Pular para o conteúdo
Publicidade

Nascimento de Jesus

Por Bíblia Online

O nascimento de Jesus é o evento que divide a história. O Verbo se fez carne e habitou entre nós. Deus enviou seu Filho ao mundo para nos salvar e nos reconciliar consigo.

O Verbo se fez carne

Jesus não nasceu por acaso — sua encarnação foi planejada antes da fundação do mundo. Ele se esvaziou e assumiu a forma humana por amor.

Contohlah pikiran dan sikap Yesus Kristus.

Meskipun di dalam segala hal Dia adalah Allah,

Dia tidak menganggap hal itu

sebagai sesuatu yang harus dipertahankan.

Sebaliknya, Dia melepaskan semuanya,

dan menjadi sama seperti budak.

Dia lahir sebagai manusia sama seperti kita.

Sebagai manusia,

Dia merendahkan diri-Nya dan terus taat kepada Allah

dan mati di kayu salib seperti seorang penjahat.

Namun, ketika tiba waktunya, Allah mengutus Yesus, Anak-Nya, ke dalam dunia dan lahir dari seorang perempuan. Sama seperti kita, Kristus tunduk pada tuntutan Hukum Taurat. Allah mengutus Dia untuk membebaskan kita yang dahulu diperbudak oleh Hukum Taurat, supaya kita menjadi anak-anak Allah yang berhak atas semua janji-Nya.

Anak-anak ini adalah manusia yang terdiri dari darah dan daging. Itu sebabnya Kristus menjadi manusia, sehingga melalui kematian-Nya, Dia mengalahkan Iblis yang berkuasa atas kematian. Dengan demikian, Yesus membebaskan mereka yang sepanjang hidupnya diperbudak oleh Iblis karena mereka takut pada kematian.

Itulah sebabnya, Yesus harus menjadi manusia seutuhnya seperti kita, saudara-saudara-Nya. Dengan demikian, Dia dapat menjadi Imam Besar yang berbelas kasih kepada kita dan setia melaksanakan tugas-Nya di depan Allah. Dia juga mengurbankan diri-Nya untuk menghapus dosa-dosa manusia.

Kasih Allah kepada Manusia

Allah sangat mengasihi manusia sehingga Dia menyerahkan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, tetapi menerima hidup yang kekal.

O anúncio e o nascimento

O nascimento de Jesus foi anunciado por anjos, precedido por sinais e recebido com adoração pelos pastores e pelos magos do oriente.

Kelahiran Sang Mesias

Beginilah cerita kelahiran Yesus, Sang Mesias. Pada waktu itu Maria, ibu-Nya, telah bertunangan dengan Yusuf. Namun, sebelum mereka hidup sebagai suami istri, Maria mengandung. Hal itu terjadi melalui Roh Kudus.

Sementara dia mempertimbangkan hal itu, malaikat Tuhan menampakkan diri dalam mimpinya dan berkata, "Yusuf, keturunan Daud, janganlah ragu untuk memperistri Maria karena Anak yang dikandungnya berasal dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki. Kamu harus menamai-Nya Yesus karena Dia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

Semua itu terjadi supaya ditepati apa yang dikatakan Tuhan melalui Nabi Yesaya, "Dengarlah! Anak perawan itu akan mengandung! Dia akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan Anak itu akan dinamai Imanuel,". yang berarti Allah bersama kita.

Setelah bangun dari tidurnya, Yusuf melaksanakan perintah malaikat Tuhan. Dia memperistri Maria, tetapi tidak bersetubuh dengannya sampai Maria melahirkan seorang anak laki-laki. Yusuf menamai Anak itu Yesus.

Malaikat itu berkata, "Jangan takut, Maria! Allah telah memilihmu untuk tugas yang besar! Kamu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Kamu harus menamai-Nya Yesus. Dia akan menjadi agung dan disebut Anak Allah Yang Maha Tinggi. Tuhan Allah akan memberikan kepada-Nya takhta Daud, leluhur-Nya. Dia akan memerintah Israel selama-lamanya, dan Kerajaan-Nya tidak akan pernah berakhir!"

Karena Yusuf adalah keturunan Raja Daud, dia harus pergi ke Betlehem di Yudea, kota asal Daud. Dia berangkat ke sana dari Nazaret di Galilea, tempat tinggalnya, untuk mendaftarkan diri bersama Maria tunangannya, yang sedang mengandung. Ketika mereka berada di sana, tibalah saatnya bagi Maria untuk bersalin. Karena tidak ada tempat untuk menginap, dia melahirkan anak sulungnya, seorang anak laki-laki, di dalam sebuah kandang. Maria membungkus-Nya dengan kain, dan membaringkan-Nya di dalam palungan.

tetapi malaikat itu menenangkan mereka. "Jangan takut!" katanya. "Aku membawa kabar yang baik yang akan membuat seluruh bangsa sangat berbahagia. Malam ini telah lahir Penyelamat kalian di Betlehem, Kota Daud. Dia adalah Sang Mesias dan Tuhan. Beginilah kalian akan mengenali-Nya. Kalian akan menemukan seorang bayi dibungkus kain dan terbaring dalam palungan."

Setelah para malaikat itu kembali ke surga, gembala-gembala itu berkata, "Mari kita pergi ke Betlehem dan melihat peristiwa yang terjadi, yang baru saja diberitahukan Tuhan kepada kita."

Mereka segera berangkat ke sana dan menemukan Maria dan Yusuf, serta bayi yang sedang terbaring di palungan itu. Setelah melihat-Nya, mereka menceritakan kepada orang-orang apa yang dikatakan malaikat tentang bayi itu. Semua orang yang mendengar cerita para gembala itu merasa takjub,

O Rei que veio servir

Jesus nasceu para ser Rei, e todo aquele que é da verdade ouve a sua voz. Os magos o adoraram e ofereceram seus tesouros.

Pilatus berkata kepada-Nya, "Jadi, Kamu memang seorang Raja?"

Jawab Yesus, "Kamu mengatakan bahwa Aku seorang Raja.. Bandingkan Lukas 22:70. Aku lahir dan datang ke dunia ini untuk memberitakan kebenaran, dan semua orang yang ada di pihak kebenaran akan mendengarkan suara-Ku."

Setelah mendengar kata-kata raja itu, para ahli perbintangan itu melanjutkan perjalanan mereka. Bintang yang sudah mereka lihat itu membimbing mereka sampai ke Betlehem dan berhenti di atas tempat Anak itu berada. Mereka sangat gembira ketika melihat bintang itu lagi. Mereka masuk ke dalam rumah dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya. Setelah bersujud menyembah-Nya sebagai Raja, mereka membuka peti harta mereka dan memberikan persembahan emas, kemenyan dan mur.

Mereka pulang ke negerinya melalui jalan lain karena diperingatkan Allah dalam mimpi supaya tidak kembali kepada Herodes.

Seja o primeiro