Pular para o conteúdo
Publicidade

Roma 7

4 Demikian juga, Saudara-saudari, karena kita secara rohani sudah bersatu dengan tubuh Kristus, maka ketahuilah bahwa diri kita yang lama sudah mati bersama Dia. Dengan begitu, kita sudah bebas dari kewajiban untuk hidup menurut hukum Taurat. Dan kita juga tahu bahwa kita sudah bersatu dengan Kristus ketika Dia dihidupkan kembali dari kematian. Berarti kita dibebaskan supaya cara hidup kita memuliakan Allah. 5 Dahulu, kita sepenuhnya dikendalikan oleh naluri yang berdosa.7:5 naluri yang berdosa Pada mulanya, naluri alami manusia adalah serupa dengan Allah dan baik keadaannya (Kej. 1:26-27, 31), tetapi kemudian dosa merusak manusia secara turun temurun. Kerusakan itu mempengaruhi naluri manusia dalam berpikir, merasa, dan berkehendak, sehingga secara alamiah, setiap tindakan kita cenderung melawan Allah (bertentangan dengan kemauan-Nya). Naluri yang berdosa ini membuat manusia tidak ingin menaati Allah dan tidak mungkin berkenan di mata-Nya (Rm. 8:7-8). Adanya hukum Taurat justru memancing keinginan untuk melanggarnya, sehingga kita semakin berbuat dosa. Demikianlah sifat dasar kita yang berdosa menyeret kita ke dalam kebinasaan.

6 Dahulu, kita terikat pada hukum Taurat ibarat seseorang yang terikat dalam pernikahan. Tetapi sekarang, kita dibebaskan dari hukum Taurat karena kita mengetahui bahwa diri kita yang lama sudah mati. Jadi, yang mengatur kita bukan lagi ikatan hukum Taurat itu! Sekarang kita melayani Allah dengan cara baru menurut Roh Kudus, bukan dengan cara lama menurut peraturan-peraturan yang tertulis.

Estes versículos te tocaram? Ore agora!

+581 estão orando agora.

Junte-se à corrente de oração.

Veja também