16,17 Nah, begitu juga perjanjian yang sudah disahkan Allah dengan Abraham dan keturunannya tidak dapat diubah. Lagipula, pada waktu Allah berjanji kepada Abraham, Dia tidak berkata, ‘kepadamu dan kepada semua keturunanmu,’ melainkan, ‘kepadamu dan kepada sang keturunanmu,’ maksudnya Seorang Keturunan yang tunggal.3:16-17 sang keturunanmu … tunggal Secara harfiah dalam bahasa Ibrani, perjanjian Allah mengatakan "kepadamu dan benihmu." Sebenarnya kata ‘benih’ dalam bahasa Ibrani hampir sama dengan bahasa Indonesia, yakni bentuknya tunggal, tetapi biasanya diartikan jamak. Karena itu kebanyakan terjemahan PL menggunakan bentuk jamak untuk menerjemahkan ayat-ayat yang memiliki kata itu, seperti Kej. 12:7, 13:15; 17:7; 24:7. Penjelasan ini sengaja dibuat karena pada zaman penulis dan para pembaca pertama, mungkin hampir tidak ada yang mengira bahwa ayat itu memaksudkan Keturunan tunggal. Lihat catatan kaki di Kej. 3:15. Dan Keturunan yang dimaksud adalah Kristus. Yang saya maksudkan adalah: Janji Allah kepada Abraham sudah lama disahkan sebelum hukum Taurat ada, persisnya 430 tahun sebelum Allah memberikan hukum Taurat kepada Musa. Artinya, dengan memberikan hukum Taurat, Allah tidak membatalkan atau mengubah janji yang sudah Dia sahkan dengan Abraham.