10Kami juga mendengar semua yang sudah dilakukan-Nya terhadap kedua raja Amori di sebelah timur sungai Yordan, yaitu Sihon, raja Hesbon dan Og, raja Basan yang tinggal di Astarot.
25Sekarang, Tuan berkuasa atas kami. Perbuatlah terhadap kami apa saja yang Tuanku anggap baik dan benar."
10(Dahulu kota Ar didiami oleh orang Emim. Jumlah mereka banyak. Tubuh mereka besar dan tinggi seperti raksasa.2:10 raksasa Di ayat 10, 11, dan 21, terjemahan harfiahnya adalah ‘Anakim’, yaitu nama salah satu suku orang raksasa.
17TUHAN berkata kepada saya,
20(Dahulu, negeri Ar didiami oleh salah satu suku orang raksasa yang disebut Refaim, tetapi bangsa Amon menyebut mereka Zamzumim.
9"Yang penting, kamu4:9 kamu Dalam bahasa Ibrani Musa sering berbicara kepada bangsa Israel seperti seorang laki-laki dewasa. Nampaknya Musa menganggap bangsa Israel sebagai anak laki-lakinya sendiri. TSI menerjemahkan kata ganti orang kedua tunggal tersebut dengan ‘kamu’ atau ‘kalian’ sesuai dengan konteks. semua harus menjaga diri sendiri untuk tidak melupakan apa yang sudah kamu saksikan di masa lalu. Simpanlah semua pengalaman itu dengan baik dalam hatimu, dan ceritakanlah berulang-ulang kepada anak cucumu.
18binatang yang merayap di tanah,ataupun ikan yang ada di dalam air.4:18 ikan … dalam air Terjemahan harfiahnya adalah, ‘ikan yang ada di air di bawah bumi’. Ini bisa ditafsirkan sesuai pemahaman umum pada zaman penulis, yakni bahwa bumi adalah kumpulan tanah yang terletak di atas suatu lautan besar. Jadi, ada kemungkinan bahwa maksud Musa adalah ikan di lautan besar di bawah bumi. Atau artinya bisa juga lebih umum seperti diterjemahkan dalam teks TSI.
31TUHAN adalah Allah yang penyayang. Dia tidak akan meninggalkan atau membinasakan kamu, karena Dia tidak akan melupakan janji-Nya yang sudah Dia sahkan kepada nenek moyang kita."
10karena kami sudah mendengar bagaimana TUHAN menolong bangsamu. Ketika kalian keluar dari Mesir, Dia mengeringkan Laut Merah supaya kalian bisa menyeberanginya. Dan dengan pertolongan-Nya, kalian juga sudah membinasakan Sihon dan Og, kedua raja bangsa Amori di sebelah timur sungai Yordan.
11Kami sangat ketakutan sejak mendengar berita itu. Keberanian kami pun lenyap karena kami tahu bahwa TUHAN, Allah kalian, adalah Allah yang berkuasa di langit dan di bumi.
21Rahab menjawab, "Saya setuju." Lalu kedua mata-mata itu pun pergi dan Rahab mengikatkan tali merah di jendela rumahnya.