25 Sebaliknya, jika kamu seorang suami, kasihilah istrimu sama seperti Kristus mengasihi kita jemaat Allah. Dia bahkan mempersembahkan diri-Nya sebagai kurban bagi kita, 26 supaya kita disucikan dan menjadi milik-Nya yang istimewa. Kita juga disucikan melalui Firman Allah yang sudah Yesus ajarkan. Firman itu bagaikan air murni yang membersihkan kita.5:26 kiasan Kiasan ‘air’ di ayat ini merujuk pada adat pernikahan Yahudi, ketika pengantin perempuan dimandikan dengan air sebelum memakai baju pernikahan dan dibawa menghadap pengantin laki-laki. Kata ‘air’ dan ‘membersihkan’ juga dapat diartikan sebagai kiasan pembaptisan. Orang yang dibaptis bagaikan pengantin perempuan yang disucikan dan disahkan menjadi milik pengantin laki-laki, yaitu Kristus. 27 Untuk itulah Kristus mati bagi kita: Supaya kita sebagai kesatuan jemaat-Nya dikhususkan bagi diri-Nya sendiri, seperti seorang pengantin laki-laki mengambil seorang pengantin perempuan sebagai istrinya. Maksudnya, kita disucikan dan dimuliakan secara khusus untuk menetap bersama Kristus, tanpa dosa, tanpa kesalahan, dan tanpa noda apa pun. 28 Demikianlah setiap suami harus mengasihi istrinya sama seperti mengasihi tubuhnya sendiri. Karena mengasihi istri adalah sama seperti mengasihi dirimu sendiri. 29 Tidak ada orang yang pernah membenci tubuhnya sendiri. Setiap orang memberi makan tubuhnya serta merawatnya. Itulah yang selalu dilakukan Tuhan Yesus untuk jemaat-Nya, 30 karena kita adalah anggota tubuh-Nya, ibarat daging dan tulang-Nya sendiri.