Publicidade

Santidade

Por Bíblia Online

A santidade é o chamado supremo de Deus para o seu povo. 'Sede santos, porque eu sou santo' — essa ordem ressoa por toda a Escritura, convidando-nos a uma vida separada para Deus.

O chamado à santidade

Deus nos escolheu antes da fundação do mundo para sermos santos. A santificação é sua vontade expressa e nosso destino em Cristo.

Sama seperti Allah yang memanggil kalian itu kudus, hendaklah kalian kudus dalam segala perbuatan kalian. Itulah yang dimaksud Allah ketika Dia berkata dalam Kitab Suci, "Hendaklah kalian kudus karena Aku kudus.".

Sama seperti Allah yang memanggil kalian itu kudus, hendaklah kalian kudus dalam segala perbuatan kalian. Itulah yang dimaksud Allah ketika Dia berkata dalam Kitab Suci, "Hendaklah kalian kudus karena Aku kudus.".

Sebelum dunia diciptakan, Allah telah memilih kita untuk bersatu dengan Kristus. Dia ingin kita menjadi umat-Nya yang kudus dan hidup tanpa cela di hadapan-Nya. Karena kasih-Nya,

Allah ingin kalian menjadi milik-Nya sepenuhnya, dan ini termasuk menjauhkan diri kalian dari segala dosa seksual. Masing-masing kalian hendaklah belajar untuk mengendalikan nafsu dengan cara yang menyenangkan Allah dan terhormat di mata manusia. Janganlah dikuasai hawa nafsu seperti orang yang tidak mengenal Allah. Jangan seorang pun di antara kalian yang melanggar batas dan berselingkuh dari pasangannya. Kami sudah memperingatkan hal itu dengan tegas, karena Tuhan akan menghukum orang yang berbuat demikian. Allah tidak memanggil kita untuk menjalani hidup yang dicemari dosa, melainkan untuk menjalani hidup yang menghormati Dia.

Dia menyelamatkan kita dan memanggil kita untuk sepenuhnya menjadi milik-Nya. Dia melakukan itu bukan karena pekerjaan yang kita lakukan, melainkan karena keputusan dan kebaikan hati-Nya sendiri. Sebelum permulaan zaman, Allah merencanakan untuk memberikan kita kasih-Nya melalui Anak-Nya Yesus Kristus.

O Deus santo

O Senhor é santo em toda a sua natureza. O universo testemunha sua santidade, e os anjos proclamam: Santo, Santo, Santo.

A prática da santidade

A santidade se expressa em pensamentos puros, ações corretas e separação do pecado. É um processo contínuo de purificação e dedicação a Deus.

Teguran dan Nasihat

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan hiduplah sesuai dengan kehendak Allah. Jika tidak, kalian tidak akan pernah melihat Tuhan.

Teguran dan Nasihat

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan hiduplah sesuai dengan kehendak Allah. Jika tidak, kalian tidak akan pernah melihat Tuhan.

Saudara-saudara yang kukasihi, karena kita sudah mendapatkan janji-janji itu, marilah kita membersihkan diri dari segala hal yang dapat mengotori tubuh dan roh kita. Marilah kita hidup semakin menyenangkan hati Allah dan sungguh-sungguh menghormati-Nya.

Saudara-saudara yang kukasihi, karena kita sudah mendapatkan janji-janji itu, marilah kita membersihkan diri dari segala hal yang dapat mengotori tubuh dan roh kita. Marilah kita hidup semakin menyenangkan hati Allah dan sungguh-sungguh menghormati-Nya.

Namun, sekarang kalian telah dibebaskan dari kuasa dosa dan menjadi hamba Allah. Hasil yang kalian dapatkan adalah kalian akan dikhususkan menjadi milik-Nya dan pada akhirnya mendapatkan hidup yang kekal.

Karena kalian sulit untuk mengerti, aku akan memakai contoh sehari-hari supaya mudah kalian untuk memahaminya. Dahulu kalian menyerahkan anggota tubuh kalian menjadi budak dosa, serta melakukan berbagai perbuatan cabul dan jahat. Akibatnya hidup kalian bertolak belakang dengan kehendak Tuhan. Namun, sekarang kalian harus menyerahkan diri menjadi budak kebenaran dan hidup sesuai dengan kehendak Allah.

Cara Hidup yang Menyenangkan Allah

Saudara-saudaraku, kalian telah merasakan belas kasihan Allah. Karena itu aku meminta supaya kalian menyerahkan hidup kalian khusus bagi Allah dan mempersembahkannya sebagai persembahan yang hidup dan menyenangkan Allah. Itulah ibadah yang sejati.

Petunjuk Terakhir dari Paulus

Saudara-saudaraku, aku memohon satu hal lagi kepada kalian. Berhati-hatilah terhadap orang yang mau memecah belah dan membuat kalian berdosa. Mereka mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran yang telah kalian terima. Jauhilah orang-orang seperti itu.

Jangan ada hubungan seksual yang terlarang, kecemaran apa pun, atau keserakahan di antara kalian. Umat Allah tidak sepantasnya melakukan hal-hal itu.

Jangan ada hubungan seksual yang terlarang, kecemaran apa pun, atau keserakahan di antara kalian. Umat Allah tidak sepantasnya melakukan hal-hal itu.

Jadi, kalian tidak boleh lagi hidup seperti sebelum mengenal Dia. Jangan mengikuti hawa nafsu kalian, karena semua itu akan menghancurkan hidup kalian. Sebaliknya, biarlah Roh Allah yang menguasai pikiran kalian dan memperbarui cara hidup kalian. Sekarang kalian harus hidup sebagai orang-orang yang telah mengenal Allah. Kalian adalah manusia baru yang mencerminkan sifat-sifat Allah. Kalian harus hidup benar dan saleh.

Dahulu kalian juga jauh dari Allah. Kalian menentang Allah dengan pikiran dan perbuatan kalian yang jahat. Namun, Allah mendamaikan kalian dengan diri-Nya, melalui Anak-Nya yang menjadi manusia dan mati di atas kayu salib. Sekarang kalian dapat berdiri di hadapan Allah sebagai umat yang kudus, tak berdosa dan tak bercela.

Jadi, tetaplah percaya kepada Kristus. Jangan biarkan seorang pun menggoyahkan keyakinan kalian terhadap janji Allah, yang kalian dengar melalui Kabar Baik yang kami beritakan. Kabar Baik itu juga sudah diberitakan di seluruh dunia. Aku, Paulus, dipanggil menjadi pelayan untuk memberitakan Kabar Baik itu.

A Palavra que santifica

Jesus disse: 'Santifica-os na verdade; a tua palavra é a verdade.' A Bíblia é o instrumento de Deus para nos purificar e transformar.

Khususkanlah mereka bagi-Mu melalui kebenaran. Perkataan-Mu adalah kebenaran.

Templo do Espírito Santo

Nosso corpo é templo de Deus. Devemos honrá-lo com santidade, guardando mente e coração e buscando a semelhança com Cristo.

Tidak tahukah kalian bahwa kalian adalah Bait Allah dan Roh Allah tinggal di dalam diri kalian?

Kami menulis surat ini kepada jemaat Allah di Korintus, yang telah dipanggil menjadi umat-Nya. Kalian telah disucikan karena bersatu dengan Yesus Kristus, sama seperti semua orang di seluruh dunia yang percaya kepada Yesus Kristus, yaitu Tuhan kita dan Tuhan mereka.

Contohlah pikiran dan sikap Yesus Kristus.

Memiliki Sikap Kristus

Banyak hal yang baik yang dapat kukatakan tentang kalian. Sebagai orang yang telah menjadi miliki Kristus, kalian saling menguatkan dan menghibur di dalam kasih. Kalian telah dipersatukan dengan Roh Kudus, dan telah mengalami kebaikan hati dan belas kasihan Allah. Aku sangat bersyukur tentang hal itu. Kegembiraanku akan sempurna kalau kalian sehati sepikir, saling mengasihi, dan bekerja sama dengan satu pikiran dan tujuan.

Jangan mementingkan diri sendiri dan mencoba untuk mengesankan orang lain demi mendapat pujian. Namun, hendaklah dengan rendah hati, menempatkan orang lain lebih utama daripada diri kalian sendiri. Jangan hanya memikirkan kepentingan kalian sendiri, tetapi perhatikanlah kebutuhan orang lain juga.

Contohlah pikiran dan sikap Yesus Kristus.

Meskipun di dalam segala hal Dia adalah Allah,

Dia tidak menganggap hal itu

sebagai sesuatu yang harus dipertahankan.

Sebaliknya, Dia melepaskan semuanya,

dan menjadi sama seperti budak.

Dia lahir sebagai manusia sama seperti kita.

Sebagai manusia,

Dia merendahkan diri-Nya dan terus taat kepada Allah

dan mati di kayu salib seperti seorang penjahat.

Karena itu, Allah mengangkat-Nya ke tempat yang paling terhormat

dan memberi-Nya nama di atas semua nama lain,

Sehingga setiap makhluk di langit dan di bumi dan di bawah bumi,

akan berlutut dan memuliakan nama Yesus.

Semua lidah akan mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan,

untuk kemuliaan Allah Bapa.

Bersinarlah bagi Yesus

Saudara-saudara yang terkasih, kalian selalu melakukan nasihatku. Namun, jangan hanya pada saat aku berada di antara kalian, lakukanlah itu bahkan ketika aku jauh dari kalian. Giatlah melakukan yang harusnya kamu lakukan sebagai orang yang sudah diselamatkan, dengan takut dan gentar. Kalian akan dapat melakukannya, karena Allah sendiri yang memberikan kalian keinginan dan kemampuan untuk melakukan kehendak-Nya.

Lakukanlah segala sesuatu tanpa mengeluh dan bertengkar. Dengan demikian, kalian akan hidup tanpa cela. Sebagai anak Allah, kalian akan bercahaya, seperti bintang yang menerangi malam di tengah dunia yang penuh dengan dosa ini. Teruslah memberitakan kepada orang lain firman yang memberi kehidupan itu. Sehingga, pada waktu Yesus Kristus datang kembali, aku dapat berbangga terhadap kalian karena keberadaanku di antara kalian tidak sia-sia dan pekerjaan tidak sia-sia. Namun, aku akan berbahagia bahkan jika aku kehilangan nyawaku dan mencurahkan darahku sebagai persembahan kepada Allah, dan sebagai pelayanan untuk menguatkan iman kalian Aku ingin kalian semua juga merasakan kebahagiaan itu. Ya, kalian harus berbahagia seperti aku, dan aku akan berbahagia bersama kalian.

Paulus Memuji Timotius

Jika Tuhan Yesus mengizinkan, aku berharap untuk menyuruh Timotius segera pergi mengunjungi kalian. Dengan demikian, hatiku akan terhibur ketika nanti mendengar dia bercerita tentang keadaan kalian. Hanya Timotius yang sehati sepikir denganku tentang kalian. Dia juga sangat tulus memperhatikan kebutuhan kalian. Yang lain hanya peduli pada diri mereka sendiri dan bukan yang apa yang diinginkan Yesus Kristus. Namun, kalian tahu bahwa Timotius dapat dipercaya. Seperti seorang anak membantu pekerjaan ayahnya, Timotius membantuku memberitakan Kabar Baik itu. Aku berharap dapat segera mengutusnya kepada kalian begitu aku mengetahui apa yang akan terjadi padaku di sini. Aku sendiri yakin bahwa Tuhan akan menolongku untuk segera mengunjungi kalian.

Paulus Memuji Epafroditus

Sementara itu, kupikir aku harus menyuruh Epafroditus kembali kepada kalian. Dia adalah saudara sejati, rekan sekerja dan seperjuanganku, yang kalian utus untuk membawakan pemberian kalian dan membantu pelayananku di sini. Aku menyuruhnya pulang karena dia sangat merindukan kalian. Dia sangat khawatir karena kalian telah mendengar dia sakit. Dia memang sakit, bahkan hampir mati. Namun Allah menunjukkan belas kasihan kepadanya dan kepadaku, dengan menyembuhkannya. Dengan demikian dukacitaku tidak bertambah. Karena itu, semakin besar keinginanku untuk segera menyuruhnya kembali kepada kalian, supaya kalian gembira ketika melihatnya sehat. Dengan demikian kekhawatiranku sedikit berkurang. Sambutlah dia dengan gembira sebagaimana kalian menyambut saudara dalam Tuhan, dan hormatilah dia. Dia sudah mempertaruhkan nyawanya untuk pekerjaan Kristus, dan dia hampir mati ketika melakukan pelayanan yang tidak dapat kamu lakukan bagi-Ku.

Maka, hendaklah kalian mengasihi dengan sempurna sama seperti Bapa kalian di surga."

Perumpamaan tentang Lampu Minyak

Selanjutnya Yesus berkata, "Tidak seorang pun menyalakan lampu, lalu menutupinya dengan tempayan atau meletakkannya di bawah tempat tidur. Sebaliknya, lampu diletakkan di atas tiang lampu, supaya orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat dengan jelas.

Seja o primeiro
Publicidade
Bíblia Online Bíblia Online

Bíblia Online • Versão: 2026-06-29_22-07-56-