10 Hana berdoa kepada TUHAN dengan sangat sedih sambil menangis tersedu-sedu. 11 Dan Hana bersumpah kepada TUHAN, "Ya TUHAN Panglima Semesta mohon lihatlah penderitaan hamba dengan penuh belas kasihan, ingatlah dan jangan melupakan hamba-Mu ini. Jika Engkau memberikan kepada hamba seorang anak laki-laki, maka hamba akan menyerahkan dia kepada-Mu untuk melayani Engkau seumur hidupnya, dan rambutnya tidak akan pernah dipotong."1:11 rambutnya tidak akan pernah dipotong Hal ini merupakan tanda bahwa Hana menyerahkan anaknya sepenuhnya kepada TUHAN sebagai seorang Nazir. Lihat Bil. 6:5.