Rencana untuk Membunuh Yesus
1 Sesudah selesai mengajarkan semua hal itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, 2 "Seperti kalian tahu, Hari Raya Paskah akan dimulai dua hari lagi. Pada waktu itu Aku, Anak Manusia, akan diserahkan untuk disalibkan."
3 Sementara itu, para imam kepala dan para pemuka bangsa berkumpul di kediaman Imam Besar Kayafas26:3 Kayafas adalah Imam Besar pada tahun 18–36 M.. 4 Mereka berencana untuk diam-diam menangkap Yesus dan membunuh-Nya. 5 Namun, mereka bersepakat, "Jangan kita lakukan pada waktu perayaan, supaya tidak ada keributan di antara rakyat."
Seorang Perempuan Menghormati Yesus di Betania
6 Yesus pergi ke Betania, ke rumah Simon, orang yang pernah sakit kusta. 7 Ketika Yesus sedang makan, seorang perempuan datang membawa sebuah botol pualam berisi minyak wangi yang mahal, lalu menuangnya ke atas kepala Yesus26:7 Meminyaki kepala tamu adalah bentuk penghormatan. Lihat Mazmur 133:2; Lukas 7:46..
8 Melihat hal itu, murid-murid menjadi marah dan berkata, "Apa gunanya pemborosan itu? 9 Minyak itu dapat dijual dengan harga yang tinggi dan uangnya dapat diberikan kepada orang miskin."
10 Menyadari kemarahan mereka, Yesus berkata, "Mengapa kalian mengganggu perempuan ini? Dia hanya melakukan perbuatan baik kepada-Ku. 11 Orang miskin akan selalu ada di sekitar kalian, tetapi Aku tidak akan bersama kalian lebih lama lagi. 12 Ketika menuangkan minyak wangi itu ke kepala-Ku, dia mempersiapkan tubuh-Ku untuk penguburan. 13 Aku pastikan kepada kalian, di mana pun Kabar Baik diberitakan di seluruh dunia, perbuatan perempuan ini juga akan diceritakan untuk mengingat dia."
Yudas Sepakat untuk Mengkhianati Yesus
14 Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid, pergi menemui imam-imam kepala. 15 Dia bertanya, "Berapa yang akan kalian bayar kepadaku jika aku menyerahkan Yesus kepada kalian?" Para imam kepala memberikan 30 keping perak26:15 Zakharia 11:12-13, setara dengan sekitar upah buruh selama 4 bulan. kepadanya. 16 Sejak saat itu, Yudas mencari kesempatan untuk menyerahkan Yesus.
Perjamuan Paskah Yesus dengan Para Murid-Nya
17 Pada hari pertama di Hari Raya Roti Tidak Beragi, para murid Yesus datang kepada-Nya dan bertanya, "Di mana Guru ingin kami menyiapkan makanan Paskah untuk-Mu?"
18 Yesus memberi tahu mereka nama orang di Yerusalem dan berkata kepada mereka, "Pergilah dan katakan kepadanya, ‘Guru kami berkata, "Waktu-Ku sudah tiba dan Aku akan mengadakan perjamuan Paskah bersama murid-murid-Ku di rumahmu." ’ " 19 Para murid melakukan seperti yang Yesus katakan dan mempersiapkan perjamuan Paskah di sana.
20 Pada malam harinya, Yesus mengambil tempat di meja bersama kedua belas murid-Nya. 21 Ketika sedang makan, Yesus berkata, "Kupastikan kepada kalian, salah seorang dari kalian akan mengkhianati Aku."
22 Mendengar hal itu, murid-murid merasa sangat sedih, dan setiap mereka bertanya kepada Yesus, "Pasti bukan aku kan, Tuan?"
23 Yesus menjawab, "Orang yang mencelupkan rotinya ke dalam mangkuk bersama-Ku, dialah yang akan mengkhianati Aku. 24 Memang, Aku, Anak Manusia, akan mati seperti yang tertulis dalam Kitab Suci. Namun, celakalah orang yang mengkhianati-Ku! Lebih baik bagi orang itu apabila dia tidak pernah dilahirkan!"
25 Yudas, orang yang akan mengkhianati Yesus juga bertanya, "Pasti bukan aku kan, Guru?"
Yesus menjawabnya, "Kamu sudah mengatakannya."26:25 Yesus memberikan jawaban yang bermakna ganda, tetapi Yudas paham bahwa Yesus mengetahui rencananya. Bandingkan 26:64; 27:11.
Perjamuan Terakhir
26 Ketika mereka makan, Yesus mengambil roti dan mengucap syukur. Kemudian Dia menyobek-nyobek roti itu dan memberikan kepada para murid-Nya sambil berkata, "Ambillah dan makanlah. Inilah tubuh-Ku."
27 Kemudian Yesus mengambil cawan anggur dan mengucap syukur. Dia memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata, "Minumlah dari cawan ini, kalian semua. 28 Inilah darah-Ku yang mengesahkan Perjanjian Baru antara Allah dan manusia. Darah ini dicurahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa mereka.