23 Yesus disalibkan oleh empat orang tentara. Lalu mereka membagi-bagi pakaian-Nya di antara mereka, dan masing-masing mendapat sebagian. Jubah-Nya panjang tanpa ada sambungan jahitan, karena ditenun dari atas ke bawah. 24 Oleh sebab itu mereka berkata satu sama lain, "Jangan kita robek-robek jubah ini. Kita buang undi saja untuk menentukan siapa yang akan mendapatkannya." Maka terjadilah tepat seperti apa yang ditetapkan Allah, supaya ditepati apa yang sudah tertulis dalam Kitab Suci,
"Mereka akan membagi-bagikan pakaian-Ku di antara mereka,
dan mereka membuang undi untuk menentukan siapa yang akan mendapatkan jubah-Ku."19:24 Mzm. 22:19
Tanpa sadar, para tentara itu sudah melakukan tepat seperti Firman TUHAN ini.
25 Ibu Yesus berdiri di dekat salib-Nya. Di situ juga berdiri saudara perempuan ibu-Nya bersama dua Maria yang lain, yaitu istri Klopas dan Maria yang dari kampung Magdala. 26 Juga saya (murid Yesus yang sangat dikasihi-Nya)19:26 Yoh. 13:23 CK berdiri di situ. Jadi ketika Yesus melihat ibu-Nya dan saya, Dia berkata kepada ibu-Nya, "Lihat, dia itulah anakmu!"19:26 Sapaan kepada ibu-Nya Yesus menyapa ibu-Nya dengan kata yang bisa diterjemahkan harfiah ‘Hai perempuan’. Panggilan ini masih sopan dalam bahasa Yunani, tetapi dengan sengaja tidak diterjemahkan dalam ayat ini. Lihat catatan di Yoh. 2:4. 27 Lalu Yesus berkata kepada saya, "Dia itulah ibumu!" Jadi mulai hari itu saya membawa ibu Yesus tinggal di rumah saya.