Publicidade

Mateus 7

Janganlah Mengecam untuk Menghakimi

1 Yesus melanjutkan perkataan-Nya, "Jangan mengecam orang lain untuk menghakimi mereka, supaya Allah tidak melakukan hal yang sama kepada kalian. 2 Karena Allah akan memperlakukan kalian sama seperti kalian memperlakukan orang lain. menghakimi supaya kalian tidak dihakimi, 2karena dengan penghakiman yang kalian pakai untuk menghakimi, kalian akan dihakimi. Perintah ini bertentangan dengan sikap mencari kelemahan orang lain dan mengecam mereka tanpa belas kasihan. Bukan tindakan menghakimi itu yang dilarang, tetapi sikap menyalahkan dan menegur. Yesus menegaskan perlunya menghakimi, yaitu menentukan baik atau buruknya suatu pohon atau manusia (7:16-20). Lihat juga Lukas 7:43; Yohanes 7:24; 1 Korintus 5:12; 1 Yohanes 4:1. Takaran yang kalian pakai untuk menakar orang lain akan dipakai Allah untuk menakar kalian.

3 Mengapa kalian memperhatikan serbuk kayu di mata orang lain, tetapi balok di mata kalian tidak kalian lihat? 4 Bagaimana mungkin kalian berkata kepadanya, ‘Biarkan aku mengeluarkan serbuk kayu itu dari matamu,’ sedangkan ada balok di mata kalian sendiri? 5 Hai, orang munafik! Keluarkan dahulu balok dari mata kalian, barulah kalian melihat dengan jelas dan dapat mengeluarkan serbuk kayu itu dari mata orang lain."

Nilailah dengan Bijak!

6 "Jangan memberikan apa yang suci kepada mereka yang najis dan tidak menghargainya. Jangan melemparkan mutiara ke hadapan mereka! Mereka akan berperilaku seperti anjing dan babi. Mereka akan menginjak-injak mutiara itu, lalu berbalik dan menyerang kalian."

Mintalah, Carilah, Ketuklah

7 "Mintalah, maka kalian akan diberi. Carilah, maka kalian akan mendapat. Ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagi kalian. 8 Sebab siapa pun yang meminta akan menerima. Siapa pun yang mencari akan menemukan. Siapa saja yang mengetuk, baginya pintu akan dibukakan.

9 Apakah ada seorang dari kalian yang akan memberikan batu, jika anaknya meminta roti? 10 Akankah dia memberi ular, jika anaknya meminta ikan? 11 Jadi, jika kalian yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anak-anak kalian, apalagi Bapa kalian yang di surga! Dia akan memberikan yang baik kepada setiap orang yang meminta kepada-Nya."

Aturan yang Utama

12 "Perlakukan orang lain sebagaimana kalian ingin diperlakukan oleh mereka. Itulah inti dari Hukum Taurat dan ajaran para nabi."

Pintu yang Sempit

13 "Masuklah melalui pintu yang sempit karena pintu yang lebar dan jalan yang luas menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang melaluinya. 14 Sebaliknya, pintu yang sempit dan jalan yang sukar itu menuju kehidupan, dan hanya sedikit orang yang menemukannya."

Pohon dan Buahnya

15 "Berhati-hatilah terhadap orang yang mengaku sebagai nabi, tetapi menyebarkan ajaran palsu. Mereka datang dengan menyamar sebagai domba, tetapi mereka sebenarnya adalah serigala buas. 16 Kalian dapat mengenali mereka dari perbuatan mereka, sama seperti pohon dapat dikenali dari buahnya. Dapatkah buah anggur dipetik dari tumbuhan berduri, atau buah ara dari rumput berduri? 17 Demikian juga, pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, dan pohon yang buruk menghasilkan buah yang buruk. 18 Pohon yang baik tidak dapat menghasilkan buah yang buruk, dan pohon yang buruk tidak dapat menghasilkan buah yang baik. 19 Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dilemparkan ke dalam api. 20 Jadi, kalian dapat mengenali nabi palsu dari perbuatannya."

Murid Sejati dan Murid Palsu

21 "Tidak semua orang yang memanggil-Ku, ‘Tuan! Tuan!’ akan menjadi warga Kerajaan Surga, tetapi hanya mereka yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga. 22 Pada Hari Penghakiman, banyak orang yang akan berkata kepada-Ku, ‘Tuan, Tuan, kami telah menyampaikan pesan-Mu dalam nama-Mu, dan atas nama-Mu kami mengusir roh-roh jahat dan mengadakan banyak mukjizat.’ 23 Namun, Aku akan menyatakan kepada mereka, ‘Aku tidak pernah mengenal kalian. Pergilah dari hadapan-Ku, kalian yang mengabaikan perintah-perintah-Ku.’ "

Dua Jenis Fondasi Rumah

24 "Jadi, orang yang mendengar ajaran-Ku ini dan menaatinya, dia seperti orang bijak yang membangun rumah di atas batu karang. 25 Ketika hujan turun dan banjir datang, serta angin kencang menghantam rumahnya, rumah itu tidak akan roboh karena dibangun di atas batu karang. 26 Namun, orang yang mendengar ajaran-Ku ini, tetapi tidak melakukannya, dia seperti orang bodoh yang membangun rumah di atas pasir. 27 Ketika hujan turun dan banjir datang, serta angin kencang menghantam rumahnya, rumah itu akan hancur menjadi tumpukan puing."

Dampak Khotbah Yesus

28 Setelah Yesus selesai mengatakan semuanya itu, orang banyak sangat terkesan dengan ajaran-Nya 29 karena Dia mengajar dengan penuh wibawa, tidak seperti para ahli Taurat.

Veja também

Publicidade
Bíblia Online Bíblia Online

Bíblia Online • Versão: 2026-06-15_21-32-39-