Arti perumpamaan tentang lalang di antara gandum
36 Sesudah Yesus selesai mengajar orang banyak itu, Dia pulang ke rumah tempat-Nya menginap. Kemudian kami datang kepada-Nya dan meminta, "Guru, tolong jelaskan kepada kami arti perumpamaan tentang lalang-lalang di ladang tadi."
37 Jawab Yesus, "Pemilik tanah yang menabur bibit yang baik itu adalah Aku, Sang Anak Adam, 38 sedangkan ladang itu adalah dunia ini. Bibit yang baik menggambarkan orang yang menjadi warga kerajaan Allah, dan lalang-lalang itu adalah pengikut iblis. 39 Musuh yang menabur bibit lalang adalah iblis. Musim panen adalah akhir zaman.13:39 akhir zaman Para penulis kitab-kitab Perjanjian Baru memakai istilah Yunani yang berbeda-beda untuk menyebut akhir zaman. Misalnya, istilah yang dipakai Yohanes secara harfiah adalah ‘hari terakhir’, Petrus menggunakan ‘waktu terakhir’, dan Matius memakai ‘akhir zaman’. Dalam TSI, istilah ‘akhir zaman’ dipakai untuk menyebut waktu ketika Yesus datang kembali dan manusia menghadapi penghakiman Allah, sedangkan istilah ‘zaman akhir’ dipakai untuk menyebut masa sekarang ini, yaitu periode sesudah kedatangan Yesus yang pertama dan sebelum kedatangan-Nya yang kedua nanti. Dan hamba-hamba yang memanen adalah para malaikat.
40-42 "Jadi pada akhir zaman, waktu Aku memerintah sebagai Sang Anak Adam, Aku akan mengutus para malaikat-Ku untuk mengumpulkan dan mengeluarkan semua orang yang membujuk orang-orang lain untuk berdosa, juga semua orang yang melakukan kejahatan. Mereka seperti lalang-lalang yang dikumpulkan lalu dibuang ke dalam api neraka. Di sanalah mereka akan selalu menangis dan sangat menderita. 43 Saat itu orang-orang yang benar akan bersinar seperti matahari dalam kerajaan Allah Bapa mereka.
"Nah, jangan sampai ajaran-Ku tadi masuk telinga kanan keluar telinga kiri! Renungkanlah itu."