘kasih sama dengan Allah’. Ungkapan ‘Allah adalah kasih’ berbicara tentang salah satu sifat penting dalam kepribadian Allah, sama seperti dua ungkapan lainnya: ‘Allah adalah terang’ (1Yoh. 1:5) dan ‘Allah adalah Roh’ (Yoh. 4:24). Semuanya berbicara tentang sifat Allah.
16 Kita sudah mengenal dan percaya akan kasih Allah kepada kita.
Allah itu mahakasih. Jadi, bila kita terus mengasihi saudara-saudari kita, berarti kita tetap bersatu dengan Allah, dan Allah bersatu dengan kita.
19 Kita mengasihi Allah karena Allah sudah terlebih dulu mengasihi kita. 20 Kalau seseorang berkata, "Saya mengasihi Allah," tetapi dia masih membenci saudaranya, berarti dia pembohong. Orang yang tidak mengasihi sesama manusia yang kelihatan tidak mungkin bisa mengasihi Allah yang tidak kelihatan. 21 Lagipula, Allah sudah memberikan perintah kepada kita, yaitu siapa pun yang mengasihi Allah harus mengasihi saudaranya juga.