Syarat-syarat bagi Pemimpin Jemaat
1 Perkataan ini sungguh benar, "Setiap orang yang ingin menjadi pemimpin jemaat menginginkan tugas yang mulia." 2 Karena itu, seorang pemimpin haruslah menjalani hidup yang tak bercela. Dia harus setia kepada istrinya3:2 Atau harus menikah satu kali saja; atau harus mempunyai satu istri saja; secara harfiah harus menjadi suami dari satu istri; juga di ayat 12., bisa mengendalikan diri, hidup bijaksana, dan terhormat. Dia harus senang menjamu tamu di rumahnya dan cakap mengajar. 3 Selain itu, dia bukan seorang pemabuk atau orang yang suka berkelahi. Sebaliknya, dia harus lemah lembut, cinta damai, dan tidak cinta uang. 4 Dia harus mengurus keluarganya sendiri dengan baik dan mendidik anak-anaknya untuk taat kepadanya3:4 Atau dengan baik dan memiliki anak-anak yang taat dan hormat kepadanya., dan semua itu harus dilakukannya tanpa kehilangan kehormatannya. 5 Sebab, jika dia tidak mampu mengatur keluarganya sendiri, bagaimana dia dapat mengurus jemaat Allah? 6 Seorang pemimpin jemaat tidak boleh orang yang baru percaya, supaya jabatannya tidak membuatnya menjadi sombong dan dijatuhi hukuman yang sama dengan Iblis3:6 Atau sombong dan Iblis bisa menjatuhkannya.. 7 Dia hendaknya juga memiliki nama baik di luar jemaat, supaya dia tidak menjadi bahan gunjingan dan dengan demikian jatuh ke dalam perangkap Iblis3:7 Atau jemaat. Kalau tidak, Iblis bisa menggunakannya sebagai perangkap untuk menjatuhkannya..