10 Dari mimpi Paulus itu, kami16:10 Kata ganti kami menunjukkan bahwa Lukas, penulis kitab ini, juga bersama Paulus. Lukas menemani Paulus dalam beberapa perjalanannya. Lihat juga 20:5–21:18; 27:1–28:16. menyimpulkan bahwa Allah memanggil kami untuk memberitakan Kabar Baik di Makedonia. Jadi, kami segera mencari kapal yang bisa membawa kami ke sana.
Jemaat yang Pertama di Eropa
11 Dari Troas kami berlayar langsung ke Pulau Samotrake, dan keesokan harinya ke Neapolis. 12 Dari sana kami melakukan perjalanan darat ke Filipi, jajahan Romawi yang merupakan kota terpenting di bagian provinsi Makedonia ini16:12 Atau Filipi, kota di distrik pertama Makedonia. Provinsi Makedonia di bawah pemerintahan Romawi, dibagi menjadi empat distrik, dan Filipi adalah sebuah kota di Makedonia timur. Penduduknya adalah warga Romawi.. Kami tinggal di kota itu beberapa hari.
13 Pada hari Sabat kami pergi ke tepi sungai di luar gerbang kota, di mana kami menduga ada tempat orang-orang Yahudi berkumpul untuk berdoa. Kami duduk dan berbicara dengan perempuan yang berkumpul di tempat itu. 14 Di antara mereka ada seorang pedagang kain ungu16:14 Dia menjual bahan wol atau kain yang telah diberi warna ungu. Pewarna ungu terbuat dari akar tanaman (rubia) atau dari kerang laut (Musca trunculus atau Purpura haemastoma). Kain ungu merupakan kain bahan pakaian yang sangat mahal dan mewah, yang dipakai oleh orang kaya saja. bernama Lidia dari Tiatira. Dia seorang yang menyembah Allah, dan Tuhan membuka hatinya supaya dia menerima perkataan Paulus. 15 Setelah Lidia dan semua orang yang tinggal di rumahnya dibaptis, dia mengundang kami. "Jika kalian menganggap aku percaya kepada Tuhan, menginaplah di rumahku," katanya. Dia terus mendesak sampai kami menerima undangannya itu.
Paulus Mengusir Roh Jahat
16 Pada suatu hari ketika kami berjalan ke tempat berdoa di tepi sungai itu, kami bertemu dengan seorang budak perempuan. Dia dikuasai oleh roh jahat yang dapat meramal dan para majikannya mendapatkan keuntungan besar dari ramalannya. 17 Perempuan itu mengikuti Paulus dan kami, sambil berteriak terus-menerus, "Orang-orang ini hamba Allah Yang Maha Tinggi! Mereka datang untuk memberi tahu bagaimana kalian dapat diselamatkan."