Ahli Perbintangan dari Timur
1 Yesus dilahirkan di Kota Betlehem2:1 Betlehem adalah kota tempat Raja Daud dibesarkan dan diangkat menjadi raja Israel (lihat 1 Samuel 16:1, 13). Karena itu, dalam Perjanjian Lama disebut sebagai Kota Daud. Lihat juga Lukas 2:4, 11., Provinsi Yudea, pada masa pemerintahan Raja Herodes Agung2:1 Raja Herodes Agung memerintah pada tahun 37–4 SM. Yesus lahir antara tahun 6 dan 4 SM, tidak lama sebelum kematian Herodes (2:19).. Setelah kelahiran-Nya, beberapa ahli perbintangan dari negeri di Timur datang ke Yerusalem. 2 Mereka bertanya-tanya, "Di manakah Raja orang Yahudi yang baru dilahirkan? Kami telah melihat bintang yang menyatakan kelahiran-Nya muncul di langit, dan kami datang untuk menyembah-Nya."
3 Mendengar pertanyaan mereka, hati Raja Herodes menjadi sangat gelisah, begitu juga semua orang di Yerusalem. 4 Maka, Herodes mengadakan pertemuan dengan semua imam kepala dan ahli Taurat, dan meminta keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
5 Mereka menjawab, "Di Kota Betlehem di Yudea, karena beginilah tertulis dalam kitab Nabi Mikha,
6 ‘Hai Betlehem,
engkau bukanlah kota yang paling tidak penting di negeri Yehuda2:6 Negeri Yehuda dikenal sebagai Provinsi Yudea pada waktu Perjanjian Baru.,
karena darimu akan muncul seorang Penguasa,
yang akan memimpin umat-Ku Israel.’2:6 Mikha 5:1."
7 Sesudah itu Herodes diam-diam memanggil para ahli perbintangan itu dan menanyakan kapan tepatnya bintang itu muncul di langit. 8 Kemudian dia berkata, "Pergilah ke Betlehem dan carilah Anak itu dengan cermat. Sesudah kalian menemukan-Nya, kembali dan beritahukanlah kepadaku, supaya aku juga dapat pergi menyembah Dia!"
9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, para ahli perbintangan itu melanjutkan perjalanan mereka. Bintang yang sudah mereka lihat itu membimbing mereka sampai ke Betlehem dan berhenti di atas tempat Anak itu berada. 10 Mereka sangat gembira ketika melihat bintang itu lagi. 11 Mereka masuk ke dalam rumah dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya. Setelah bersujud menyembah-Nya sebagai Raja, mereka membuka peti harta mereka dan memberikan persembahan emas, kemenyan dan mur2:11 Kemenyan dan mur adalah getah damar yang berasal dari tumbuhan tertentu, digunakan dalam pemujaan dan untuk tujuan pengobatan..
12 Mereka pulang ke negerinya melalui jalan lain karena diperingatkan Allah dalam mimpi supaya tidak kembali kepada Herodes.
Mengungsi ke Mesir
13 Setelah para ahli perbintangan itu pergi, malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata, "Bawalah Anak itu dan ibu-Nya, larilah ke Mesir karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh-Nya. Tinggallah di sana sampai aku menemuimu lagi."
14 Malam itu juga Yusuf mengungsi ke Mesir bersama Anak itu dan Maria. 15 Mereka tinggal di sana sampai Herodes mati. Dengan demikian, terjadilah apa yang dikatakan Tuhan melalui Nabi Hosea, "Aku memanggil Anak-Ku keluar dari Mesir."2:15 Hosea 11:1.
Herodes Mencoba untuk Membunuh Mesias
16 Saat menyadari bahwa para ahli perbintangan itu telah memperdayanya, Raja Herodes menjadi murka. Maka dia mengirim tentaranya untuk membunuh semua anak laki-laki yang berusia dua tahun ke bawah di Betlehem dan sekitarnya. Itu sesuai dengan waktu munculnya bintang yang diketahuinya dari para ahli perbintangan itu. 17 Dengan demikian, terjadilah perkataan Allah melalui Nabi Yeremia,
18 "Terdengarlah jeritan di Kota Rama
tangisan dan ratapan pilu.
Rahel menangisi anak-anaknya,
hatinya tak terhiburkan,
karena mereka sudah mati."2:18 Yeremia 31:15. Istri Yakub, Rahel, mewakili bangsa Yahudi, dan di Rama orang-orang dikumpulkan sebelum mereka dibuang ke Babel pada tahun 586–587 SM (lihat Yeremia 40:2).
Kembali ke Nazaret
19 Sesudah Herodes mati, Yusuf bermimpi di Mesir. Dalam mimpi itu malaikat Tuhan menampakkan diri lagi kepadanya, 20 dan berkata, "Ayo, bawalah Anak itu beserta ibu-Nya kembali ke Israel. Mereka yang ingin membunuh Anak itu telah mati."
21 Yusuf pun patuh dan kembali ke Israel bersama Maria dan Anak itu. 22 Namun, dalam perjalanan Yusuf mengetahui bahwa Arkhelaus2:22 Arkhelaus terkenal karena kekejamannya. Ketika ayahnya meninggal, serombongan utusan pergi ke Roma untuk menolak dia menjadi penguasa. Mungkin kisahnya disinggung dalam Lukas 19:12-15. menggantikan Herodes, ayahnya, sebagai penguasa Yudea, sehingga dia takut pergi ke sana. Mengikuti petunjuk dalam mimpi yang lain, Yusuf pergi ke daerah Galilea. 23 Di sana dia tinggal di desa yang bernama Nazaret sehingga terjadilah apa yang dikatakan Allah melalui para nabi bahwa Anak itu akan disebut Orang Nazaret2:23 Pada waktu itu para penganut agama Yahudi yang taat memandang rendah orang Nazaret dan Galilea. Di sini, ada kemungkinan Matius merujuk pada Perjanjian Lama yang membahas tentang kesederhanaan Penyelamat yang dijanjikan dan yang ditolak oleh umat-Nya. Kemungkinan lainnya adalah kiasan dari Yesaya 11:1, di mana penulis menggunakan kata "nezer", kata Ibrani yang berarti tunas muda..