1 Herodes Antipas) yang memerintah Galilea dan Perea dari 4 SM sampai 39 M., raja Galilea, mendengar yang dikatakan orang-orang tentang Yesus. 2 "Dia pasti Yohanes Pembaptis yang hidup kembali," kata Herodes kepada para penasihatnya. "Itu sebabnya Dia berkuasa melakukan mukjizat-mukjizat seperti itu."
3 Herodes berpikir begitu sebab beberapa waktu sebelumnya dia menyuruh Yohanes ditangkap, dirantai, dan dimasukkan ke penjara. Dia melakukannya karena Herodias, istri Filipus, saudaranya, yang telah diambil dan dinikahinya. 4 Yohanes berkali-kali menegur Herodes tentang hal itu, katanya, "Kamu tidak boleh kawin dengan istri saudaramu. karena hal itu dilarang oleh Hukum Musa." 5 Herodes ingin membunuh Yohanes, tetapi dia takut akan terjadi kerusuhan karena orang banyak menganggap Yohanes adalah nabi.
6 Pada pesta ulang tahun Herodes, anak perempuan Herodias menari di hadapan para tamu. Tarian itu sangat menyenangkan hati Herodes 7 sehingga dia bersumpah untuk memberikan apa pun yang diminta gadis itu. 8 Atas desakan ibunya, gadis itu berkata, "Raja, berikanlah kepala Yohanes Pembaptis di atas nampan kepadaku!" 9 Mendengar itu, Herodes sangat menyesali perkataannya. Namun, karena telah bersumpah di depan para tamunya, dia memberikan perintah untuk memenuhi permintaan gadis itu. 10 Dia mengirim algojo ke penjara untuk memenggal kepala Yohanes. 11 Kepalanya ditaruh di sebuah nampan dan diserahkan kepada gadis itu, dan dia membawanya kepada ibunya.
12 Para murid Yohanes mengambil mayat guru mereka dan menguburkannya. Kemudian mereka pergi memberitahukan kepada Yesus apa yang telah terjadi.
13 Setelah mendengar kematian Yohanes, Yesus naik perahu dan pergi dari Nazaret ke tempat yang sunyi untuk menyendiri. Namun, ketika orang banyak dari kota-kota sekitarnya mendengar hal itu, mereka mengikuti-Nya melalui jalan darat. 14 Ketika turun dari perahu, Yesus melihat kerumunan orang banyak. Dia merasa kasihan kepada mereka dan menyembuhkan orang-orang yang sakit di antara mereka.
15 Sore harinya para murid datang kepada Yesus dan berkata, "Tempat ini terpencil dan hari sudah hampir malam. Suruhlah orang banyak itu pergi ke desa-desa di sekitar sini supaya mereka dapat membeli makanan."
16 Yesus menjawab, "Mereka tidak perlu pergi. Kalianlah yang harus memberi mereka makan."
17 "Bagaimana mungkin?" seru mereka. "Kami hanya punya lima roti dan dua ikan!"
18 "Bawalah kemari," kata-Nya.
19 Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di atas rumput. Dia mengambil lima roti dan dua ikan, lalu menengadah ke langit dan mengucapkan doa berkat. Setelah itu, Dia menyobek-nyobek roti, lalu memberikannya kepada para murid untuk dibagikan kepada orang banyak. 20 Mereka semuanya makan sampai kenyang. Ketika makanan yang tersisa dikumpulkan, masih ada dua belas bakul penuh. 21 Jumlah orang yang ikut makan ada sekitar 5.000 laki-laki, belum termasuk perempuan dan anak-anak!
22 Setelah mukjizat itu Yesus segera menyuruh murid-murid-Nya kembali ke perahu dan berangkat mendahului Dia ke seberang danau. Dia sendiri tinggal untuk menyuruh orang banyak itu pulang. 23 Sesudah itu, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa sendirian. Dia tetap berada di sana sampai malam. 24 Sementara itu, perahu yang ditumpangi para murid sudah jauh. Danau ini panjangnya sekitar 21 km dan lebarnya 13 km. dari pantai dan diterjang ombak karena angin bertiup dari arah yang berlawanan.
25 Pagi-pagi buta, Yesus datang kepada mereka dengan berjalan di atas air. 26 Ketika melihat Yesus berjalan di atas air, murid-murid sangat ketakutan. "Itu hantu!" teriak mereka.
27 Namun, Yesus langsung berkata kepada mereka, "Tenanglah! Ini Aku! Jangan takut!"
28 Petrus berseru kepada-Nya, "Tuan, kalau itu benar Engkau, suruhlah aku datang kepada-Mu dengan berjalan di atas air."
29 "Kemarilah," kata Yesus.
Petrus pun turun dari perahu, berjalan di atas air ke arah Yesus. 30 Ketika menyadari betapa kencangnya angin, dia ketakutan dan mulai tenggelam. "Tolong, Tuan!" teriaknya.
31 Yesus segera mengulurkan tangan, meraihnya dan berkata, "Hai kamu yang kurang percaya, mengapa kamu ragu?"
32 Ketika mereka naik ke perahu, angin pun reda. 33 Murid-murid bersujud di hadapan Yesus dan berseru, "Engkau benar-benar Anak Allah!"
34 Setelah menyeberangi danau, mereka mendarat di pantai Barat, di daerah Genesaret. 35 Ketika orang-orang di sana mengenali Yesus, berita tentang kedatangan-Nya segera menyebar ke seluruh daerah itu. Karena itu, semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya, 36 dan memohon kepada Yesus agar mereka boleh menyentuh jubah-Nya meskipun ujungnya. saja. Semua orang yang menyentuhnya menjadi sembuh.