Ouvir a voz de Deus
Ouvir a voz de Deus é o privilégio supremo do cristão. Ele fala por sua Palavra, pelo Espírito e em circunstâncias — e as ovelhas reconhecem a voz do bom Pastor.
As ovelhas ouvem a voz do Pastor
Jesus disse: minhas ovelhas ouvem minha voz, eu as conheço e elas me seguem. A relação com Deus é íntima e pessoal.
Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, Aku mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku.
Seperti yang tertulis dalam kitab para nabi, ‘Mereka semua akan diajar oleh Allah,’. dan semua orang yang mendengar Bapa dan belajar dari Dia, datang kepada-Ku.
Setiap orang yang menjadi milik Allah mendengarkan apa yang dikatakan-Nya. Namun, kalian bukan milik-Nya dan karena itu kalian tidak mendengarkan perkataan-Nya."
Semua yang Percaya kepada Yesus Tidak akan Dihakimi
Yesus melanjutkan perkataan-Nya, "Kupastikan kepada kalian, setiap orang yang mendengarkan perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku memiliki hidup yang kekal. Orang itu tidak akan dihukum. Dia sudah pindah dari kematian ke dalam kehidupan.
Kupastikan juga kepada kalian bahwa akan datang waktunya, bahkan sebenarnya sudah tiba, orang mati). Hanya beriman kepada Yesus yang akan menyelamatkan manusia dari hukuman kekal (lihat Efesus 2:1-10). akan mendengar suara Anak Allah, dan siapa pun yang siapa pun yang mendengar akan hidup.
Firman Allah yang Kekal
Pada awal penciptaan dunia,. ada Sang Firman.
Dia bersama Allah, dan Dia adalah Allah.
Sang Firman itu telah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Kita sudah melihat kemuliaan-Nya, kemuliaan yang hanya dimiliki oleh Anak Tunggal Bapa. Dia penuh kasih dan kebenaran.
Deus fala pela Palavra
Toda Escritura é inspirada por Deus. A Bíblia é a voz confiável de Deus registrada para nos guiar em toda verdade.
Seluruh isi Kitab Suci diilhamkan oleh Allah dan berguna untuk mengajarkan kebenaran, menyadarkan akan dosa kita, menuntun kita ke jalan yang benar, dan hidup dengan cara yang menyenangkan hati Allah. Dengan demikian, sebagai milik Allah, kita dipersiapkan dan diperlengkapi untuk melakukan setiap pekerjaan baik.
Yang terutama, kalian harus ingat bahwa tidak ada satu pun pesan nabi dalam Kitab Suci yang merupakan hasil penafsiran nabi itu sendiri. Pesan nubuat tidak pernah berasal dari kemauan manusia. Roh Kuduslah yang mendorong para nabi untuk menyampaikan apa yang diilhamkan Allah kepada mereka.
Jadi, orang-orang akan percaya kepada Kristus kalau mereka mendengar berita tentang Dia. Mereka akan mendengar berita itu kalau ada orang memberitakannya.
Dua Jenis Fondasi Rumah
"Jadi, orang yang mendengar ajaran-Ku ini dan menaatinya, dia seperti orang bijak yang membangun rumah di atas batu karang. Ketika hujan turun dan banjir datang, serta angin kencang menghantam rumahnya, rumah itu tidak akan roboh karena dibangun di atas batu karang.
Yesus menjawab, "Ya, tetapi lebih berbahagia orang yang mendengarkan perkataan Allah dan menaatinya."
Buscar e ouvir
Deus promete: 'Clama a mim, e te responderei.' Quando buscamos sinceramente sua voz, encontramos direção e revelação.