10 Hana berdoa kepada TUHAN dengan sangat sedih sambil menangis tersedu-sedu. 11 Dan Hana bersumpah kepada TUHAN, "Ya TUHAN Panglima Semesta mohon lihatlah penderitaan hamba dengan penuh belas kasihan, ingatlah dan jangan melupakan hamba-Mu ini. Jika Engkau memberikan kepada hamba seorang anak laki-laki, maka hamba akan menyerahkan dia kepada-Mu untuk melayani Engkau seumur hidupnya, dan rambutnya tidak akan pernah dipotong."1:11 rambutnya tidak akan pernah dipotong Hal ini merupakan tanda bahwa Hana menyerahkan anaknya sepenuhnya kepada TUHAN sebagai seorang Nazir. Lihat Bil. 6:5.
15 Hana menjawabnya, "Hamba tidak sedang mabuk, Tuan! Hamba tidak sedang minum anggur ataupun minuman keras. Hamba sangat sedih dan sedang mencurahkan seluruh isi hati hamba kepada TUHAN.
17 Jawab Eli kepadanya, "Kalau begitu, pergilah dengan hati yang tenang. Semoga Allah Israel mengabulkan apa yang kamu mohon kepada-Nya."
20 Beberapa waktu kemudian, Hana melahirkan seorang anak laki-laki. Hana menamai anak itu Samuel,1:20 Samuel Arti kata Samuel dalam bahasa Ibrani adalah ‘Allah mendengar’, dan cara pengucapan kata Samuel terdengar mirip seperti kata ‘meminta’ dalam bahasa Ibrani. karena katanya, "Saya sudah memintanya kepada TUHAN."