amor de Deus
O amor de Deus é a maior realidade do universo. Ele nos amou com amor eterno, incondicional e sacrificial — e nada no mundo pode nos separar desse amor.
Amor eterno
Deus amou o mundo de tal maneira que deu o seu Filho. Seu amor é de eternidade a eternidade — nunca falha.
Kasih Allah kepada Manusia
Allah sangat mengasihi manusia sehingga Dia menyerahkan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, tetapi menerima hidup yang kekal.
Namun, Allah menunjukkan betapa Dia sangat mengasihi kita dengan mengutus Kristus untuk mati bagi kita ketika kita masih hidup dalam dosa.
Aku sangat yakin bahwa kehidupan ataupun kematian, malaikat atau roh-roh jahat ataupun segala kuasa, baik di langit maupun di bumi, serta segala ciptaan yang ada, tidak dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang dinyatakan-Nya melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.
Natureza do amor divino
Deus é amor. O amor é paciente, benigno. O amor do Pai nos adota como filhos e nos transforma à sua imagem.
Saling Mengasihi
Saudara-saudara yang kukasihi, marilah kita saling mengasihi, karena kasih berasal dari Allah. Mereka yang mengasihi adalah anak-anak Allah dan mengenal Allah. Sebaliknya, mereka yang tidak mengasihi, tidak mengenal Allah, karena Allah adalah kasih.
Allah telah menunjukkan kasih-Nya kepada kita dengan mengirim anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya melalui Dia kita dapat menerima hidup yang kekal. Bukan kita mengasihi Allah, melainkan Dia yang mengasihi kita dan mengirimkan Anak-Nya sebagai korban penebusan untuk dosa-dosa kita. Itulah kasih yang sejati.
Saudara-saudara yang kukasihi, karena Allah begitu mengasihi kita, haruslah kita juga saling mengasihi.
Kita tahu dan memercayai kasih Allah kepada kita.
Allah adalah kasih, dan siapa pun yang dibimbing oleh kasih ada di dalam Allah dan Allah di dalam mereka.
Kita mengasihi karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
Anak Allah dan Anak Iblis
Lihatlah betapa besar kasih Allah Bapa kepada kita. Kasih-Nya begitu luar biasa sehingga Dia menyebut kita anak-anak-Nya, dan kita memang anak-anak-Nya. Itulah sebabnya dunia tidak memahami dan mengenal kita, karena dunia tidak memahami dan mengenal Allah.
Perintah Lama dan Perintah Baru
Saudara-saudara yang kukasihi, apa yang kutuliskan kepada kalian ini bukanlah perintah yang baru. Ini perintah lama, yaitu ajaran yang sudah kalian dengar sejak semula, ketika Kabar Baik disampaikan kepada kalian. Meskipun begitu, perintah yang kutuliskan kepada kalian ini juga baru. Meskipun begitu, perintah yang kutuliskan kepada kalian ini juga baru, karena perintah ini terwujud di dalam hidup Yesus dan hidup kalian. Sebab, kegelapan semakin menghilang, dan terang yang benar mulai bersinar.
Karena mengasihi Allah berarti menaati perintah-Nya dan perintah-Nya itu tidaklah sulit untuk dilaksanakan.
Orang yang mengasihi sesama itu sabar dan baik hati. Dia tidak iri hati, sombong, ataupun tinggi hati.
Expressões do amor de Deus
O Senhor nos ama com alegria e canta sobre nós. Queni a mim vem, amará; e quem me ama, o Pai o amará.
Aku tidak lagi hidup mengikuti kemauanku sendiri, karena sekarang hidupku dipimpin oleh Kristus. Jadi aku menjalani kehidupan di dunia ini dengan iman kepada Yesus Kristus, Anak Allah yang mengasihiku dan mengurbankan diri-Nya menggantikanku.
Namun, Allah penuh dengan belas kasihan. Dia menunjukkan kasih-Nya yang melimpah kepada kita. Meskipun di hadapan Allah kita sudah mati karena dosa-dosa kita, tetapi Dia memberi kita hidup baru di dalam Kristus. Ingatlah bahwa kalian diselamatkan karena kebaikan hati Allah.
Semoga kemurahan hati Tuhan Yesus Kristus dan kasih dari Allah menyertai kalian semua. Semoga Roh Kudus selalu bersama kalian semua.
Semoga Tuhan membimbing hati kalian untuk semakin memahami kasih Allah dan membuat kalian semakin tabah seperti Kristus telah tabah menghadapi penderitaan.