1 Karena itu, singkirkanlah semua kejahatan dan tipu muslihat. Sudahi segala kemunafikan, iri hati, dan berhentilah memfitnah orang lain. 2 Seperti bayi yang baru lahir, yang haus akan susu ibunya, hendaklah kalian juga mendamba susu yang murni, yaitu firman Allah. Dengan demikian iman kalian bertumbuh dan kalian akan mencapai keselamatan yang seutuhnya. 3 Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, "Kalian telah mengalami betapa baiknya Tuhan itu.".
4 Kalian datang kepada Dia yang adalah batu yang hidup. Dialah batu yang dibuang oleh manusia karena dinyatakan tidak berguna, tetapi dipilih Allah dan berharga di mata-Nya.
5 Kalian juga seperti batu-batu hidup, yang dibangun menjadi rumah yang didiami oleh Roh-Nya. Kalian dijadikan keluarga imam yang dikhususkan bagi-Nya untuk mempersembahkan kurban atas dorongan Roh Kudus dalam hidup kalian, yang menyenangkan hati Allah melalui karya Yesus Kristus. 6 Dalam Kitab Suci tertulis,
"Lihatlah, Aku meletakkan sebuah batu penjuru. di Yerusalem).,
sebuah batu yang terpilih dan mahal.
Setiap orang yang percaya kepada-Nya,
tidak akan pernah dikecewakan.".
7 Jadi, bagi kalian yang percaya, batu ini sangat berharga. Namun, kepada mereka yang tidak percaya, Kitab Suci berkata,
"Batu yang dibuang oleh para tukang bangunan
telah menjadi batu penjuru.". Lihat catatan di Lukas 20:17.
8 Di bagian lain dalam Kitab Suci juga tertulis,
"Dialah batu yang membuat orang tersandung,
dan batu yang membuat orang terjatuh.".
Mereka tersandung karena tidak mau menaati firman Allah. Itulah yang ditakdirkan bagi semua orang yang seperti mereka.
9 Namun, kalian adalah umat pilihan Allah, imam-imam Kerajaan-Nya, bangsa yang kudus dan umat kepunyaan-Nya. Karena itu beritakanlah perbuatan-perbuatan terpuji, yang dilakukan oleh Dia, yang telah memanggil kalian keluar dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib.
10 "Dahulu kalian bukan umat Allah,
sekarang kalian sudah menjadi umat-Nya.
Dahulu kalian tidak mengenal belas kasih-Nya,
sekarang kalian sudah mengalaminya.".
11 Saudara-saudara yang kukasihi, kalian orang asing dan perantau di dunia ini. Karena itu, aku minta dengan sangat, supaya kalian menjauhi godaan hawa nafsu duniawi yang berperang melawan diri kalian sendiri. 12 Hiduplah dengan baik di antara orang-orang yang tidak mengenal Allah, sehingga sekalipun mereka memfitnah kalian sebagai orang jahat, mereka dapat melihat perbuatan baik kalian. Mereka mungkin akan berubah pikiran dan akan memuji Allah atas keselamatan mereka pada hari kedatangan-Nya untuk menghakimi dunia nanti.
13 Hendaklah kalian tunduk kepada penguasa manusia demi Tuhan, baik kepada kaisar, pemegang jabatan tertinggi, 14 maupun kepada para gubernurnya. Mereka ditetapkan untuk menghukum orang yang berbuat jahat dan memuji orang yang berbuat baik.
15 Allah mau kalian berbuat baik, sehingga kalian membungkamkan mulut orang-orang bodoh dan tidak berpengetahuan. 16 Hiduplah sebagai orang-orang yang merdeka, tetapi jangan gunakan kemerdekaan kalian sebagai alasan untuk berbuat jahat. Sebaliknya, tunduklah sebagai hamba-hamba Allah. 17 Hormatilah semua orang dan kasihilah saudara-saudara seiman. Takutlah kepada Allah dan hormatilah kaisar.
18 Untuk para hamba, tunduklah kepada tuan kalian dengan rasa takut dan hormat, bukan hanya kepada yang baik dan ramah, tetapi juga kepada yang kejam. 19 Seseorang patut dipuji jika menanggung penderitaan dari ketidakadilan, karena dia sadar akan kehendak Allah. 20 Apa istimewanya jika kalian menanggung pukulan yang kalian terima karena berbuat salah? Namun, jika berbuat baik dan menanggung penderitaan, Allah akan menganggap hal itu patut dipuji.
21 Untuk itulah Allah memanggil kalian. Kristus juga sudah menderita demi kalian dan menjadi teladan supaya kalian mengikuti jejak-Nya.
22 Dia tidak pernah berbuat dosa,
dan tidak pernah berbohong..
23 Ketika dihina, Dia tidak pernah membalas.
Ketika disiksa, Dia tidak pernah mengancam.
Dia menyerahkan diri-Nya
kepada Dia yang menghakimi dengan adil.
24 Dia sendiri menanggung dosa-dosa kita
pada diri-Nya di atas kayu salib, Galatia 3:13. Lihat juga Yesaya 53:5, 11, 12..
Karena itu, kita mati terhadap dosa,
dan melakukan apa yang benar.
Melalui luka-luka-Nya kita disembuhkan.
25 Dahulu kalian seperti domba yang tersesat..
Namun, sekarang kalian sudah kembali kepada Sang Gembala.
Dialah yang menuntun kalian di jalan yang benar
dan menjaga hidup kalian.