Penunggang Kuda Putih
11 Selanjutnya aku melihat surga terbuka dan seekor kuda putih. Penunggangnya disebut Yang Setia dan Benar, karena Dia menghakimi dan berperang dengan adil. 12 Mata-Nya bersinar seperti api menyala-nyala dan Dia memakai banyak mahkota di kepala-Nya. Pada-Nya tertulis sebuah nama, yang artinya tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Dia sendiri. 13 Dia memakai pakaian yang sudah dibasahi darah musuh-musuh-Nya19:13 Atau darah diri-Nya sendiri. Bandingkan Yesaya 63:1-6.. Nama-Nya juga disebut Firman Allah. 14 Pasukan tentara surga mengikuti Dia dengan menunggang kuda putih. Mereka memakai pakaian dari kain linen halus yang putih dan bersih. 15 Dari mulut penunggang kuda itu keluar sebilah pedang tajam untuk menaklukkan bangsa-bangsa. Dia akan memerintah mereka dengan tangan besi dan menginjak-injak mereka seperti anggur diinjak-injak di tempat pemerasannya. Dengan demikian, Dia akan membuat mereka merasakan kedahsyatan murka Allah Yang Maha Kuasa19:15 Bandingkan Mazmur 2:9; Yesaya 63:2-3; Wahyu 2:27; 12:5; 14:20.. 16 Di bagian paha pada pakaian-Nya19:16 Atau Pada pakaian, dan pada paha-Nya. tertulis
Raja dari segala raja dan Tuan dari segala Tuan.
17 Kemudian, aku melihat seorang malaikat berdiri di matahari19:17 Atau di atas matahari.. Dengan suara nyaring, dia memanggil semua burung yang terbang di langit, "Ayo! Datanglah berkumpul dalam pesta besar yang disediakan oleh Allah. 18 Nikmatilah daging raja-raja, panglima, dan pasukan tentara yang gagah perkasa. Santaplah daging kuda dan para penunggangnya, serta daging semua orang, baik orang merdeka maupun budak, kecil maupun besar."
19 Setelah itu, aku melihat binatang itu, bersama raja-raja di dunia dan pasukan mereka. Mereka berkumpul untuk berperang melawan penunggang kuda itu, beserta pasukan-Nya. 20 Namun, binatang itu ditangkap, bersama nabi palsu yang sudah melakukan tanda-tanda ajaib di bawah pengawasannya. Dengan mukjizat-mukjizat itu dia menyesatkan semua orang yang menerima tanda binatang itu dan yang menyembah patungnya. Baik binatang maupun nabi palsu itu dilemparkan hidup-hidup ke dalam danau api yang menyala-nyala dengan belerang. 21 Seluruh pasukan mereka dibunuh dengan pedang yang keluar dari mulut penunggang kuda putih itu. Semua burung menyantap daging mereka sampai kenyang.