Publicidade

A mulher sábia

Por Bíblia Online

A mulher sábia constrói sua casa sobre o fundamento do temor do Senhor. Sua sabedoria abençoa a família, a comunidade e as gerações futuras.

A sabedoria que edifica

A mulher sábia edifica sua casa. O temor do Senhor é o princípio da sabedoria e a instrução que conduz à honra.

Jika ada di antara kalian yang merasa kurang bijaksana, mintalah kepada Allah, dan Dia akan memberikannya. Allah murah hati dan tidak mencela siapa pun yang meminta kepada-Nya.

Virtude e excelência

A mulher virtuosa é coroada de força e dignidade. Ela abre a boca com sabedoria e a instrução da bondade está na sua língua.

Exemplo e influência

A mulher sábia é exemplo de fé e bom testemunho. Suas atitudes inspiram e seu legado abençoa as gerações que virão.

Demikian juga, para perempuan yang lebih tua haruslah berperilaku sebagaimana layaknya orang yang hidup di hadirat Allah. Mereka tidak suka bergosip dan tidak ketagihan minuman keras, melainkan haruslah mengajarkan hal-hal yang baik. Dengan begitu, mereka dapat membimbing para perempuan yang lebih muda untuk mengasihi suami dan anak-anaknya, hidup bijaksana dan suci, mengurus rumah tangga, berbuat baik, dan tunduk pada suami mereka. Dengan demikian, firman Allah tidak akan dihujat.

Begitu juga para perempuan yang melayani, haruslah perempuan yang layak dihormati, tidak suka bergosip, dapat mengendalikan diri, dan dapat dipercaya dalam segala hal.

Perumpamaan Sepuluh Pengiring Pengantin

Yesus berkata, "Ketika Aku, Anak Manusia, datang kembali dan Allah mendirikan Kerajaan Surga, keadaannya akan seperti dalam kisah ini. Menjelang malam pernikahan, seperti yang menjadi kebiasaan, para gadis pengiring pengantin mengambil lampu minyak mereka dan pergi menyambut pengantin laki-laki itu untuk menemaninya menemui pengantin perempuannya. Lima dari sepuluh orang pengiring pengantin itu bebal, dan lima yang lainnya bijak. Kelima gadis yang bebal membawa lampu minyak, tetapi tidak membawa persediaan minyak. Sebaliknya, kelima gadis yang bijak membawa lampu minyak bersama dengan minyak cadangannya. Sementara menunggu pengantin laki-laki yang tak kunjung datang, semua gadis itu mengantuk dan tertidur.

Pada tengah malam, mereka dibangunkan oleh teriakan, Pengantin laki-laki datang! Keluar dan sambutlah dia!

Kesepuluh gadis itu bangun dan mempersiapkan lampu minyak mereka. Pengiring pengantin yang tidak membawa minyak cadangan meminta kepada yang lainnya, Berikanlah sedikit minyak kalian kepada kami karena lampu minyak kami padam.

Namun, pengiring pengantin yang bijak itu menjawab, Minyak kami tidak cukup untuk kita semua. Pergilah kepada pedagang minyak dan belilah dari mereka.

Sementara mereka di jalan, pengantin laki-laki tiba. Gadis-gadis yang telah bersiap, menemaninya untuk bertemu pengantin perempuan, lalu iring-iringan itu pergi ke tempat pesta. Sesampainya di sana, mereka masuk, lalu pintu dikunci. Kemudian gadis yang lainnya kembali, dan mulai berteriak, Tuan! Tuan! Bukakanlah pintu bagi kami!

Namun, dia menjawab, Pergilah! Aku tidak mengenal kalian!’ "

Yesus menyimpulkan, "Karena itu, berjaga-jagalah karena kalian tidak tahu hari ataupun jam kedatangan-Ku kembali!"

Seja o primeiro
Publicidade
Bíblia Online Bíblia Online

Bíblia Online • Versão: 2026-06-28_14-13-17-