12 Namun kepada setiap orang yang menerima-Nya, Dia memberikan hak untuk menjadi anak-anak Allah. Yang dimaksud ‘menerima Dia’ adalah percaya kepada-Nya.1:12 percaya kepada-Nya Secara harfiah: percaya dalam nama-Nya. Sesuai kebudayaan Yahudi pada zaman itu, kiasan ‘nama’ tidak hanya mengacu pada nama pribadi saja, melainkan pada seluruh pribadi Yesus sebagai Raja Penyelamat. 13 Mereka menjadi anak-anak Allah bukan karena dilahirkan melalui kelahiran jasmani, melainkan kelahiran rohani. Dan hal itu bukan karena keinginan atau rencana manusia, tetapi Allah sendiri yang menjadikan mereka sebagai anak-anak-Nya.
Publicidade