9 TUHAN berkata kepadanya, "Bawalah kepada-Ku seekor sapi betina, seekor kambing betina, dan seekor domba jantan yang masing-masing berumur tiga tahun. Bawa juga seekor burung tekukur dan seekor burung merpati yang masih muda." 10 Lalu Abram membawa binatang-binatang itu, menyembelihnya, dan membelah setiap ekor menjadi dua bagian, kecuali kedua burung itu tidak dibelahnya. Dia menjejerkan tiap belahan dari binatang-binatang itu menjadi dua baris secara berpasang-pasangan. Demikian juga kedua burung diletakkan sejajar dalam baris itu.15:10 Cara mengesahkan perjanjian Berdasarkan tafsiran menurut sejarah, yang dilakukan Abram di sini adalah tata cara dalam budaya zaman itu untuk mengesahkan perjanjian, misalnya perjanjian antara dua raja atau dua orang penting. Biasanya, kedua belah pihak akan berjalan di antara jejeran binatang yang sudah dibelah dua, sebagai tindakan simbolis bahwa kalau salah satu pihak melanggar persetujuan yang sudah dibuat, si pelanggar seolah berkata, "Biarlah terjadi kepada saya seperti apa yang sudah terjadi kepada binatang-binatang ini!"
17 Setelah matahari terbenam dan langit menjadi gelap, tiba-tiba muncullah obor yang menyala dengan sebuah tempayan15:17 obor … tempayan Lihat catatan di ayat 10. Kedua benda ini melambangkan kehadiran TUHAN. Perhatikan bahwa hanya TUHAN yang berjalan lewat di antara potongan binatang-binatang tersebut. Artinya, yang bertanggung jawab untuk memenuhi perjanjian ini adalah TUHAN sendiri. berisi arang berasap melintas di antara kedua baris potongan daging dan kedua burung tadi. 18 Saat itu juga, TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram, kata-Nya, "Kepada keturunanmu akan Aku berikan seluruh negeri ini, mulai dari perbatasan Mesir15:18 perbatasan Mesir Secara harfiah: sungai Mesir. Yang dimaksud bukanlah sungai Nil, melainkan sungai kecil di bagian timur laut pada perbatasan Mesir. di selatan sampai ke sungai Efrat di utara,